Cara Efektif Mengatasi Perut Kembung agar Tak Jadi Masalah Berkelanjutan

Permasalahan seputar perut kembung sudah bukan hal yang asing lagi bagi orang Indonesia. Masalah perut kembung sudah umum di masyarakat. Walaupun kedengarannya sepele, namun permasalahan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Tenang! Tidak perlu sampai ke dokter apabila masalah ini berlangsung dalam sehari saja. Ada cara-cara alami yang efektif untuk mengatasi perut kembung lho. Yuk, simak penjelasannya berikut!

  1. Kurangi konsumsi makanan yang meningkatkan kadar gas dalam lambung, seperti kacang-kacangan, kol, bawang, brokoli, kembang kol, jamur, atau makanan yang terbuat dari gandum utuh. 
  2. Hindari makanan berlemak. Lambung memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan berlemak. Ketika proses pencernaan, makanan berlemak akan berada lebih lama di dalam lambung dan mengakibatkan meningkatnya produksi gas dalam lambung.
  3. Hindari makanan berserat tinggi. Makanan-makanan dengan serat yang tinggi, pada umumnya memiliki kandungan gas yang relatif besar. 
  4. Kentut dan sendawa. Ketika perut kembung sedang melanda, jangan ragu untuk membuang bersendawa atau kentut. Kedua cara ini dapat mengeluarkan gas berlebih yang terperangkan terperangkap dalam lambung.
  5. Jangan tunda dan menahan hasrat untuk buang air. Siapa sangka bahwa kebiasaan menunda atau menahan buang air dapat mengganggu kinerja usus besar? Dengan tidak menahan dan menunda untuk buang air, usus besar dapat bekerja secara optimal sehingga, mampu membuang gas lebih cepat.
  6. Minum teh. Proses pembuangan gas yang tertumpuk dalam lambung dapat dilakukan dengan minum teh, khususnya yang terbuat dari jahe, peppermint, dan kembang lawang.
  7. Cobalah untuk mengompres perut dengan handuk hangat atau bantal pemanas. Hal ini dilakukan agar otot-otot di saluran pencernaan menjadi lebih rileks.
  8. Olahraga ringan rutin. Berolahraga secara rutin dapat membantu untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat penumpukan gas di lambung. Aktivitas olahraga secara rutin dapat membantu pencernaan kamu kok.
  9. Tarik napas secara teratur dengan menggunakan diafragma.
  10. Memijat perut secara perlahan ternyata dapat mengurangi rasa kembung, lho. Walaupun begitu, apabila sedang mengandung, lakukanlah secara hati-hati, ya.
  11. Buang kebiasaan makan sambil bicara. Kebiasaan berbicara ketika sedang makan ternyata dapat membawa masuk banyak gas ikut masuk ke dalam lambung.
  12. Konsumsi probiotik secara rutin. Minuman probiotik mengandung bakteri baik yang bermanfaat untuk melancarkan saluran pencernaan, seperti yogurt, tempe, kefir, dan kimchi.
  13. Konsumsi rempah-rempah, seperti jahe, daun basil, atau jintan dapat mengatasi perut kembung secara alami.
  14. Hindari makanan yang mengandung garam berlebih. Konsumsi makanan asin dan gurih ternyata merupakan salah satu faktor penyebab perut kembung. Hal ini terjadi karena sodium yang ada di dalam garam memaksa tubuh untuk menahan air secara berlebihan.
  15. Batasi kebiasaan mengunyah permen karet. Ketika mengunyah permen, secara tidak sadar kita mengonsumsi gula dan menelan udara pada saat yang bersamaan.
  16. Hindari minum soda. Kandungan karbon dioksida, gila, dan pemanis buatan lainnya, yang terkandung dalam minuman bersoda akan mengisi perut kita penuh dengan gas.
  17. Perhatikan porsi makan. Makan dengan porsi yang terlalu besar akan membuat kita merasa cepat kembung. Menyiasati porsi makan dengan mengatur porsi menjadi lebih kecil, namun dalam jeda waktu lebih sering, dianggap sebagai alternatif yang baik untuk mengurangi dan mencegah perut kembung.

