Catat, Beberapa Hal Berikut Sebabkan Alergi Semakin Parah

Alergi merupakan reaksi tubuh saat tubuh dimasuki oleh zat asing atau alergen yang dapat jadi pemicu alergi. Zat asing atau alergen tersebut kemudian akan mengganggu sistem kekebalan dan menghasilkan gejala alergi berupa peradangan pada saluran pernapasan seperti flu, bersin-bersin, hidung tersumbat, mata gatal serta berair, sakit kepala, gatal dan sakit pada tenggorokan, dan bahkan hingga ruam serta biduran pada kulit. 

Ada banyak hal yang dapat jadi alergen hingga mampu sebabkan  alergi terjadi, beberapa diantaranya adalah:

– Hewan

Ada banyak jenis hewan yang bulu dan kulitnya bisa jadi salah satu pemicu seperti Anjing dan kucing. Hal ini kerap terjadi jika hewan peliharaan tidak dirawat dengan baik dan pemiliknya juga memiliki riwayat alergi sebelumnya. Melakukan pembersihan dan perawatan khusus secara rutin pada hewan dinilai dapat meminimalisir terjadinya alergi akibat hewan.

– Tungau debu

Tungau debu adalah salah satu penyebab alergi yang paling umum dan sering terjadi. Tungau debu yang tak sengaja terhirup mampu menyebabkan saluran pernapasan terganggu hingga menyebabkan pilek dan bersin-bersin, mata berair, hingga demam. Pada beberapa kasus, tungau debu juga berpotensi mengakibatkan asma serta mengi terjadi pada penderita alergi. 

– Serbuk sari tanaman

Serbuk sari dari tanaman yang tak sengaja terhirup juga mampu menyebabkan alergi terjadi. Keluhan yang kerap dirasakan akibat hal ini adalah bersin secara terus menerus, hidung tersumbat atau berair, serta mata yang gatal dan berair. 

– Makanan

Alergi yang disebabkan oleh makanan terjadi apabila penderita alergi tak sengaja mengkonsumsi makanan tertentu sehingga menyebabkan tubuhnya bereaksi dengan makanan yang dimakan hingga mengakibatkan keluhan alergi terjadi. Mual dan muntah, bengkak pada wajah, gatal dan ruam di bagian kulit tertentu adalah beberapa keluhan yang kerap terjadi saat mengalami alergi akibat makanan..

– Obat-obatan

Alergi obat terjadi saat sistem imun mendapati bahwa zat yang masuk dalam tubuh dianggap berbahaya sehingga tubuh akan menunjukkan respon sehingga menunjukkan gejala alergi. Gejala alergi bisa muncul 1 jam setelah penggunaan obat atau bisa juga beberapa hari setelah penggunaan obat. 

Saat tubuh sudah terkena alergi yang dipicu oleh berbagai alergen yang disebutkan diatas, terdapat juga beberapa faktor lain yang dinilai mampu menyebabkan gejala alergi menjadi tambah parah. Beberapa diantaranya adalah:

Udara

Udara yang kurang baik akibat debu dan alergi bisa jadi penyebab alergi dapat semakin parah kondisinya. Saat penderita alergi menghirup udara yang telah terkontaminasi debu dan polusi, keluhan alergi seperti meradangnya saluran pernapasan bisa jadi semakin parah.

Pergantian musim atau alergi musiman

Pergantian musim juga mampu menyebabkan alergi menjadi semakin parah kondisinya. Tubuh akan menunjukkan respon serta reaksi berlebih saat pergantian musim seperti munculnya penyakit pernapasan, hingga infeksi. 

Sprei dan sarung bantal yang jarang dibersihkan

Semakin jarang sprei dan sarung bantal dibersihkan, semakin besar juga resiko alergi dapat jadi lebih parah akibat hal ini. Debu dan bahkan tungau akan terus menetap disana yang kemudian terhirup tiap kali beristirahat. Untuk menghindarinya, pastikan rajin mengganti sprei serta sarung bantal secara berkala agar tidak ada debu dan tungau yang terhirup.

Stres

Meski stres tidak bisa menyebabkan alergi secara langsung, namun stres dapat memicu alergi menjadi semakin kronis dan parah kondisinya. Stres juga mampu menghasilkan beberapa gejala yang sama seperti gejala alergi yaitu pusing dan sakit kepala, sehingga mengakibatkan penderita alergi semakin tidak nyaman. 

Untuk mengobati alergi yang semakin parah, dibutuhkan obat yang sesuai gejala alergi dapat pelan-pelan diringankan. Salah satu obat alergi yang dapat Anda coba untuk mengurangi keluhan alergi adalah Allohex Tablet Obat Rhinitis Alergi. Obat ini berfungsi untuk meringankan gejala alergi rhinitis berupa flu, bersin-bersin, hidung tersumbat, mata gatal dan berair, lemas, sakit kepala, dan gatal serta sakit pada tenggorokan. Tak hanya itu, obat rhinitis alergi satu ini juga dinilai mampu untuk mengatasi ruam dan gatal serta biduran yang terjadi pada kulit. Di dalam obat terdapat zat aktif Loratadine sebesar 10 mg untuk yang bekerja dengan membantu mengurangi masalah-masalah yang terjadi. Untuk menggunakannya, Anda cukup  mengkonsumsi obat alergi 1 tablet/hari saat sesudah atau makan. Kemudian, pastikan juga untuk badan tetap beristirahat dengan cukup dan jauhi alergen pemicu agar keluhan alergi dapat berangsur-angsur membaik. 

Selain Mastin, Antioksidan Bisa Diperoleh dari Makanan

Kita sudah mengetahui bersama bahwasanya antioksidan merupakan zat yang penting bagi tubuh. Sebab, antioksidan sendiri berfungsi untuk melawan radikal bebas. Apabila radikal bebas itu tidak ditangkal, maka bisa menyebabkan penyakit, seperti kanker. Nah, dalam memperoleh antioksidan dari luar tubuh, selain mengonsumsi Mastin, kita juga bisa mendapatkannya dari makanan. 

Dalam memperoleh antioksidan dari luar tubuh kita, mendapatkannya dari makanan memang bagus. Oleh karena itu, artikel ini akan menjabarkan jenis makanan dan buah apa saja yang mengandung antioksidan. Mari simak bersama-sama. 

  • Bayam 

Yup, jenis sayuran yang akrab dengan Popeye ini amat dianjurkan untuk dikonsumsi. Sebab, bayam memang dikenal memiliki banyak nutrisi yang baik untuk tubuh. Untuk antioksidan sendiri, dikutip dari berbagai sumber, dalam 100 gram bayam mengandung 0,9 mmol antioksidan. Adapun jenis antioksidan yang ada di dalam bayam adalah lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat untuk kesehatan mata kita. 

  • Kangkung 

Orang Indonesia pasti sudah sangat familiar dengan jenis sayuran yang satu ini. Selain murah, mudah didapatkan, ternyata kangkung juga mengandung antioksidan yang bagus untuk tubuh kita. Dari penelusuran yang dilakukan, ternyata kangkung ini mengandung kadar antioksidan jenis fenolik. Oleh karena itu, tentu saja kangkung bisa menjadi alternatif bagi kita untuk memperoleh antioksidan selain dari mengonsumsi mastin. 

  • Brokoli 

Selain bayam dan kangkung, ternyata brokoli juga punya antioksidan. Jika kita perhatikan bersama, dari ketiga jenis sayuran itu ada satu persamaan, yakni sama-sama sayuran hijau! Sehingga, bisa jadi jenis sayuran hijau memang mengandung antioksidan. Namun, pembaca sangat disarankan mencari tahu lebih lanjut karena itu baru dugaan awal saja. 

  • Kacang merah 

Untuk memperoleh antioksidan selain dari sayuran, kita bisa juga mendapatkannya dari kacang-kacangan, seperti kacang merah. Untuk diketahui, kacang merah ini mengandung antioksidan jenis flavonoid dan anthocyanin yang bagus untuk menangkal radikal bebas. Oleh sebab itu, kacang merah bisa kita jadikan sebagai alternatif pengganti mastin. 

  • Cengkih 

Siapa yang menyangka bila cengkih ternyata mengandung antioksidan yang tinggi? Hal itu diketahui berdasarkan keterangan dari berbagai sumber yang menyatakan, jenis rempah yang satu ini dapat dikatakan sebagai makanan yang mengandung antioksidan tinggi. Namun untuk tata cara mengonsumsinya, kita masih perlu mencari tahu lebih lanjut. 

  • Strawberry 

Selain mastin dan sayur, antioksidan juga bisa didapat dari buah-buahan, seperti strawberry. Sebagai informasi, buah yang satu ini disebut-sebut sudah dikenal dapat melawan zat penyebab kanker. Di samping itu, anthocyanin yang merupakan jenis antioksidan dalam strawberry, dikatakan cukup bisa mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

  • Blueberry 

Sudah bukan rahasia umum lagi apabila blueberry didapuk sebagai buah yang mengandung antioksidan tinggi. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, blueberry ini memiliki konsentrasi antioksidan paling banyak dibandingkan dengan jenis buah atau sayuran lainnya. Tentu ini menjadi kabar baik karena bisa menambah pilihan kita dalam memperoleh antioksidan selain mengonsumsi mastin. 

  • Jeruk 

Buah yang mudah ditemukan ini sudah dikenal mengandung vitamin C yang bagus bagi tubuh. Di samping itu, dihimpun dari berbagai sumber, jeruk juga memiliki antioksidan. Oleh karena itu, kita bisa memasukkan jeruk ke dalam daftar buah yang mengandung antioksidan. 

Akhirnya, itulah yang bisa disampaikan mengenai jenis makanan yang mengandung antioksidan. Baik buah dan sayur yang disebutkan di atas, secara umum bisa kita dapatkan dengan mudah dan harganya yang terjangkau. Tentu ini merupakan kabar baik karena pilihan kita untuk mendapatkan antioksidan selain dari mastin semakin banyak. Namun demikian, selain menjaga asupan makanan yang mengandung antioksidan, untuk tetap kesehatan kita juga perlu rutin berolahraga.

Manfaat Yang Anda Dapatkan Dengan Mengonsumsi Asthin Force

Antioksidan sangat penting bagi tubuh dalam membantu menangkal radikal bebas. Sayangnya, tubuh tidak dapat menghasilkan antioksidan secara alami. Antioksidan sendiri pun memiliki beragam jenis, salah satunya adalah astaxanthin. Astaxanthin adalah antioksidan yang berasal dari jenis karotenoid, di mana memiliki peran penting dalam mengurangi risiko terkena penyakit kronis, menghambat penuaan dini, serta menjaga protein dan sel tubuh dari kerusakan. Jika ingin mendapatkan manfaat dari asraxanthin, Anda bisa mengonsumsi Asthin Force.

Asthin Force adalah suplemen yang memiliki sertifikat halal di mana memiliki manfaat untuk mencegah penumpukan radikal bebas. Asthin force ini mengandung astaxanthin yang merupakan salah satu antioksidan terbaik. Tidak hanya itu, banyak sekali manfaat yang diberikan oleh astaxanthin, di antaranya

  1. Membantu melawan radikal bebas

Astaxanthin adalah zat kimia yang paling banyak mengandung antioksidan dibandingkan dengan jenis karotenoid yang lain. Sifat antioksidan pada astaxanthin ini mampu untuk membantu mengobati berbagai jenis kanker, terutama pada kanker payudara. Astaxanthin terbukti mampu memperlambat sel kanker payudara. Tidak hanya itu, astaxanthin juga sangat membantu dalam memperlancar sirkulasi darah dan menurunkan stress oksidatif. 

  1. Mengobati berbagai masalah kulit

Sebagi obat oles, astaxanthin dapat dijadikan perawatan untuk anti aging kulit. Pengobatan obat oles dan oral dari astaxanthin dapat mengurangi garis – garis halus, keriput, bintik – bintik penuaan bahkan dapat melembapkan kulit hingga secara keseluruhan. Penggunaan obat ini juga bisa diberikan untuk laki – laki, tidak hanya terbatas pada perempuan saja.

  1. Meningkatkan kesuburan pada laki – laki 

Astaxanthin dapat membantu meningkatkan kesuburan laki – laki. Hal ini sudah dibuktikan oleh studi yang dilakukan pada tahun 2005. Pada penelitian ini, dilibatkan 30 orang laku – laki yang sebelumnya sudah dibuktikan jika memang dalam kondisi tidak subur. Meski penelitian ini masih dalam skala kecil, tetapi hal ini sudah membuktikan jika astaxanthin mampu untuk meningkatkan kesuburan pada laki – laki.

  1. Meredakan nyeri sendi

Jika Anda mengonsumsi suplemen yang mengandung astaxanthin dan sedang mengalami rematik, maka Anda akan sangat tertolong. Astaxanthin sangat membantu untuk meredakan nyeri sendi yang dialami. Tidak hanya itu, antioksidan ini mampu untuk meredakan peradangan dan gejala nyeri lainnya yang berhubungan dengan radang sendi.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Membantu untuk meningkatkan kadar elastin dan ketebalan dinding arteri adalah manfaat lain dari Astaxanthin ini. Suplemen kesehatan yang mengandung zat ini pun dipercaya sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung. Hal ini sudah dibuktikan oleh para ahli yang melakukan penelitian pada tahun 2006. Tidak hanya itu, bagi Anda yang memiliki penyakit kolesterol tentu akan terbantu dengan adanya astaxanthin dari suplemen yang Anda konsumsi. Hal ini karena astaxanthin terbukti dapat membantu menurunkan kolesterol.

Astaxanthin ini memang sangat bermanfaat untuk tubuh Anda. Akan tetapi jika ingin mengonsumsinya, Anda harus memerhatikan beberapa hal berikut ini agar tidak terjadi komplikasi atau pun hal lain yang tidak diinginkan.

  • Jika Anda alergi terhadap bahan – bahan tertentu seperti canthaxantin, atau obat jenis 5-alpha-reductase inhibitor, jangan menggunakan produk tersebut dengan produk yang mengandung astaxanthin
  • Astaxantin ini dapat dihasilkan dari beberapa jenis alga dan makanan laut, jadi jangan menggunakan astaxanthin jika Anda alergi terhadap makanan tersebut
  • Jika Anda memiliki riwayat atau sedang menderita penyakit autoimun, osteoporosis, hipokalsemia, gangguan kelenjar paratiroid, gangguan hormonal, atau hipotensi beri tahu dokter agar disesuaikan apakah boleh mengonsumsinya atau tidak
  • Jika sedang mengonsumsi obat herbal, suplemen atau obat lainnya juga beri tahu ke dokter

Jadi, jika ingin merasakan manfaat dari astaxanthin, Anda bisa mengonsumsi Asthin Force. Suplemen ini bisa Anda dapatkan di apotek terdekat atau membelinya di ecommerce kesehatan. Jika ragu dan ingin berkonsultasi terlebih dahulu sebelum membelinya, Anda bisa diskusi dengan dokter secara daring di SehatQ.

Cendo Lentikular, Taktik Praktis Atasi Mata Kering

Apa benar obat tetes mata Cendo Lentikular mampu meredakan mata kering? Kalau dilihat dari kandungannya, yakni zat aktif pirenoxine, Cendo Lentikular digunakan untuk menambahkan cairan pada mata untuk meredakan mata kering.

Tapi sebelum jauh ke pembahasan Cendo Lentikular, mari kita mengenal mata kering dari segi pengertian, gejala, dan penyebabnya, yuk.

Pengertian Mata Kering

Mata kering adalah kondisi di mana mata tidak mendapat pelumasan yang memadai dari air mata. Kondisi ini membuat mata tidak bisa menghilangkan debu atau benda asing yang mengganggu mata. Akibatnya, mata terasa sangat tidak nyaman.

Pada mata yang sehat, kornea akan terus dialiri oleh air mata ketika mata berkedip, untuk memberi nutrisi pada sel kornea dan melindungi kornea dari lingkungan luar. Air mata merupakan senyawa campuran dari lemak, air, lendir, serta lebih dari 1500 protein yang membuat permukaan mata tetap halus dan terlindungi dari lingkungan sekitar, unsur yang mengganggu, atau kuman yang menimbulkan infeksi. 

