Tips Simpel Mengatasi Anak Susah Makan Nasi

Gerakan tutup mulut tbisa terjadi kepada siapapun. Umumnya, anak tidak menolak semua jenis makanan. Hanya jenis makanan tertentu yang membuat anak malas untuk bersantap. Dari banyak contoh kasus, anak susah makan nasi menjadi salah satu penyebab gerakan tutup mulut yang membuat orang tua kesulitan. 

Padahal, nasi merupakan sumber karbohidrat yang amat diperlukan untuk memberi energi pada anak. Anak susah makan nasi membuat mereka cenderung lemas dan tidak bersemangat melakukan berbagai kegiatan. Anak pun menjadi cenderung pasif dan proses tumbuh kembangnya bisa terganggu. 

Anda pun mungkin mengalami sulitnya menyuruh anak makan nasi. Namun, jangan panik dan marah terlebih dahulu. Coba lakukan beberapa tips simpel di bawah ini agar Anda tidak stres, anak susah makan nasi pun bisa diatasi. 

  1. Kurangi Asupan Gula

Kecenderungan anak susah makan nasi biasanya karena terlalu banyaknya jumlah gula yang ia asup. Gula akan membuat rasa kenyang pada perut seseorang. Kondisi inilah yang akhirnya memicu rasa malas untuk menyantap nasi. Cobalah untuk mengurangi asupan gula anak. Anda bisa memulainya dengan mengurangi konsumsi susu ataupun camilan. 

  1. Jangan Menyuruh Makan 

Sebagai orang tua, Anda mungkin cenderung menetapkan aturan jadwal makan untuk agar tumbuh kembangnya sempurna. Namun tanpa Anda sadari, jadwal yang Anda buat akan membuatnya terasa bosan dan merasa kenyang terus. Padahal inti dari makan adalah mengisi perut yang terasa lapar. Mulai sekarang, cobalah untuk membiarkan anak meminta makanannya sendiri. Jangan menyuruhnya makan sebentar-sebentar, baik dalam bentuk camilan ataupun makanan. Ketika lapar, anak akan lahap menyantap semua makanan yang tersaji, tidak terkecuali nasi. 

  1. Jadikan Diri Sendiri Contoh 

Anak-anak, khususnya yang berusia di bawah 5 tahun, suka sekali mencontoh tindakan orang-orang di sekelilingnya. Anak-anak susah makan nasi bisa jadi karena mencontoh tindakan orang tuanya. Jadi, jika ingin anak kembali suka makan nasi, cobalah sering makan bersama dan santaplah nasi di hadapannya. Lama-kelamaan anak akan mencontoh tindakan Anda tersebut. 

  1. Anak Tentukan Lauk 

Cobalah meminta anak memilih sendiri lauk yang ia inginkan tiap harinya. Namun, Anda mesti memberikan syarat. Lauk tersebut akan disediakan apabila disantap bersama nasi. Cara mengatasi anak susah makan nasi ini lumayan jitu diterapkan sebab anak umumnya akan berusaha supaya keinginannya terpenuhi. 

  1. Masak Bersama 

Biarkan anak terlibat dalam kegiatan masak-memasak. Kegiatan masak bersama akan menjadi sesuatu yang menyenangkan dan mengakrabkan anak dengan orang tua. Kegiatan masak bersama juga akan membuat Anda lebih menghargai makanan yang tersedia nantinya sebab itu semua tidak lepas dari usahanya yang membantu memasak. Memasak bersama pada akhirnya akan membuat kesulitan makan nasi anak bisa dikurangi. Apalagi, ia akan lebih mudah merasa lapar akibat aktivitas masak yang cukup menyita waktu dan tenaga. 

  1. Ganti Karbohidrat

Anda sudah mengupayakan berbagai cara, namun tetap anak susah makan nasi? Jangan khawatir berlebihan dulu. Jika memang anak tidak mau nasi, cobalah mengganti asupan karbohidrat dari sumber lain. Anda bisa mengganti nasi dengan roti ataupun kentang sesuai yang lebih disukai anak. Walaupun berbeda rupa, berbagai sumber karbohidrat tersebut tetap mampu menjaga energi anak sepanjang hari. 

  1. Jangan Marahi 

Anak Anda mungkin sudah telanjur anti makan nasi. Namun, jangan jadikan hal tersebut sebagai ajang pertengkaran tiap kali waktu makan tiba. Kemarahan Anda hanya akan membuat trauma pada anak hingga membuatnya makin enggan untuk menyantap yang Anda suruh. Jangan paksakan ia untuk makan nasi dengan cara yang tidak ia suka. Turuti saja kemauannya terlebih dahulu sembari sesekali menyinggungnya untuk kembali makan nasi dengan situasi yang lebih menyenangkan. 

Anak susah makan nasi jangan membuat Anda khawatir berlebihan. Selama kebutuhan gizi lainnya masih tetap terpenuhi dan tumbuh kembangnya tidak mengalami masalah, Anda bisa terus menuruti kemauan si kecil terkait makanan yang ia inginkan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *