SIDS, Ketahui Hal yang Mengancam Bayi Baru Lahir

SIDS, Ketahui Hal yang Mengancam Bayi Baru Lahir

Sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) merupakan sebuah kondisi ketika bayi baru lahir yang sehat tiba-tiba meninggal, dan tidak ada penjelasan apa yang menjadi penyebab kematian mereka. Bahkan setelah investigasi yang menyeluruh, penjelasan mengenai penyebab kematian bayi mungkin tidak ditemukan. SIDS, juga dikenal dengan sebutan crib death atau kematian di tempat tidur bayi, biasanya terjadi ketika bayi sedang tidur.

Meskipun SIDS dianggap sebagai sebuah kondisi yang langka, ini adalah penyebab utama kematian anak-anak usia 1 bulan hingga 1 tahun. Kondisi ini paling sering terjadi pada usia 2 hingga 4 bulan. Pada tahun 2018, di Amerika Serikat diperkirakan terdapat 1300 bayi yang meninggal akibat SIDS. 

SIDS tidak memiliki gejala apapun yang terlihat. SIDS terjadi secara mendadak dan tidak disangka-sangka pada bayi baru lahir yang terlihat sehat. Penyebab SIDS tidak diketahui, namun para ilmuwan sedang mencari tahu beberapa potensi penyebab. Beberapa kemungkinan yang sedang diinvestigasi meliputi sebuah bentuk apnea (periode berhenti bernapas saat tidur) dan ketidaknormalan pada otak di daerah yang mengatur pernapasan. Meskipun penyebab masih belum diketahui, SIDS memiliki beberapa faktor risiko. Kebanyakan dari faktor risiko berikut ini dapat dihindari, sehingga sangat penting bagi orang tua yang memiliki bayi baru lahir untuk memahami dan menyadarinya. 

Beberapa faktor risiko tersebut di antaranya:

  • bayi berbaring dengan tengkurap atau pada satu sisi sebelum usia 1 tahun
  • cacat otak
  • infeksi pernapasan
  • berat badan tubuh yang rendah
  • lahir prematur
  • memiliki riwayat keluarga yang menderita SIDS 
  • asap rokok atau ibu yang merokok pada saat hamil, 
  • ras (keturunan Afrika dan suku Indian memiliki dua kali kemungkinan meninggal akibat SIDS dibandingkan dengan ras lain)
  • jenis kelamin (laki-laki memiliki risiko yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan)
  • ibu muda (di bawah usia 20 tahun)
  • kepanasan
  • tidur bersama orang tua
  • tempat tidur bayi yang tidak aman
  • matras tidur yang terlalu lembut
  • tempat tidur bayi yang mengandung benda-benda lunak
  • tidak menyusu
  • tidak menggunakan empeng saat tidur

Menghindari faktor risiko tersebut di atas dapat mengurangi risiko bayi baru lahir meninggal akibat SIDS. 

Mengingat SIDS tidak diketahui penyebabnya, sulit untuk mencegah kondisi ini. Namun, SIDS memiliki banyak faktor risiko. Meskipun beberapa risiko tidak dapat dihindari, kebanyakan dapat dikurangi ataupun dihindari sepenuhnya. Faktor risiko paling kritis adalah menempatkan bayi usia di bawah 1 tahun tidur telungkup. Itulah sebabnya cara terbaik yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko SIDS adalah membaringkan bayi dengan menghadap ke atas saat ia tidur siang ataupun di malam hari. 

Langkah berikutnya dalam pencegahan SIDS pada bayi baru lahir adalah memberikannya empeng saat ia tidur meskipun pada akhirnya empeng akan terlepas dari dalam mulut bayi. Namun, hanya gunakan empeng dan jangan gunakan tali untuk mengikatkannya di baju, selimut, atau bahkan mainan bayi. Jika Anda sedang menyusui, tunggu bayi hingga ia bisa makan sebelum menggunakan empeng. Hal ini biasanya membutuhkan waktu satu bulan atau lebih. 

Cara lain dalam mengurangi risiko SIDS pada bayi baru lahir di antaranya adalah tidak merokok, minum alkohol, atau menggunakan obat-obatan terlarang pada masa kehamilan atau setelah persalinan; jangan membiarkan orang lain merokok di rumah atau di sekitar bayi Anda; tidur di ruang yang sama dengan bayi (namun tidak di tempat tidur yang sama), dan jauhkan mainan, selimut, dan bantal dari tempat tidur bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *