Rekomendasi Nipple Shield yang Bisa Jadi Pertimbangan Anda!

Rekomendasi Nipple Shield yang Bisa Jadi Pertimbangan Anda!

Jika Anda memiliki puting yang datar tentunya akan mengalami masalah dalam menyusui si kecil, akan tetapi Anda tidak perlu khawatir. Kondisi ini bisa diatasi dengan menggunakan nipple shield. Penggunaan atau pemakaian dari nipple shield memang diperlukan bagi Anda yang memiliki kendala dalam menyusui buah hati.

Meski begitu, Anda perlu berhati – hati karena banyak sekali ditemukan nipple shield yang palsu dan tidak berkualitas di pasaran. Jika ingin memastikan keamanan dan kualitasnya, Anda bisa berdiskusi dengan dokter untuk menggunakan nipple shield yang seperti apa.

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang nipple shield sebelum menggunakannya sebagai alat bantu untuk memberikan ASI untuk si kecil.

  1. Pilih nipple shield yang sesuai dengan ukuran putting

Pilihlah ukuran yang sesuai dengan puting Anda agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Pemilihan ukuran nipple shield yang salah akan menambah masalah baru bagi Anda seperti puting menjadi terluka atau lecet hingga bayi yang tidak dapat menjangkau nipple shield.

  1. Simpan di tempat yang kering

Hindari menyimpan nipple shield di tempat yang lembap karena dapat meningkatkan risiko ditumbuhi jamur. Anda juga perlu memerhatikan tata cara penyimpanan nipple shield yang tepat seperti jauhkan dari paparan matahari langsung. Setelah dibersihkan, simpanlah nipple shield pada wadah yang tertutup agar kondisinya tetap steril. 

  1. Jangan menggunting ujung silikon nipple shield

Hindari menggunting ujung silikon nipple shield yang sudah digunakan. Anda mungkin beranggapan jika menggunting ujung dari nipple shield akan memudahkan aliran ASI dari payudara kepada si kecil. Tetapi faktanya adalah jika Anda mengguntingnya akan membahayakan ibu dan bayi karena aliran ASI menjadi tidak terkontrol dan bisa menyebabkan si kecil tersedak.

Rekomendasi nipple shield untuk busui

Berikut ini beberapa rekomendasi nipple shield yang menjadi pilihan Anda agar terhindar dari pemalsuan produk dan terjaga kualitasnya yang sesuai dengan rekomendasi dari beberapa dokter anak.

  1. Nipple Shield Silicone Pigeon

Nipple shield silicone Pigeon terbuat dari karet silikon yang memiliki permukaan lembut dan lentur. Hal ini tentunya menjadi pilihan yang tepat bila Anda mengalami masalah dengan menyusui karena puting yang datar. Bentuk dari produk ini dapat menyesuaikan dengan ukuran puting sehingga memungkinkan bayi mendapat kontak langsung dengan kulit ibu. Selain itu, bentuk dari nipple shield silicone pigeon menyerupai bentuk puting ibu sehingga tidak akan membuat bayi bingung.

  1. Nipple Shield Dr Brown

Nipple shield Dr Brown yang merupakan pelindung puting dari USA adalah BPA free sehingga aman bagi kesehatan si kecil. Bahan silikon yang digunakan pun memiliki tekstur yang lembut dan cukup elastis sehingga sangat membantu Anda yang memiliki puting datar. Tidak hanya itu, ketebalan silikon yang sangat tipis akan membuat bayi tetap terasa nyaman dan banyaknya lubang yang terdapat pada produk ini akan membuat permukaan puting tetap terasa lembap.

  1. Philips Avent Nipple Protector

Sama seperti produk sebelumnya yang BPA free, Philips Avent Nipple Protector memiliki bahan silikon ultra halus yang tidak memiliki bau sehingga si kecil tetap bisa merasakan dan mencium kulit ibu. Hal ini akan memudahkan bayi untuk beradaptasi kembali saat Anda sudah tidak menggunakan nipple shield.

  1. MAM Nipple Shield

Nipple shield MAM memiliki fungsi melindungi puting Anda agar terhindar dari lecet terutama bila si kecil sudah mulai tumbuh gigi. Produk ini terbuat dari bahan yang sangat baik dan halus sehingga sangat aman digunakan oleh si kecil. Kelebihan lainnya adalah NAM nipple shield juga menyediakan wadah penyimpanannya sehingga menjadi lebih praktis dan kondisi nipple shield tetap steril.Itulah hal yang perlu Anda ketahui dan beberapa rekomendasi tentang nipple shield. Anda bisa membelinya di apotek terdekat atau pun di aplikasi kesehatan seperti SehatQ. Jika Anda masih ragu, bisa didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter dan suami Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *