Bolehkah Olahraga Saat Haid? Yuk, Cari Tahu Jawabannya di Sini!

Menjaga kebugaran tubuh dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan rutin melakukan olahraga. Namun, banyak wanita yang menghindari olahraga ketika haid. Meskipun ada juga wanita yang tetap berolahraga meski sedang haid. Lantas apakah olahraga saat haid diperbolehkan? Apa risiko dan manfaatnya bagi tubuh? Simak ulasan berikut.

Bolehkah Olahraga Saat Haid?

Haid atau menstruasi merupakan siklus alami yang dialami oleh wanita setiap bulannya. Ketika haid terjadi, umumnya wanita akan merasakan nyeri, lemas, kram perut, nyeri punggung, dan lain sebagainya. Hal ini membuat beberapa wanita malas untuk melakukan kegiatan fisik, termasuk olahraga.

Hingga saat ini, olahraga saat haid masih menjadi perdebatan. Sebagian orang menganggap aktivitas ini berisiko, namun ada juga yang menganggapnya biasa saja. Sebenarnya, olahraga saat haid diperbolehkan, asal tidak memaksakan diri dan tetap memperhatikan intensitasnya.

Ketika haid terjadi, ada perubahan hormon pada wanita. Perubahan hormon inilah yang berpengaruh terhadap perubahan mood dan rasa nyeri haid yang dirasakan oleh wanita. Selain itu, perubahan hormon yang juga membuat Anda jadi malas berolahraga. Padahal, olahraga ketika haid justru memiliki banyak manfaat.

Manfaat Olahraga Saat Haid

Seperti yang dibahas sebelumnya, olahraga saat haid diperbolehkan. Bahkan memiliki manfaat yang besar bagi tubuh, seperti:

1. Mengurangi Nyeri PMS

Tahukah Anda bahwa ternyata melakukan olahraga saat haid dapat membantu untuk mengurangi nyeri PMS? Hal ini sudah dibuktikan oleh sebuah studi yang dilakukan oleh Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research. Studi ini mengungkap bahwa rutin melakukan olahraga saat menstruasi cenderung dapat mengurangi kram dan nyeri sakit kepala di bandingkan yang tidak melakukan olahraga.

2. Merilekskan Tubuh

Manfaat lain dari melakukan olahraga saat haid adalah dapat membuat Anda lebih rileks. Ketika berolahraga, tubuh akan menghasilkan hormon endorfin. Hormon endorfin merupakan hormon yang berperan memberikan rasa bahagia dan ketenangan. Hal inilah yang akan membuat Anda merasa lebih rileks.

3. Meningkatkan Energi

Manfaat selanjutnya dari berolahraga saat haid adalah dapat meningkatkan energi. Pada saat haid, wajar jika Anda merasa lemas, terlebih pada hari-hari awal menstruasi. Nah, dengan berolahraga, maka peredaran darah akan lancar otot jantung lebih aktif. Hal ini membuat rasa lemas ketika menstruasi hilang. Anda akan memiliki energi lebih untuk menjalani hari.

4. Memperbaiki Siklus Menstruasi

Manfaat olahraga saat haid terakhir yang dapat Anda rasakan adalah membantu memperbaiki dan memperlancar siklus menstruasi bulanan. Jadi jika siklus haid Anda kurang lancar, maka berolahraga saat haid justru melancarkan siklus tersebut.  

Dapat disimpulkan bahwa olahraga saat haid sah-sah saja, asal dilakukan dengan rileks dan sewajarnya. Hindari memaksakan diri untuk melakukan gerakan yang berat sehingga mengakibatkan tubuh lebih lemas. Sebaiknya Anda melakukan olahraga mulai hari kedua atau ketiga menstruasi, yaitu ketika nyeri haid sudah tidak terlalu terasa. 

Beberapa olahraga yang disarankan untuk dilakukan ketika haid antara lain bersepeda, jalan santai, senam, serta yoga. Jenis olahraga ini tergolong ringan dan tidak menyebabkan kelelahan berat. Sedangkan olahraga yang perlu dihindari antara lain berenang, angkat beban, serta olahraga berat lainnya. So, tidak takut lagi untuk olahraga saat haid bukan?