Inilah Obat Alergi Alami yang Mudah Didapatkan

Obat alergi alami tidak bisa menggantikan peran pengobatan medis.

Rasa gatal yang muncul di permukaan kulit bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan tak jarang kondisi ini menyakitkan. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi kondisi ini, salah satunya karena reaksi alergi, pada saat gatal menyerang seseorang otomatis akan menggaruk permukaan kulit untuk meredakannya atau juga bisa menggunakan obat alergi.

Menggaruk kulit karena munculnya rasa gatal hanya akan membuat parah kondisi, untuk mengobati kondisi ini biasanya dapat dengan mengonsumsi obat-obatan. Perlu diketahui bahwa sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi gatal pada permukaan kulit adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan alami atau yang mudah didapatkan.

Obat Alergi Alami

  • Madu

Berawal dari sebuah teori populer yang menyebut bahwa mengonsumsi madu yang diproduksi secara lokal saat terkena alergi bisa menurunkan reaksi yang timbul. Sering mengonsumsi madu ini, reaksi alergi yang muncul dari waktu ke waktu akan berangsur membaik.

  • Minyak Kayu Putih

Gunakan minyak kayu putih, cara ini ampuh untuk mengatasi alergi pada kulit dan juga sebagai agen antimikroba. Cara yang harus dilakukan adalah menambahkan cairan minyak kayu putih ke dalam air dan balurkan ke bagian yang terkena alergi.

  • Oatmeal

Berbagai sifat aktif biologis, oatmeal termasuk komponen antioksidan dan anti-inflamasi, semua kandungan ini bisa membantu meredakan gatal akibat reaksi alergi yang terjadi pada kulit. Cara penggunaannya, hancurkan oatmeal dan campur ke dalam air panas lalu aduk sampai rata, setelah itu balurkan pada bagian kulit yang terkena alergi.

  • Soda Kue

Soda kue bisa dijadikan sebagai bahan untuk mengatasi ketidakseimbangan pH kulit dan berfungsi sebagai anti inflamasi dalam mengatasi alergi kulit. Cara yang dilakukan cukup mudah, campurkan soda kue dengan air panas, setelah itu aduk hingga berbentuk pasta lalu balurkan pada kulit yang mengalami alergi.

  • Lidah Buaya

Tanaman ini memiliki banyak khasiat, salah satunya untuk mengobati alergi yang dialami seseorang terhadap kulitnya. Lidah buaya memiliki sifat asli yang mampu mengatasi kulit hingga membuatnya kemerahan dan bisa untuk menghilangkan rasa gatal. Cara yang dilakukan cukup mudah, yakni tinggal mengoleskan gel lidah buaya secara langsung di area alergi.

  • Mentimun

Jenis sayuran ini merupakan obat alami selanjutnya yang bisa dipakai atau digunakan untuk mengobati alergi pada kulit. Mentimun memiliki kandungan astringent yang bisa digunakan untuk meredakan ruam merah dan gatal pada kulit. Cara yang harus dilakukan adalah oleskan potongan mentimun pada kulit yang terkena alergi.

  • Es Batu

Meskipun terlihat sepele untuk sebagian orang, es batu juga merupakan obat alami untuk alergi yang bisa diandalkan. Cara yang harus dilakukan cukup mudah, hanya mengoleskan es batu pada kulit atau area yang terasa gatal secara berulang hingga rasa gatal secara perlahan mulai hilang.

  • Konsumsi Banyak Air Putih

Munculnya gatal pada area kulit juga dipengaruhi karena tubuh kekurangan cairan alias dehidrasi, hal inilah yang membuat mengonsumsi air putih dengan banyak bisa dijadikan sebagai obat alergi alami. Banyak mengonsumsi air putih karena bisa membantu dehidrasi kulit, sehingga seseorang juga akan terhindar dari gatal-gatal atau masalah kulit lainnya.

Meski demikian, bahan alami sebaiknya hanya digunakan sebagai pertolongan pertama saja, jika gatal tak kunjung mereda baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter. Anjuran dokter akan sangat penting agar seseorang bisa sembuh dari alergi yang menyerang kulit seseorang.

Jenis-Jenis Olahraga Air yang Memiliki Banyak Manfaat

Saat membahas tentang olahraga air, pasti hal pertama yang terlintas di pikiran Anda adalah berenang. Padahal, olahraga air tidah hanya berenang, lho! Ada beberapa jenis olahraga akuatik lainnya yang sama-sama memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Seperti yang kita tahu, olahraga iar pada umumnya mampu menguatkan otot tubuh Anda, mengingat air dapat bertindak seperti penahan alami. Dengan melakukan olahraga air Anda juga bisa meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi stress, dan meningkatkan stamina Anda.

Jenis-jenis olahraga air yang patut Anda coba

Jika Anda sedang mencari kegiatan untuk memperbanyak gerak, olahraga air bisa jadi salah satu pilihan. Berikut beberapa olahraga air yang bisa Anda coba selain berenang.

1. Snorkeling dan scuba diving

Bila Anda merencanakan berlibur ke pantai, sempatkan untuk melakukan snorkeling atau scuba diving. Kedua olahraga air ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, terutama menyehatkan jantung dan menurunkan risiko Anda terkena penyakit yang berhubungan dengan jantung.

Meski demikian, scuba diving sebaiknya hanya dilakukan jika Anda sudah berpengalaman atau didampingi instruktur. Pasalnya, olahraga air yang satu ini memiliki risiko yang cukup fatal, terutama jika Anda memiliki kelainan jantung.

Kondisi yang mungkin terjadi adalah bradiaritmia (detak jantung yang sangat pelan dan tidak beraturan) maupun takiaritmia (detak jantung yang sangat kencang dan tidak beraturan). Kondisi ini juga bisa mengakibatkan kematian mendadak.

2. Surfing atau berselancar

Surfing melibatkan gerakan dasar, seperti mengayuh dan berselancar. Oleh karena itu, olahraga air yang satu ini memiliki manfaat bagi kesehatan, seperti menyehatkan sistem kardiovaskuler, melatih kekuatan bahu dan tulang belakang (dari mengayuh), serta menguatkan tubuh bagian bawah (ketika berselancar).

Sayangnya, olahraga ini mewajibkan Anda untuk bisa berenang dan mempelajari teknik surfing yang butuh latihan. Namun jika Anda menyukai tantangan, tidak ada salahnya Anda mencoba surfing di bawah arahan seorang instruktur.

3. Kayak

Menyusuri sungai dari atas kayak atau kano juga bisa dikategorikan sebagai olahraga air yang bersifat rekreasional.

Menaiki kayak atau kano melibatkan gerakan mengayuh, yang dapat meningkatkan kemampuan kardiovaskuler, kekuatan otot, tulang belakang, tangan, bahu, dada, serta otot pada tubuh bagian atas pada umumnya.

4. Polo air

Jika Anda sedang mencari olahraga air yang mengombinasikan kerja tim dan strategi sekaligus ingin mendapatkan manfaat dari berenang, polo air adalah jawabannya. Secara fisik, olahraga air ini dapat meningkatkan stamina dan tenaga, membentuk badan, menguatkan tubuh bagian bawah, menurunkan berat badan, serta tidak membebani persendian.

Tidak hanya itu, polo air juga bisa meningkatkan kekompakkan antara Anda dan teman-teman, serta mengembangkan kemampuan Anda dalam memecahkan masalah. Olahraga polo air juga dapat dilakukan di kolam renang di fasilitas olahraga terdekat.

Selain empat olahraga air di atas, Anda juga dapat melakukan olahraga lain yang lebih kekinian. Olahraga tersebut, seperti flyboarding, wakeboarding, waterskiing, maupun windsurfing. Namun, jika Anda bukan tipe orang yang senang dengan olahraga air yang menantang adrenalin atau membutuhkan stamina berlebih, ada beberapa gerakan sederhana yang dapat Anda lakukan di kolam renang. Meski sederhana, gerakan ini juga memiliki banyak manfaat yang sama dengan melakukan olahraga air lainnya.

Prosedur Bilas Lambung, Tujuan, hingga Risikonya

Bilas lambung (gastric lavage) adalah prosedur yang dilakukan oleh dokter untuk mengosongkan dan membersihkan isi perut dengan cepat selama keadaan darurat. Kondisi darurat yang dimaksud biasanya dikarenakan adanya keracunan obat.

Tindakan ini untuk mengosongkan lambung dari zat-zat berbahaya. Angka keberhasilannya akan tinggi bila dilakukan dalam empat jam setelah zat beracun tersebut tertelan. Jika prosedur ini dilakukan setelah zat beracun bekerja lebih jauh ke saluran pencernaan, prosedur bilas lambung tidak akan berhasil menghilangkannya.

Tujuan Dilakukan Bilas Lambung

Bilas lambung atau disebut juga stomach pumping merupakan prosedur kegawatdaruratan  medis bila terjadi keracunan atau overdosis pil.

Pengisapan lambung ini dapat membantu menjaga perut Anda kosong saat proses penyembuhan. Dalam kondisi tersebut, Anda tidak akan makan makanan padat, melainkan hanya berupa cairan encer yang dimasukkan ke dalam perut.

Tujuan dari dilakukannya bilas lambung antara lain:

  • Mengambil sampel asam lambung untuk dilakukan analisis lebih lanjut
  • Mengempiskan lambung ketika pemasangan ventilator
  • Membersihkan lambung apabila pasien mengalami muntah darah selama dilakukan pemeriksaan endoskopi saluran cerna atas
  • Membersihkan dan mengosongkan lambung dari zat beracun saat keracunan obat
  • Menyedot darah apabila terjadinya pendarahan di lambung
  • Mengurangi tekanan di dalam usus saat terjadi penyumbatan usus
  • Untuk melakukan operasi dengan aman dan membatasi risiko pneumonia aspirasi
  • Dilakukan setelah seseorang menjalani operasi gastrektomi atau pengangkatan sebagian atau seluruh lambung

Prosedur Bilas Lambung

Sebelum melakukan prosedur bilas lambung, dokter akan memberikan Anda obat untuk membuat tenggorokan kebas agar mengurangi efek iritasi dan kemungkinan tersedak.

Tabung yang akan dimasukkan dalam mulut atau hidung dilumasi dulu. Pemasangannya dilakukan melalui kerongkongan ke bagian perut.  Dokter juga akan menyemprotkan air berupa larutan garam ke dalam tabung untuk melindungi terjadi ketidakseimbangan elektrolit ketika dokter mengeluarkan cairan dari perut. Baru setelah itu dilakukan mengosongan isi perut.

Risiko dari Bilas Lambung

Prosedur bilas lambung tentu saja terasa tidak nyaman. Saat memasukkan tabung, Anda mungkin akan merasa tersedak. Kemudian, tenggorokan menjadi iritasi.

Prosedur bilas lambung ini juga dapat menimbulkan risiko yang lebih serius, biasanya adalah pneumonia aspirasi.

Hal ini bisa terjadi saat sebagian isi perut masuk ke saluran udara atau paru-paru. Jika tidak diobati, pneumonia aspirasi ini akan berpotensi menyebabkan paru-paru menjadi bengkak, pneumonia bakteri atau abses paru-paru.

Berikut gejala-gejala jika terjadi pneumonia aspirasi:

  • Terasa nyeri dada
  • Mengi
  • Warna kebiruan pada kulit
  • Batuk berdahak
  • Demam
  • Kelelahan

Risiko lain dari bilas lambung dapat berupa:

  • Terjadi kejang pita suara (spasme)
  • Tabung masuk ke saluran pernapasan, bukan kerongkongan
  • Isi perut semakin terdorong ke dalam usus
  • Tabung menusuk lubang kerongkongan
  • Mengalami pendarahan ringan

Persiapan Sebelum Bilas Lambung

Risiko-risiko yang terjadi akibat bilas lambung bisa Anda konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. Nanti dokter akan membantu Anda memahami potensi risiko dan manfaatnya secara lebih detail.

Persiapan khusus sebelum melakukan tindakan bilas lambung sebenarnya tidak ada, sebab ini merupakan tindakan emergensi karena adanya zat beracun.