Nah, apabila cara-cara di atas tidak berhasil dalam mengatasi perut kembung yang kamu alami, maka sudah sebaiknya untuk konsultasikan masalah tersebut dengan dokter.

Pertimbangkan Bahaya Pemakaian Tisu Magic Sebelum Menggunakannya

Alat bantu dalam berhubungan seks yang satu ini, cukup umum digunakan oleh banyak pria. Walaupun begitu, bahaya dari pemakaian tisu magic juga tidak dapat terhindarkan. Tidak sulit untuk mendapatkan tisu magic. Benda yang satu ini dapat ditemukan dengan mudah, seperti di minimarket terdekat dan bahkan dijual secara bebas di internet. Tisu magic dianggap sebagai obat kuat dan penolong kaum adam agar dapat tampil maksimal di ranjang bersama pasangan. Namun, tahukah Anda bahwa tisu magic ini memiliki efek samping bagi para pria? Akan lebih baik, apabila Anda menyadari bahaya dari pemakaian tisu magic sebelum akhirnya memutuskan untuk menggunakannya. Beberapa efek samping pemakaian tisu magic:

  • Merusak pembuluh darah penis

Pada dasarnya, pembuluh darah di penis akan merespons setiap rangsangan yang diberikan. Ketika seseorang menggunakan tisu magic dan zat kimia dalam tisu tersebut memengaruhi mekanisme ini, maka terdapat kemungkinan bahwa pembuluh darah membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons rangsangan dan ia tidak akan bekerja secara optimal.

  • Iritasi pada kulit penis

Dapat dipastikan bahwa tisu magic yang beredar mengandung zat-zat kimia, seperti benzocaine dan lidocaine yang umumnya digunakan sebagai obat bius untuk operasi. Selain itu, tisu magic juga mengandung alkohol di dalamnya. Komposisi bahan-bahan tersebut berpeluang menimbulkan reaksi pada kulit penis, seperti iritasi, ruam, dan gatal.

  • Gangguan regenerasi sel

Penggunaan tisu magic yang terlalu sering akan menghambat proses regenerasi sel kulit. Proses regenerasi kulit ini pada dasarnya terjadi secara alami, namun zat-zat kimia dalam tisu magic mengganggu proses tersebut.

  • Rendahnya tingkatan kepekaan dan sensitivitas

Tujuan awal dari penggunaan tisu magic adalah untuk meningkatkan gairah seksual dan performa pria saat berhubungan seksual. Namun, sifat tisu magic justru membuat penis mati rasa dan berisiko mengurangi kepekaan dan sensitivitas organ intim.

  • Turunnya gairah seksual

Rasa tidak puas akan performa dalam berhubungan seksual dapat disebabkan karena pemakaian tisu magic. Hal ini terjadi karena penis tidak dapat bekerja secara optimal seperti yang diharapkan, sehingga performa di ranjang tidak maksimal.

  • Hilangnya kepercayaan diri

Bukan hanya secara fisik, ternyata tisu magic memiliki efek samping terhadap kondisi psikologis. Pria memiliki peluang untuk kehilangan kepercayaan diri ketika tidak dapat tampil maksimal saat berhubungan intim. Hal ini kemudian akan berdampak terhadap beban pikiran yang akhirnya memicu stres.

Kepuasaan maksimal dalam hubungan intim yang ideal adalah ketika pasangan dapat mengkomunikasikan segala hal tanpa adanya rahasia. Cobalah untuk saling terbuka dan mentolerir kemauan dari Anda atau pun pasangan, sehingga tujuan tersebut dapat tercapai. Tidak ada larangan untuk memakai tisu magic ketika berhubungan intim. Namun, akan lebih baik apabila Anda dapat mencermati dengan seksama risiko yang dapat timbul atas keputusan tersebut.

Plasenta Letak Rendah yang Berisiko Sebabkan Pendarahan pada Calon Ibu

Asupan nutrisi dan oksigen untuk janin ketika dalam kandungan dikirimkan melalui plasenta. Di kehidupan sehari-hari, plasenta dikenal sebagai ari-ari. Organ yang terbentuk cakram ini menempel pada dinding rahim dan akan terputus, lalu keluar mengikuti janin yang baru lahir.

Letak plasenta pada dasarnya berpindah-pindah, seiring dengan pertambahan usia kehamilan. Normalnya, plasenta akan berada di bagian atas rahim ketika usia kehamilan memasuki trimester ketiga. Kondisi ini diperlukan untuk membuka jalan bagi janin agar mudah dilahirkan. Namun, terdapat juga peluang terjadinya kelainan, seperti plasenta letak rendah. Kelainan ini akan menyebabkan tertutupnya sebagian atau seluruh jalan lahir dan keluarnya janin, karena plasenta menempel di bagian rahim. Plasenta letak rendah ini dikenal dengan plasenta previa.

Efek dan risiko dari plasenta letak rendah

Dikarenakan posisi plasenta berada di bagian bawah rahim dan menyebabkan jalan keluarnya janin tertutup, kondisi ini berpeluang menyebabkan perdarahan berat, saat persalinan berlangsung ataupun sebelum persalinan. Perdarahan dari vagina ini dapat membahayakan nyawa ibu dan juga janin.

Ibu hamil dengan plasenta letak rendah juga berisiko untuk mengalami plasenta akreta, yang mana posisi plasenta akan menempel pada dinding rahim dan tidak dapat terlepas, walaupun telah melahirkan. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan hebat yang berisiko tinggi.

Kondisi plasenta letak rendah ini terjadi pada 1 dari 200 kehamilan. Di awal proses persalinan, serviks atau leher rahim akan membuka, sehingga janin dapat keluar. Namun, jika plasenta berada di bagian bawah rahim dan menempel pada jalan lahir tersebut, pembuluh darah yang menghubungkan plasenta dengan rahim akan robek, sehingga menghasilkan perdarahan yang hebat.

Bagaimana cara untuk mengetahui dan mengatasi plasenta letak rendah?

Pemeriksaan USG secara rutin dapat mendeteksi plasenta letak rendah. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk menjadwalkan pemeriksaan dan konsultasi rutin ini.

Jika ditemukan plasenta letak rendah pada trimester pertama dan kedua, umumnya dokter akan melakukan pengamatan dilanjut dengan pemeriksaan ulang pada trimester ketiga, apakah posisi plasenta berubah atau tidak. Selanjutnya, dokter akan menentukan prosedur persalinan yang tepat bagi kondisi kandungan Anda.

Ada beberapa kasus plasenta previa, yang mana gejala yang terjadi adanya perdarahan dari vagina pada trimester kedua kehamilan yang tidak disadari oleh sang ibu. Namun, beberapa kasus lainnya tidak terlihat gejala perdarahan sama sekali.

Penanganan plasenta rendah dilakukan dengan menyesuaikan kondisi tertentu, seperti usia kehamilan, kondisi janin dan posisi plasenta dan bayi, hingga jumlah perdarahan yang dialami sang ibu. Apabila terjadi perdarahan ringan, sang ibu akan dianjurkan untuk istirahat di rumah. Namun, apabila terjadi perdarahan berat, dokter akan memberikan transfusi darah dan obat pencegah kelahiran prematur. Pada kondisi ini, calon ibu juga akan dirawat di rumah sakit agar mendapatkan perawatan yang optimal.

Kasus plasenta letak rendah yang mengakibatkan perdarahan berat, membutuhkan penanganan dengan operasi caesar. Penanganan ini dilakukan apabila bayi sudah memasuki usia minimal 37 minggu. Namun, apabila usia kandungan belum mencapai 37 minggu, dokter akan memberikan suntikan kortikosteroid yang berfungsi mempercepat pematangan paru-paru pada janin.