Efek Samping Tablet Tambah Darah dan Cara Mengatasinya

Tablet tambah darah adalah tablet yang bisa Anda gunakan untuk mencegah sekaligus mengatasi anemia atau kekurangan darah pada mereka yang rentan terkena penyakit tersebut.

Tablet ini merupakan bagian dari suplemen yang mengandung zat besi, asam folat, vitamin A, vitamin C yang berfungsi menangani anemia pada tubuh Anda.

Keberadaan tablet ini untuk membantu kekurangan akan kebutuhan zat besi dan asam folat yang sangat dibutuhkan bagi tubuh supaya produksi sel darah merah tetap dapat mempunyai jumlah produksi yang melimpah yang berdampak pada lancarnya oksigen dalam tubuh Anda.

Selain itu, tablet juga praktis dikonsumsi hanya dengan minum bersamaan dengan air putih berdasarkan waktu konsumsi dan dosis yang sudah dianjurkan.

Tak hanya itu, tablet ini juga merupakan obat bebas sehingga Anda yang merasa terkena anemia bisa dengan mudah mendapatkan tablet di toko-toko obat dan minimarket tanpa resep dokter, dan harganya terjangkau.

Tablet tambah darah ini juga sangat dibutuhkan bagi ibu hamil dan pada saat Anda mengalami datang bulan. Mengapa?

Karena pada kondisi-kondisi seperti itulah Anda akan banyak mengalami kehilangan darah merah akibat darah diperuntukkan bagi perkembangan janin serta proses menstruasi itu sendiri yang mengeluarkan banyak darah kotor yang tentu saja di dalamnya terdapat darah merah.

Dari sinilah Anda dapat mengalami anemia yang berujung pada fisik yang lemah serta menurunnya semangat yang merupakan permasalahan mental.

Efek samping tablet tambah darah

Meskipun kenyataannya suplemen penambah darah ini memberikan manfaat yang luar biasa bagi tubuh dalam perannya untuk mencegah dan mengatasi anemia, Anda juga tidak boleh melupakan beberapa efek samping yang bisa ditimbulkan.

Beberapa efek samping yang mungkin timbul setelah mengonsumsi adalah Anda akan merasakan mual, mulas, muntah, sembelit, dan diare. Selain itu, tinja menjadi kehitaman.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah efek samping ini sebagai berikut!

Konsultasi terlebih dahulu dengan dokter

Saat Anda ingin mengonsumsi tablet untuk mengatasi anemia Anda, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai risiko dari efek samping yang ditimbulkan.

Pemberian tablet sendiri sebenarnya atas saran dokter ketika dokter melihat kondisi Anda yang tampaknya belum bisa memenuhi kebutuhan harian zat besi dan asam folat dalam menghadapi anemia.

Konsultasi ini perlu walaupun tablet adalah obat bebas yang sebenarnya lebih berfungsi untuk sebagai pereda gejala.

Setelah konsumsi kembalilah berkonsultasi dengan dokter untuk meminta saran apakah Anda sebaiknya melanjutkan konsumsi atau tidak berdasarkan kondisi badan Anda.

Konsumsilah sesuai waktu yang dianjurkan 

Mengonsumsi tablet juga harus sesuai dengan waktu yang sudah dianjurkan yang biasa tertera pada kemasan atau sesuai petunjuk dokter.

Anda bisa mengonsumsi pada malam hari sebelum tidur dan sesudah makan. Konsumsi pada waktu yang sudah dianjurkan akan mencegah Anda terkena mual yang biasanya dikeluhkan, dan memudahkan penyerapan zat besi ke dalam tubuh.

Konsumsi dengan air putih hangat

Mengonsumsi tablet dengan air putih hangat juga dapat meminimalkan efek samping berupa mual karena air putih hangat ini punya sifat yang bisa menetralkan.

Konsumsilah bersama dengan buah dan sayuran

Buah dan sayuran akan mampu penyerapan tablet serta memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan bagi tubuh seperti vitamin C yang dapat memberikan kekebalan tubuh secara alami. Jangan sesekali konsumsi tablet dalam keadaan perut kosong yang berakibat mual dan gangguan pencernaan.

Jangan konsumsi dengan teh, kopi, dan susu

Hindarilah ketiga jenis minuman walaupun rasanya enak dan lezat. Ketiga minuman ini diketahui dapat menghalangi proses penyerapan zat besi dalam darah sehingga fungsi tablet tambah darah tidak berfungsi sama sekali.

Penggunaan Feroglobin Bisa Menghilangkan Kelelahan!