Saat kelenjar di sekitar mata tidak bisa memproduksi air mata yang cukup atau saat  komposisi air mata berubah, maka permukaan luar mata yang berperan untuk meneruskan cahaya ke dalam mata juga dapat terganggu.

Gejala Mata Kering

Gejala yang umumnya dialami penderita mata kering meliputi:

  • Mata merah.
  • Mata terasa panas.
  • Mata seperti berpasir dan kering.
  • Mata berair karena respon tubuh terhadap iritasi pada mata kering.
  • Sensitif terhadap paparan sinar matahari.
  • Penglihatan buram.
  • Sulit membuka mata saat ketika bangun tidur, karena kelopak mata atas dan bawah menempel.
  • Terdapat lendir di dalam atau sekitar mata.
  • Memiliki kesulitan saat memakai lensa kontak atau berkendara di malam hari.
  • Mata terasa cepat lelah.

Tingkat keparahan mata kering bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Akan tetapi pada sebagian besar kasus mata kering, gejala yang dirasakan masih tergolong ringan.

Penyebab Mata Kering

Ini dia beberapa kondisi yang dapat menyebabkan mata kering dan bisa diatasi oleh Cendo Lentikular, ialah:

  • Produksi air mata berkurang. Kondisi ini timbul karena usia kian tua, penyakit tertentu (di antaranya diabetes, lupus, sindrom Sjogren, gangguan hormon tiroid, kekurangan vitamin A atau xerophthalmia), konsumsi obat-obatan tertentu (misalnya anthistamin, dekongestan, antidepresan, obat hipertensi, obat jerawat, obat penyakit Parkinson, atau obat terapi pengganti  hormon), kerusakan kelenjar air mata karena radiasi atau akibat operasi laser mata.
  • Air mata lebih cepat menguap. Kondisi ini dapat disebabkan cuaca (angin, asap, atau udara kering), kondisi yang membuat jarang berkedip (saat membaca atau bekerja terlalu lama di depan monitor), kelopak mata yang berbalik ke luar (ektropion) atau berbalik ke dalam (entropion).
  • Komposisi air mata tidak seimbang. Air mata terdiri dari 3 komposisi, yaitu minyak, air, dan lendir, dengan komposisi tertentu. Ketika komposisi ini berubah, misalnya karena sumbatan kelenjar minyak, blefaritis, atau rosacea, dapat mengakibatkan mata kering.

Di samping beberapa penyebab mata kering tersebut, risiko mengalami mata kering pada seseorang juga akan semakin besar, kalau:

  • Berusia di atas 50 tahun. Sebab semakin tua usia, produksi air mata cenderung berkurang.
  • Mengalami perubahan hormon. Kondisi ini sering terjadi pada wanita yang mengalami perubahan hormon karena kehamilan, konsumsi pil KB, serta menopause.
  • Pola makan dengan kandungan vitamin A yang rendah.
  • Memakai lensa kontak.

Dan salah satu pengobatan mata kering adalah dengan menggunakan obat tetes mata. Sebagaimana judul dan pembuka tulisan ini, Cendo Lentikular bisa menjadi alternatif pengobatan mata kering. 

Anemia? Atasi dengan Hemobion dan Berbagai Makanan Ini

Sering merasa kelelahan, telapak kaki dan tangan dingin, sampai tiba-tiba merasa jantung berdetak sangat cepat pada beberapa kondisi? Jangan-jangan Anda mengalami anemia. Ini merupakan kondisi ketika tubuh Anda tidak mampu memproduksi sel darah merah atau hemoglobin secara maksimal sehingga berpengaruh pada tidak optimalnya aliran oksigen ke seluruh bagian tubuh dan organ. 

Tidak perlu panik. Saat ini sudah banyak obat yang dijual bebas untuk mengatasi gejala anemia. Salah satunya adalah Hemobion yang mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B12 yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Hemobion sendiri merupakan jenis obat anemia yang juga direkomendasikan dan aman digunakan bagi ibu hamil dan menyusui. 

Selain Hemobion atau obat sejenis lainnya, sebenarnya banyak makanan alami pula yang dapat Anda andalkan untuk meredakan gejala anemia. Berikut ini adalah beberapa makanan yang sangat dianjurkan bagi Anda yang tengah dirudung masalah anemia. 

Buah Bit 

Bit adalah salah satu obat paling efektif untuk mengobati anemia. Buah ini sangat membantu bagi orang-orang yang mengalami anemia karena kekurangan zat besi. Pasalnya, buah ini sangat kaya akan zat besi. Bit juga mengandung serat, kalium, belerang, kalsium dan vitamin. Di mana semua paduan nutrisi tersebut dapast membantu memasok lebih banyak oksigen dan meningkatkan sel darah merah dalam tubuh Anda.

Pisang

Pisang mengandung nutrisi penting untuk mengatasi gejala anemia. Mulai dari vitamin C, folat, kalium, sampai zat besi dimiliki oleh buah tropis yang satu ini. Tentu saja semua nutrisi tersebut sangat membantu untuk memproduksi sel darah merah dan memulihkan kondisi anemia Anda. Mengonsumsi pisang untuk mengatasi gejala anemia tidak kalah hebatnya dibandingkan Anda mengonsumsi obat-obat anemia, tidak terkecuali Hemobion. 

Kurma dan Kismis 

Kismis dan kurma merupakan sumber vitamin C dan zat besi yang sangat baik. Vitamin C membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga membantu tubuh Anda menyerap zat besi dengan lebih efisien. Sementara itu, zat besi sendiri berperan sentral dalam pembentuk hemoglobin dalam tubuh Anda. Mengkonsumsi segenggam kurma atau kismis setidaknya tiga kali seminggu di pagi hari diklaim dapat meningkatkan kadar hemoglobin Anda dengan signifikan.

 Jeruk 

Jeruk adalah buah yang sangat kaya vitamin C. Jenis vitamin ini sendiri sangat baik untuk membantu tubuh dalam penyerapan zat besi. Dengan demikian, gejala anemia bisa dicegah lebih dini. Anda pun bisa beraktivitas maksimal tiap harinya. 

Sayuran Hijau 

Jumlah klorofil yang tinggi yang terkandung dalam sayuran hijau, seperti bayam, seledri, sawi dan brokoli merupakan sumber zat besi yang baik. Namun, lebih baik masak berbagai sayuran hijau tersebut sebelum dikonsumsi. Ini karena daun sayuran hijau mentah cenderung mengandung asam oksalat yang dapat mencegah penyerapan zat besi dalam tubuh. Ujung-ujungnya, anemia Anda justru bisa bertambah parah. 

Delima

Delima sangat efektif untuk mengobati anemia. Buah sangat kaya zat besi dan mineral seperti kalsium dan magnesium. Vitamin C yang ada dalam Delima juga membantu menyerap zat besi dalam tubuh. Ini dapat meningkatkan sel darah merah dan kadar hemoglobin. Anda bisa makan buah delima dalam bentuk apapun untuk meningkatkan aliran darah yang sehat dalam tubuh.

*** 

Tidak ada salahnya mengonsumsi Hemobion atau obat anemia lainnya. Namun, menjadi bijak juga jika dibarengi dengan mengonsumsi makanan alami untuk menuntaskan masalah kadar hemoglobin yang rendah. 

Minimalkan Risiko Penyakit Anak dengan Stimuno

stimuno

Anak Anda sedang tidak enak badan? Pasti rasanya serba salah dan penuh kekhawatiran. Anak-anak memang cenderung lebih mudah sakit karena daya tahan tubuhnya yang masih lebih lemah dibandingkan orang dewasa. Membantu menjaga daya tahannya dengan suplemen, seperti Stimuno, dapat menjadi jalan keluar untuk meminimalkan risiko anak terkena penyakit yang sering dialami anak-anak. 

Stimuno merupakan suplemen yang membantu sistem imunitas anak bekerja lebih aktif. Dengan demikian, antibodi yang membuat tubuh lebih kuat menghalangi beragam penyakit bisa terbentuk lebih banyak. Untuk anak-anak, Stimuno tersedia dalam bentuk sirup dengan berbagai pilihan rasa menarik, seperti anggur dan buah beri. 

