Tinggalkan Kontroversi Ibu Menyusui Makan Nanas, Cari Buah Lain!

Buah merupakan makanan sehat karena mengandung banyak nutrisi di dalamnya. Buah bisa menjadi salah satu booster bagi para ibu menyusui. Namun, dari sekian banyak buah yang tersedia, masih banyak orang-orang meributkan soal nanas. Ada anggapan bahwa tidak boleh seorang ibu menyusui makan nanas, sementara narasi balasannya pun tak kalah meyakinkan.

Yang kontra dengan ibu menyusui makan nanas beralasan, bahwa nanas mengandung senyawa yang bisa memberikan satu efek tertentu pada bayi. Seperti kita ketahui bersama, apa yang dikonsumsi oleh ibu akan memengaruhi kualitas ASI, sehingga pada akhirnya ikut tercerna juga oleh bayi.

Selain itu, rasa asam yang kuat dari nanas bisa mengacaukan kinerja dari sistem kekebalan tubuh dan pencernaan bayi yang memang belum berkembang secara sempurna. Konon katanya, rasa asam yang kuat dari nanas ini potensial memicu alergi pada bayi.

Itu belum termasuk kemungkinan perubahan aroma ASI yang bisa saja membuat bayi tak tertarik atau efek samping lain, seperti membuat feses bayi dominan mengandung asam yang nantinya menjadi penyebab ruam popok.

Kebalikannya, mereka yang pro dengan ibu menyusui makan nanas, percaya bahwa ragam jenis gizi yang dikandung nanas justru efektif memberikan manfaat bagi ibu menyusui. Kandungan yang paling disoroti dari nanas ini adalah bromelain. Ia berperan sebagai antioksidan yang mampu membasmi dan menangkal radikal bebas pada tubuh.

Akan tetapi terlepas dari semua usaha atau upaya pihak-pihak terkait yang sudah mencurahkan segalanya untuk menjadikan permasalahan ini terang, kita tetap punya kuasa penuh untuk meyakini ataupun menolaknya. 

Jika kita yakin bahwa ibu menyusui makan nanas bisa memberikan suatu dampak bagi kesehatan, ya, tinggalkan saja. Lagi pula, masih banyak buah lain yang jelas-jelas aman dan bermanfaat serta dapat dimanfaatkan untuk memperlancar proses menyusui.

Di antara sekian banyak buah yang dimaksud, berikut beberapa di antara yang paling merebut perhatian:

  • Kurma

Tak dapat diragukan lagi bahwa buah satu ini memiliki banyak khasiat, termasuk bagi para ibu menyusui. Dikabarkan kurma dapat meningkatkan produksi ASI. Kabar itu berasal dari kenyataan bahwa kurma dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin, yaitu hormon pendorong produksi ASI. Selain itu, kurma juga memiliki rasa yang manis serta mengandung beragam nutrisi, seperti zat besi dan vitamin B6, yang baik untuk ibu menyusui.

  • Alpukat

Buah berdaging kehijauan ini memiliki banyak manfaat bagi ibu menyusui dan bayinya. Hal ini karena alpukat mengandung lemak sehat yang dapat digunakan sebagai salah satu sumber energi untuk ibu menyusui. Selain itu, buah ini juga mengandung vitamin B, folat, vitamin C, dan asam oleat yang sudah dikenal baik untuk ibu hamil maupun ibu menyusui.

  • Blueberry

Para ahli gizi menganjurkan para ibu menyusui melengkapi konsumsi hariannya dengan dua sajian buah setiap harinya. Lupakan ibu menyusui makan nanas jika terdapat blueberry. Ada banyak alasan bagi blueberry menjadi pilihan terbaik bagi ibu menyusui, beberapa di antaranya karena rasanya enak dan kaya akan beragam nutrisi, seperti vitamin C, antioksidan, dan serat. Ditambah buah ini juga mengandung karbohidrat yang dapat membantu menjaga stamina.

  • Pisang 

Pisang tergolong buah berkalori tinggi yang dapat membantu rasa lapar saat menyusui dan membantu meningkatkan kadar asam folat. Pisang menarik perhatian karena juga mengandung potasium yang dapat membantu ibu menyusui menjaga kadar cairan dan elektrolitnya, sehingga produksi dan sirkulasi ASI tetap terjaga dengan baik.

  • Sawo 

Buah yang memiliki daging cokelat ini berkalori tinggi sehingga potensial mendorong produksi ASI. Lebih lanjut, sawo kaya akan vitamin A dan C, serta juga mengandung antioksidan sehingga baik untuk menjaga kebugaran ibu menyusui.