Aktivitas padat disertai pekerjaan yang banyak, pola makan yang tidak teratur asupan nutrisinya, tentu akan membuat tubuh mengalami kelelahan akibat penurunan asupan gizi dengan aktivitas yang tidak seimbang. Untuk itu Anda perlu asupan suplemen Feroglobin. Meski kelelahan bisa diatasi dengan beristirahat, namun jangan biarkan tubuh mengalami kelelahan hingga mencapai kronis atau fatigue (rasa kelelahan yang berat dan tidak bertenaga).

Hal ini akan sangat mengganggu dan menghambat aktivitas sehari-hari. Tubuh yang merasa tidak bertenaga, salah satunya bisa disebabkan oleh adanya defisiensi zat besi yang akhirnya bisa mengalami anemia. Jika ini dibiarkan terus menerus, efeknya akan menjalar dan mengakibatkan kepada hal yang lebih serius pada tubuh. 

Kamu mungkin bisa jadi tidak menyadarinya, tetapi untuk mengetahui apakah kamu mengalami gejala kelelahan yang serius (fatigue) atau tidak bisa ditandai sebagai berikut :

  • Merasa tidak memiliki tenaga
  • Kesulitan dalam berkonsentrasi¬†
  • Terganggunya aktivitas di rumah maupun diluar rumah
  • Merasa mengantuk di siang hari
  • Hilangnya motivasi untuk melakukan kegiatan atau aktivitas
  • Terganggunya suasana hati
  • Lambatnya reaksi akan suatu hal yang terjadi
  • Merasakan kelelahan secara terus menerus meski sudah beristirahat ataupun tidur

Selain aktivitas yang padat, pekerjaan yang banyak, hal-hal diatas bisa juga menjadi pemicu timbulnya kelelahan. Berbagai aktivitas atau pola hidup yang bisa menjadi penyebab utama maupun penyebab pendukung terjadinya kelelahan berarti, seperti:

  • Kurangnya porsi tidur
  • Pola makan tidak sehat
  • Mengonsumsi kafein secara berlebihan
  • Adanya obesitas (kelebihan berat badan)
  • Mengalami jet lag
  • Kurang maupun berlebihnya aktivitas fisik
  • Menghadapi kondisi stres secara emosional seperti, kehilangan seseorang
  • Mengonsumsi alkohol
  • Penggunaan obat-obatan terlarang
  • Kurangnya asupan suplemen Feroglobin.

Kondisi tersebut jika tubuh dibiarkan secara terus menerus mengalaminya maka akan mengakibatkan kepada komplikasi kelelahan yang akan menjalar menjadi gangguan kesehatan yang semakin serius. Komplikasi kelelahan ini bisa disebabkan dari adanya gangguan kesehatan lain dan gaya hidup. Berikut komplikasi yang mungkin terjadi, jika membiarkan kelelahan terjadi secara terus menerus tanpa adanya tindakan:

  1. Mengganggu kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari
  2. Tubuh bisa mengalami gizi buruk akibat hilangnya nafsu makan 
  3. Tubuh mengalami kerentanan adanya trauma fisik dikarenakan tubuh tidak mampu merespon secara maksimal
  4. Kualitas hidup secara umum menjadi menurun
  5. Bisa mengalami depresi
  6. Kualitas hidup memburuk

Kelelahan ini bisa diatasi dengan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter maupun mengonsumsi suplemen. 

Suplemen feroglobin menjadi salah satu pilihan

Feroglobin bisa menjadi salah satu pilihan suplemen yang mampu membantu tubuh terlepas dari mengalami kelelahan. Ketika memiliki aktivitas harian yang padat hingga mengalami kelelahan, tubuh memerlukan suplemen tambahan yang akan bekerja sebagai penyempurna atau tambahan asupan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh dan tidak membiarkan tubuh mengalami kekurangan gizi dalam waktu yang lama.

Selain itu, Feroglobin dapat membantu tubuh memenuhi kebutuhan zat besi yang mungkin menjadi salah satu penyebab terjadinya kelelahan. Terdapat berbagai kandungan didalamnya seperti, Calcium Glycerophosphate 10 mg, Fe 10 mg, Zn 3 mg, Copper 0.2 mg, Folic Acid 50 mcg, Vitamin B12 5 mcg, Vitamin B1 5 mg, Vitamin B2 1 mg, Vitamin B6 1 mg, Lysine Monohydrochloride 20 mg, Niacin 10 mg, Pantothenic Acid 2 mg, Manganese 0.25 mg. 

Kandungan tersebut mampu menunjang kebutuhan nutrisi harian tubuh orang dewasa maupun anak-anak. Penggunaan Feroglobin sirup untuk orang dewasa dengan diminum 2 kali sehari dengan 1 sendok takar sebanyak (5ml). Jika diminum oleh anak-anak usia 3-6 tahun, diminum sebanyak 1 kali sehari dengan 1 sendok takar (5ml). Anak dengan usia 7-12 tahun, diminum 1-2 kali sehari dengan 1 sendok takar sebanyak (5ml). Feroglobin harus diminum sesudah makan utama, untuk menghindari dari timbulnya ggn GI akibat kandungan zat besi yang ada di dalamnya.

Nah, kalau kamu termasuk yang memiliki aktivitas harian yang padat dan sering mengalami kelelahan, jangan biarkan hingga tubuh mengalami komplikasi ya. Cegahlah dengan mengonsumsi suplemen tambahan untuk menjaga dan memenuhi nutrisi tubuh setiap harinya.

Kenapa Suplemen Zat Besi Penting?

Zat besi adalah nutrisi yang memainkan banyak peran penting dalam tubuh Anda, termasuk membuat Anda tetap sehat dan penuh energi. Kadar zat besi yang rendah sering terjadi, dan dapat menyebabkan gejala yang tidak menyenangkan seperti kelelahan, konsentrasi yang buruk, dan serangan penyakit yang sering.

Zat besi merupakan salah satu mineral dalam tubuh manusia. Jika Anda tidak memiliki cukup zat besi, tubuh Anda tidak dapat membuat hemoglobin, dan Anda dapat mengalami anemia. Salah satu cara mengobati anemia adalah dengan suplemen zat besi oral, termasuk pil, kapsul, obat tetes, dan tablet pelepasan yang diperpanjang. Tujuan suplementasi zat besi oral adalah untuk mengobati gejala Anda dengan meningkatkan kadar zat besi dan hemoglobin dalam tubuh Anda.

Faktor-faktor yang dapat menurunkan suplai zat besi tubuh Anda meliputi:

  • Kehilangan darah (disebabkan oleh bisul, beberapa jenis kanker, dan kondisi lainnya; dan, pada wanita, selama periode bulanan)
  • Diet yang tidak mengandung cukup zat besi
  • Peningkatan kebutuhan tubuh akan zat besi (misalnya, pada wanita selama kehamilan).

Selain makan makanan yang kaya zat besi, Anda mungkin harus mengkonsumsi suplemen zat besi oral. Terdapat banyak jenis suplemen zat besi oral, termasuk pil, kapsul, obat tetes, dan tablet pelepasan yang diperpanjang. Tujuan suplementasi zat besi oral adalah untuk mengobati gejala Anda dengan meningkatkan kadar zat besi dan hemoglobin dalam tubuh Anda.

Anda tidak memerlukan resep untuk membeli suplemen zat besi. Jika perlu, berdiskusilah dengan dokter Anda, untuk memilih jenis zat besi mana yang terbaik untuk Anda.

Besi dalam tubuh Anda disebut “besi unsur”. Suplemen zat besi oral mengandung sejumlah zat besi yang berbeda. Saat Anda memilih suplemen, pastikan untuk memeriksa label untuk melihat berapa banyak unsur besi yang dikandungnya; jumlah yang lebih besar berarti lebih banyak zat besi akan diserap oleh tubuh Anda.

Dokter Anda akan memberitahu Anda berapa banyak zat besi yang perlu Anda konsumsi setiap hari. Untuk pengobatan anemia defisiensi besi pada orang dewasa, direkomendasikan 100 sampai 200 mg zat besi elemental per hari. Cara terbaik untuk mengkonsumsi suplemen agar Anda menyerap jumlah zat besi paling banyak adalah dengan meminumnya dalam dua atau lebih dosis di siang hari. Namun, produk besi pelepasan yang diperpanjang dapat diminum sekali sehari.

Harap perhatikan hal-hal berikut ketika mengkonsumsi suplemen zat besi:

  • Meskipun suplemen bekerja paling baik saat perut kosong, Anda mungkin ingin mengkonsumsinya bersama makanan agar tidak mengganggu perut Anda.
  • Anda tidak boleh mengonsumsi suplemen zat besi dengan susu, kafein, antasida, atau suplemen kalsium. Ini dapat menurunkan jumlah zat besi yang diserap.
  • Cobalah mengkonsumsi suplemen zat besi Anda dengan vitamin C (misalnya, segelas jus jeruk) untuk meningkatkan penyerapan.

Vegetarian yang ketat mungkin perlu mengonsumsi zat besi yang lebih tinggi. Perlu diketahui bahwa pada dosis yang tinggi, zat besi dapat bersifat sebagai racun. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai asupan zat besi harian yang Anda butuhkan.