Dengan daya tahan tubuh yang terjaga, anak Anda pun dijamin lebih jarang sakit. Berbagai risiko penyakit yang sering menghampiri anak-anak kecil di bawah ini pun bisa ditekan seminimal mungkin. 

1. Demam 

Ketika mengecek suhu tubuh anak Anda lebih dari 37,5 derajat Celsius, Anda pasti langsung khawatir. Pasalnya, anak sedang mengalami demam di mana tubuhnya sedang berjuang melawan berbagai virus dan bakteri yang ada di tubuh. Anak sangat mudah mengalami demam jika daya tahan tubuhnya lemah. Imunisasi dan kegiatan yang lumayan aktif pun bisa membuat anak mudah mengalami demam jika imunitasnya tidak terjaga. Anda bisa memberikan kompres air hangat untuk anak yang demam. Namun jika sudah berlangsung lebih dari 3 hari atau sampai disertai kejang, segeralah bawa sang buah hati untuk berobat ke rumah sakit. 

2. Pilek 

Anak-anak sangat mudah terkena pilek. Dalam setahun, anak bahkan bisa mengalami penyakit ini antara 6—8 kali jika daya tahan tubuhnya lemah. Kondisi ini disebabkan oleh adanya virus di saluran pernapasan bagian atas Sehingga menyebabkan anak Anda mengalami hidung tersumbat dan mata berair. Tidak jarang pilek anak juga diikuti gejala bersin dan batuk. Anak-anak yang berada di tempat penitipan atau yang sering berinteraksi dengan orang lain akan lebih mudah terkena pilek. Namun jika Anda menjaga daya tahan tubuhnya memakai Stimuno, risiko terkena pilek dapat dikurangi. 

3. Batuk

Anak Anda mengalami batuk? Ini merupakan penyakit yang biasa menimpa anak-anak. Batuk terjadi ketika ada virus atau bakteri yang masuk ke tubuh sang buah hati. Ketika anak batuk, ia mungkin sangat membutuhkan obat atau antibiotik. Namun, jangan sembarangan memberi obat batuk ke anak, ya. Anak-anak yang belum berumur 6 tahun sebaiknya tidak diberikan obat batuk, kecuali memang diresepkan oleh dokter. Karena itu, mencegah batuk dengan meningkatkan daya tahan tubuh si kecil jauh lebih baik untuk menghindari pusingnya menghadapi anak batuk yang tidak bisa diberi obat sembarangan. 

4. Diare 

Sistem pencernaan anak umumnya masih sangat rentan. Jika sensitivitas pencernaan ini tidak didukung oleh daya tahan tubuh yang memadai, anak pun akan sangat mudah mengalami diare. Ciri-ciri diare pada anak biaya mengarah pada kotoran yang bau dan berair serta mual dan muntah. Tidak jarang anak akan mengeluhkan sakit perut yang disertai demam ringan jika diarenya parah. Cobalah mencegah diare anak dengan memberikan Stimuno sirup untuk meningkatkan imunitas tubuhnya. Dengan begitu, bakteri dan virus penyebab diare bisa langsung ditebas ketika masuk ke tubuh tanpa perlu memberikan gejala diare yang membuat anak tidak nyaman. 

5. Asma

Apakah anak Anda terkadang bernapas seperti orang bersiul dan mengalami sesak atau nyeri di dada? Atau mungkin dia batuk yang tidak kunjung sembuh. Bisa jadi ia mengidap asma. Jika sudah demikian, Anda harus lebih telaten menjaga daya tahan tubuh anak. Pasalnya, beragam pemicu seperti debu, bulu binatang, juga asap tembakau bisa memicu serangan asma datang dan memburuk. Jika asma anak kumat, cobalah mengajak anak Anda menggunakan inhaler segera seperti yang diinstruksikan oleh dokternya. Ulangi prosedur ini setiap 20 menit hingga satu jam. Pastikan juga segera bawa anak Anda ke dokter jika gejala asma tidak mereda atau memburuk. 

*** 

Untuk menjaga daya tahan tubuh anak dengan Stimuno, berikan suplemen ini sebanyak 3 kali sehari. Ukuran tiap kali minum berkisar 5 mililiter atau setara dengan satu sendok takar atau satu sachet. Semoga anak Anda senantiasa sehat!