Beberapa deret nama buah di atas menunjukkan bahwa banyak sekali alternatif buah yang dapat dikonsumsi oleh ibu menyusui. Sesekali, ibu menyusui makan nanas tentu boleh-boleh saja, tetapi pastikan ibu menyusui melepaskan semua pikiran atau sugesti yang menyertai buah berdaging kuning cerah ini. Tujuannya, agar konsumsi nanas tidak memengaruhi kondisi Anda, utamanya kondisi psikologis, yang terbukti kerap menjadi awal dari masalah kesehatan yang menyerang fisik.

6 Manfaat Tidak Terduga dari Cabe Jalapeno

Jenis cabai di dunia sangat beraneka ragam. Di Indonesia, istilah cabe merah keriting ataupun cabe rawit sudah sangat identik sebagai bumbu berbagai masakan nusantara. Anda pun pasti sudah mengenal kedua jenis cabe tersebut. Namun, pernahkan Anda mendengar mengenai cabe jalapeno?

Cabe jalapeno merupakan cabe khas Meksiko. Anda akan mudah menemukannya di berbagai masakan meksiko, seperti pada saus salsa. Sepintas jenis cabe ini sangat mirip dengan cabe hijau atau merah besar, namun dengan ukuran yang lebih pendek dan gemuk. Akan tetapi soal kepedasan, cabe jalapeno disebut-sebut bisa menyaingi cabe rawit karena mengandung capsaicin yang tinggi. 

Selain rasanya yang pedas, cabe jalapeno kian populer di dunia karena kandungan nutrisinya yang tinggi. Jenis cabe yang satu ini termasuk bumbu dapur yang menyediakan kebutuhan vitamin C, B, hingga fosfor untuk tubuh Anda. Berbagai manfaat luar biasa seperti di bawah ini pun bisa Anda peroleh dengan rajin mengonsumsi cabe jalapeno ini. 

  1. Mencegah Kanker 

Bukan hanya cabe jalapeno, sebenarnya segala jenis cabe yang memiliki kandungan capsaicin tinggi mampu menjadi bahan alami untuk mencegah kanker. Menurut sebuah penelitian laboratorium, capsaicin pada cabe mampu membunuh lebih dari 40 jenis sel kanker tanpa merusak sel normal. Karena inilah, cabe jalapeno mampu menghentikan pertumbuhan dan pembelahan sel kanker. 

  1. Menjaga Kesehatan Jantung 

Pernahkah Anda menyangka bahwa cabe jalapeno bisa menjaga kesehatan jantung Anda? Nyatanya, sudah banyak penelitian yang membenarkan kaitan antara kesehatan jantung dengan kebiasaan mengonsumsi cabe jalapeno maupun jenis cabe lainnya. Pasalnya, cabe jalapeno mampu menstabilkan kadar gula darah sampai menurunkan kadar kolesterol. Di mana kedua kadar pada darah tersebut merupakan faktor risiko terbesar untuk penyakit jantung. 

  1. Meredakan Nyeri 

Mengoleskan krim dengan kandungan cabe jalapeno nyatanya mampu meredakan nyeri di tulang ataupun otot. Karena itulah, Anda tidak perlu heran apabila melihat merek-merek krim untuk pemijatan yang mengandung capsaicin ataupun cabe jalapeno secara khusus. Namun harus diingat, jangan mencoba mengoleskan cabe jalapeno secara langsung ke kulit karena hanya menimbulkan efek panas dan terbakar. 

  1. Mengurangi Gejala Sinusitis 

Bagi penderita sinusitis, musim hujan sangatlah tidak bersahabat karena akan membuat gejala gangguan pernapasan ini makin kuat. Pada udara dingin, umumnya lendir di rongga hidung semakin banyak, namun tidak mampu tersaring baik oleh dinding sinus. Mengonsumsi cabe jalapeno mampu merangsang dinding hidung untuk membersihkan lendir lebih cepat sehingga Anda bisa bebas dari kondisi pernapasan tersumbat. Capsaicin pada cabe jalapeno juga memiliki sifat antibakteri yang membantu Anda melawan infeksi sinusitis kronis. 

  1. Menurunkan Tekanan Darah 

Kombinasi vitamin C, vitamin A, dan bioflavinoid mampu memperkuat sekaligus membuat pembuluh darah lebih elastis. Pembuluh darah yang elastis tak ayal mampu membuat tekanan darah bisa lebih disesuaikan dan dikontrol. Karena itu jika Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi, tidak ada salahnya menjajal manfaat cabe jalapeno yang satu ini. 

  1. Menghindarkan Sakit Maag 

Sampai saat ini pandangan mengenai cabe yang terasa pedas akan merangsang gejala maag masih sangat tinggi. Padahal sebenarnya, tidak ada hubungannya gejala maag dengan capsaicin yang menjadi penyebab rasa pedas pada cabe. Justru dengan rajin mengonsumsi cabe, termasuk cabe jalapeno, dengan jumlah terkontrol; Anda bisa terhindar dari berbagai masalah sakit perut, tidak terkecuali dari gejala sakit maag. 

*** 

Menguntungkan bukan mengonsumsi makanan dengan campuran cabe jalapeno? Anda bisa mendapatkan pedas dan enaknya jenis cabe yang satu ini, sekaligus merengguh manfaatnya yang luar biasa.

5 Alasan Kenapa Harus Minum Infused Water Timun

Timun adalah salah satu jenis buah-buahan yang menyegarkan, karena kandungan airnya yang tinggi. Apalagi jika diolah menjadi minuman es timun. Wah, kesegaran yang nyata sekali, ya! Salah satu variasi minuman dari buah timun yang sering dibuat adalah infused water timun.

Siapa sih yang tidak kenal dengan infused water? Hampir semua orang mengenal jenis minuman ini. Disamping rasanya yang menyegarkan, manfaatnya yang sehat untuk tubuh dan cara membuatnya yang mudah membuat orang tertarik untuk mencobanya. Ini dia, 5 alasan minum infused water timun yang tidak bisa Anda tolak.  

  1. Memelihara kesehatan tulang.

Timun merupakan sumber vitamin K yang berperan penting untuk mencegah penggumpalan darah. Buah timun juga mampu meningkatkan kesehatan tulang, karena mengandung mineral mangan dan silika yang dapat memperkuat tulang dan menurunkan risiko osteoporosis. Maka dari itu, mengonsumsi infused water timun sama artinya dengan Anda peduli terhadap kesehatan tulang Anda.

  • Melindungi kesehatan kulit.

Jangan heran jika Anda banyak menemui produk-produk perawatan kulit yang mengandung ekstrak timun. Ternyata, memang benar bahwa timun dapat merawat kulit cantikmu. Kuncinya adalah hidrasi kulit. Kandungan air yang tinggi di dalam buah timun dapat menghidrasi kulit dengan baik, sehingga kulit terasa lebih lembab, kenyal, dan sehat.

Selain itu, timun memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang membantu mengurangi peradangan pada kulit. Minum infused water timun setiap hari bisa banget loh mencegah munculnya jerawat.

  • Menghilangkan bau nafas.

Sering minder karena bau mulut? Sekarang, Anda tidak perlu khawatir lagi, karena infused water timun bisa menghilangkan bau nafas yang tak segar. Kandungan fitokimia yang ada di dalam buah timun mampu membunuh bakteri yang menyebabkan bau mulut. Selain itu, buah timun juga dapat meningkatkan produksi air liur, sehingga membantu mencegah mulut kering dan menjaga kesegaran nafas Anda.

  • Menekan nafsu makan.

Tidak hanya untuk kesehatan mulut, kulit, dan tulang, ternyata infused water timun dapat membantu menekan nafsu makan. Alhasil, Anda merasa kenyang lebih lama hingga jadwal makan selanjutnya. Ini tentu akan sangat membantu Anda mencegah makan atau ngemil berlebihan.

  • Mengurangi kadar kolesterol.

Infused water timun juga mengandung sterol yang dapat mengeluarkan kelebihan kolesterol dan membantu melancarkan aliran darah. Oleh sebab itu, rutin mengonsumsi timun setiap hari dapat mencegah hipertensi dan penyakit kardiovaskuler lainnya.

Cara membuat infused water timun.

Setelah mengetahui manfaat yang bisa Anda peroleh dari buah timun, sekarang saatnya Anda mencoba membuatnya sendiri di rumah. Berikut resep infused water timun yang menyegarkan.

Bahan:

  • 8 gelas air.
  • 2 buah timun, diiris tipis-tipis.
  • ½ sdt garam.

Cara membuat:

  • Tambahkan irisan timun dan garam ke dalam wadah besar.
  • Tuangkan sekitar 8 gelas air dan aduk secara merata.
  • Tutup wadah dan dinginkan selama minimal 4 jam atau semalaman di lemari es.
  • Sajikan dengan atau tanpa es.

Untuk membuatnya lebih beraroma, Anda bisa menambahkan salah satu bahan di bawah ini ke dalam infused water timun, sekaligus memperkaya manfaatnya.

  • Jeruk lemon.
  • Jeruk nipis.
  • Daun mint.
  • Daun kemangi.
  • Melon.
  • Batang serai.
  • Jahe.
  • Buah beri-berian.
  • Nanas.

Bagaimana, mudah bukan cara membuatnya? Minuman ini dapat Anda nikamti kapan saja dan di mana saja. Segera rasakan kesegaran infused water timun dan ambil manfaatnya untuk tubuh. Keep healthy, GenQ!