Gejala & Pengobatan Kanker Usus Besar

Kanker usus besar merupakan jenis kanker yang melibatkan usus besar dimana gangguan tersebut terjadi karena adanya kumpulan sel yang disebut sebagai polip.

Stadium Kanker Usus Besar

Seseorang yang menderita kanker usus besar bisa terjadi dalam lima stadium. Kelima stadium kanker usus besar menentukan seberapa parah penyakit yang dialami penderita. Berikut adalah informasi lebih lanjut tentang stadium kanker usus:

  • Stadium 0

Stadium 0 merupakan stadium awal kanker usus besar dimana jenis kanker yang dialami penderita belum tumbuh lebih jauh dari lapisan dalam usus besar (rektum). Seseorang yang menderita kanker stadium 0 akan mudah diobati.

  • Stadium 1

Stadium 1 merupakan stadium dimana kanker telah tumbuh ke lapisan jaringan berikutnya, namun belum mencapai nodus limfa atau organ lain.

  • Stadium 2

Stadium 2 merupakan stadium dimana kanker telah mencapai lapisan luar usus besar, namun belum menyebar ke bagian luar usus besar.

  • Stadium 3

Stadium 3 merupakan stadium dimana kanker telah mencapai lapisan luar usus besar dan menyebar ke satu hingga tiga nodus limfa. Meskipun demikian, kanker belum menyebar ke bagian tubuh yang jauh.

  • Stadium 4

Stadium 4 merupakan stadium dimana kanker telah mencapai jaringan lain pada bagian luar dinding usus besar. Ketika penderita mencapai stadium 4, kanker usus besar mencapai bagian tubuh yang jauh.

Gejala

Pada awalnya, seseorang yang menderita kanker usus besar tidak menunjukkan gejala apapun. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka akan mengalami gejala sebagai berikut:

  • Diare.
  • Sembelit.
  • Perut kembung.
  • Perubahan feses secara konsisten.
  • Feses berair.
  • Darah pada feses.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Penurunan berat badan.
  • Sindrom iritasi usus.

Pengobatan

Jika Anda menderita kanker usus besar, Anda sebaiknya periksa diri ke dokter. Dokter dapat membantu Anda menentukan pengobatan yang tepat untuk Anda. Ada tiga pilihan yang dapat dilakukan untuk menangani kanker usus besar, antara lain:

  • Operasi

Salah satu cara yang efektif untuk mengatasi kanker usus besar adalah operasi. Operasi dilakukan dengan mengangkat sebagian atau seluruh usus besar yang disebut sebagai kolektomi. Dokter tidak hanya mengeluarkan bagian usus yang terdapat kanker, namun juga bagian lain seperti nodus limfa yang terdampak oleh kondisi serupa untuk mengurangi risiko penyebaran.

Setelah melakukan hal tersebut, dokter akan mengembalikan usus besar atau membuat stoma. Stoma merupakan lubang yang dibuat pada bagian dinding perut. Feses pasien akan dikeluarkan dari lubang tersebut. Prosedur ini disebut sebagai kolostomi.

  • Kemoterapi

Kemoterapi merupakan cara lain yang dapat dilakukan dokter dengan menggunakan obat-obatan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Kemoterapi diperlukan jika sel kanker usus besar sudah menyebar secara luas. Selain itu, obat-obatan kemoterapi dapat mengganggu protein dan merusak sel-sel sehat.

  • Terapi radiasi

Terapi radiasi juga dapat dilakukan dokter dengan menggunakan paparan sinar berenergi tinggi untuk menghancurkan sel kanker. Terapi radiasi dapat dilakukan jika pasien mengalami kanker usus besar fase terakhir.

Pencegahan

Selain pengobatan, berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah risiko kanker usus besar:

  • Mengkonsumsi makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Hindari kebiasaan buruk seperti merokok atau mengkonsumsi alkohol.
  • Melakukan pemeriksaan secara rutin jika usia Anda di antara 50 hingga 75 tahun.

Kesimpulan

Kanker usus besar merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai, karena dapat menyebabkan berbagai gejala. Meskipun demikian, kanker usus besar dapat diatasi dengan cara-cara yang disebutkan di atas. Untuk informasi lebih lanjut tentang kanker usus besar, Anda bisa konsultasikan persoalan tersebut dengan dokter.