Tetapi jika bilas lambung dilakukan guna untuk tujuan lain bukan kondisi darurat yang perlu tindakan cepat, maka ada beberapa persiapan yang dapat diperlukan, yaitu:

  • Menjalani pemeriksaan medis
  • Menginformasikan pada dokter apabila pasien mengalami penyakit tertentu
  • Menginformasikan pada dokter mengenai obat rutin yang dikonsumsi
  • Berpuasa sebelum prosedur bilas lambung dilakukan

Mengenal tentang Kejang Parsial dan Gejalanya

Kejang parsial dapat berdampak pada bagian tubuh tertentu atau satu sisi tubuh saja. Tetapi kejang ini terkadang dapat berubah menjadi kejang yang menyeluruh. Kejang parsial adalah kejang yang berdampak hanya pada satu area otak dan kejang timbul akibat aktivitas listrik otak yang tidak normal.

Kajang yang disebut sebagai kejang fokal ini juga sering terjadi pada orang dewasa dengan epilepsi. Bentuk kejang yang muncul bergantung pada bagian otak yang terkena. Gejalanya bisa berupa gerakan motorik atau terasa sebagai sensasi pada panca indra.

Selain itu, terdapat dua tipe kejang parsial yaitu kejang parsial sederhana dan kompleks. Pada kejang parsial sederhana, tidak terjadi kehilangan kesadaran. Sedangkan pada kejang parsial kompleks, kejang disertai dengan hilangnya kesadaran. Pasalnya, aktivitas listrik yang tidak normal mengenai kedua sisi otak.

Gejala kejang parsial

Gejala parsial bergantung pada bagian otak yang terkena. Kejang ini dapat terjadi pada satu bagian tubuh saja atau satu sisi tubuh. Berikut gejala umum yang biasa terjadi pada penderitanya:

  • Mata bergerak ke satu sisi secara berulang-ulang
  • Penglihatan mata berkurang sebelah
  • Kesulitan berbicara
  • Mulut berkedut
  • Merasa ada sesuatu yang merayap di kulit
  • Berkeringat, merasa gelisah atau panik
  • Penurunan atensi
  • Satu sisi tubuh sulit digerakkan.

Sedangkan berdasarkan kategorinya kejang parsial dapat berdampak pada empat aspek, yaitu motorik, sensorik, psikis, dan autonomik, berikut penjelasannya:

  • Dampak motorik

Pada kejang parsial motorik, penderitanya akan kehilangan kendali atas gerak ototnya. Misalnya pada otot wajah, tangan, kaki, atau bagian tubuh lainnya.

  • Dampak sensorik

Kejang sensorik berdampak pada indera penglihatan, pendengaran, atau penciuman. Contohnya, penderitanya akan merasa mendengar suara atau mencium bau yang sebenarnya tidak ada.

  • Dampak autonomik

Dampak automik berpengaruh pada fungsi tubuh yang di luar kendali, seperti tekanan darah, denyut jantung, atau gerak usus.

  • Dampak psikis

Kejang tidak hanya ditandai dengan gejala gangguan pada gerak otot, tetapi juga dapat berupa perubahan perasaan. Seperti, muncul rasa ketakutan, panik, atau dejavu.

Kejang parsial umumnya berlangsung sekitar 1-2 menit saja. Setelahnya, penderita kejang ini bisa merasa bingung atau sulit berpikir jernih. Selain itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis kejang parsial.

Perbedaan Kualitas Sperma Beku dan Sperma Tak Beku

Ditemukan oleh para ilmuwan dari Chile bahwa telah berhasil melakukan teknik terbaru untuk membekukan sperma secara cepat. Dinamai sebagai metode vitrifikasi, merupakan teknik pembekuan sperma yang ditemukan. Dengan teknik ini para pria yang memiliki jumlah sperma sedikit atau pengidap penyakit HIV positif diklaim dapat memiliki keturunan.

Apabila dibekukan secara cepat, maka kemampuan sperma untuk berenang menuju sel telur dapat menjadi lebih efisien. Ketimbang teknik pembekuan konvensional, dengan teknik yang saat ini banyak dipakai kemampuan aktivitas sperma hanya bisa dipertahankan 30 hingga 40 persen. Sementara itu, ketika menggunakan metode vetrifikasi aktivitas bisa meningkat menjadi 80 persen.

Pembekuan Sperma

Pria yang mengawetkan sperma memiliki beragam alasan dan sudah barang tentu merupakan keputusan yang benar-benar sangat matang. Beberapa di antaranya sengaja mendonorkan sperma yang dimiliki atau untuk mengantisipasi nantinya suatu saat testis yang dimiliki tiba-tiba berhenti dalam memproduksi sperma.

Meski demikian, kualitas sperma beku tentu saja diragukan karena dikhawatirkan bisa rusak ketika disimpan. Kualitas sperma beku jika dicairkan dengan baik tidak ada bedanya, kualitas yang dimiliki akan tetap sama saja. Asalkan sperma tersebut disimpan pada suhu -120 derajat celcius dan terlindungi dengan baik serta dicarikan secara baik pula.

Sperma yang disimpan dengan baik bisa bertahan dengan lama, bahkan hingga berpuluh-puluh tahun. Perlu diketahui bahwa pembekuan terhadap sperma ini juga kerap dilakukan bagi mereka yang hendak menjalani terapi pengobatan dengan radiasi dan secara kebetulan belum menikah, upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi jika pasca terapi kualitas sperma menurun.

Sementara itu sperma yang masih segar pasti lebih bagus terlebih untuk pembuahan alami, untuk yang sudah dibekukan semakin dicairkan juga kuantitas dan kualitasnya semakin berkurang. Hal ini bahkan berdampak pada pergerakan sperma yang menjadi tidak normal atau tidak lincah seperti kebanyakan sperma normal pada umumnya.

Prinsip yang diusung metode ini adalah sperma yang dibekukan hanya dapat dipergunakan untuk proses pembuahan buatan saja. Seperti misalnya orang tua yang menjalani program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF). Apabila dimanfaatkan untuk pembuahan alami hampir tentu mustahil karena jumlahnya yang relatif sedikit.

Metode vertifikasi bukan merupakan hal baru dalam dunia kedokteran, cara ini sebelumnya bahkan sudah dipakai untuk pembekuan sel telur dan embrio. Sehingga bukan hal yang mengejutkan jika kemudian bisa dipakai dalam teknik bayi tabung. Pada saat dicairkan, diketahui kebanyakan sel telur dan embrio bisa bertahan lebih lama ketimbang teknik pembekuan lambat.

Hasil tak terduga justru terlihat ketika metode ini dipakai untuk membekukan sperma, di mana angka keberhasilan yang muncul cukup tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas sperma bisa dijaga melalui vitrifikasi sehingga memungkinkan pria dengan jumlah sperma yang sedikit memiliki kemungkinan punya anak lebih besar.

Seperti yang telah dijelaskan secara singkat di atas bahwa metode pembekuan sperma juga bisa dipakai untuk seseorang pengidap HIV dan bisa memiliki anak tanpa khawatir tertular. Namun, hal ini masih menjadi perhatian serius bagi para ilmuwan yang tetap melakukan penelitian lebih dalam untuk memastikan apakah residu virus HIV tidak akan tertinggal bersama sperma.

Meskipun menjanjikan, tingkat keberhasilan pembekuan terhadap sperma tetap tidak bisa dijamin secara 100 persen. Selain itu, terdapat pula risiko yang bisa menjadi ancaman seperti salah satunya biaya prosedur dan penyewaan tempat pembekuan yang tinggi.

Hernia Inguinal

Hernia inguinal merupakan gangguan yang terjadi di bagian perut. Kondisi tersebut terjadi ketika lemak atau jaringan usus terdorong melalui otot yang lemah pada dinding perut yang letaknya dekat dengan kanalis (saluran) inguinal kiri dan kanan. Semua kanalis inguinal berada di dasar perut.

Kanalis inguinal dimiliki baik pria maupun wanita. Jika seseorang mengalami hernia, maka akan muncul tonjolan di bagian yang terdampak. Tonjolan tersebut bisa menimbulkan rasa nyeri ketika manusia bergerak.

Banyak orang berpikir bahwa mereka tidak membutuhkan pengobatan untuk mengatasi hernia, karena hernia muncul dalam ukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala. Meskipun demikian, pengobatan akan dibutuhkan untuk mencegah penonjolan berikutnya dan mengurangi risiko komplikasi pada tubuh.

Gejala

Seseorang yang mengalami hernia inguinal bisa mengalami gejala sebagai berikut:

  • Tonjolan di area pada kedua sisi dari tulang kemaluan.
  • Merasa nyeri atau terbakar di bagian tonjolan.
  • Ketidaknyamanan di bagian paha, terutama ketika batuk, membungkuk, atau mengangkat barang.
  • Merasa tertarik di bagian paha.
  • Tekanan pada pangkal paha.
  • Merasa bengkak di bagian testis ketika usus yang menonjol turun ke dalam skrotum.

Penyebab

Penyebab hernia inguinal belum dapat ditentukan dengan pasti. Namun, bagian lemah di dalam otot perut dan otot pangkal bisa merupakan faktor yang dapat memicu terjadinya masalah tersebut.

Selain itu, berikut adalah faktor lain yang dapat memicu hernia inguinal:

  • Tekanan tambahan pada tubuh.
  • Riwayat hernia inguinal yang terjadi pada keluarga.
  • Pernah menjalani operasi hernia.
  • Jenis kelamin dimana pria mengalami risiko 8 kali lebih besar dibandingkan wanita.
  • Lahir secara prematur yang disertai dengan berat badan rendah.
  • Obesitas.
  • Kehamilan.
  • Fibrosis kistik.
  • Batuk kronik.
  • Konstipasi kronis.
  • Merokok.

Diagnosis

Jika Anda mengalami hernia inguinal, Anda sebaiknya konsultasikan masalah ini ke dokter. Dokter dapat membantu Anda dengan melakukan diagnosis. Diagnosis yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik untuk mengetahui seberapa parah kondisi yang dialami pasien.

Pengobatan

Untuk mengobati hernia inguinal, cara yang dapat dilakukan adalah operasi. Dokter akan mendorong jaringan menonjol kembali dan menguatkan dinding perut dengan jahitan. Sayatan kecil juga perlu dilakukan di bagian perut dengan alat khusus. Prosedur ini disebut sebagai laparoskopi.

Dengan melakukan prosedur laparoskopi, penderita akan lebih cepat sembuh dan tidak mengalami luka. Cara ini lebih baik dibandingkan dengan operasi konvensional.

Pencegahan

Anda juga dianjurkan untuk melakukan beberapa hal di bawah untuk mencegah hernia inguinal:

  • Menjaga berat badan agar tetap ideal.
  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi.
  • Jangan sering melakukan aktivitas yang terlalu berat seperti mengangkat beban yang berat.
  • Jangan merokok.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Jika Anda menemukan tonjolan pada pangkal paha, Anda perlu konsultasikan masalah tersebut ke dokter. Sebelum Anda berkonsultasi dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Mencatat riwayat medis keluarga, termasuk Anda (jika ada).
  • Mencatat gejala yang Anda alami.
  • Mencatat obat yang Anda konsumsi.
  • Mencatat pertanyaan yang ingin diajukan ke dokter.

Selama Anda berkonsultasi dengan dokter, dokter akan menanyakan kepada Anda mengenai kondisi yang Anda alami seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Apakah gejala yang Anda alami membaik atau memburuk?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis?
  • Apakah Anda menggunakan obat-obatan?

Kesimpulan

Hernia inguinal merupakan gangguan medis yang serius dimana gejala yang dialami penderita membutuhkan pengobatan yang tepat seperti operasi. Oleh karena itu, jika Anda ingin menjaga kondisi dari hernia inguinal, Anda sebaiknya ikuti anjuran yang disebutkan di atas.

Pro dan Kontra Sodium Fluoride dalam Produk Perawatan Gigi

Beberapa tahun belakangan, para ahli melalui berbagai penelitian mulai mempertanyakan, apakah penambahan sodium fluoride dalam produk perawatan gigi aman dan efektif untuk mencegah gigi berlubang?

Bukan berarti sodium fluoride memang memiliki karakter yang berbahaya, penggunaannya dalam kadar yang sedikit diketahui aman. Namun, terlalu banyak sodium fluoride yang tertelan ternyata dapat menimbulkan berbagai gangguan medis.

Lalu, mengapa senyawa tersebut digunakan? Pada dasarnya, sodium fluoride memang memberikan manfaat perlindungan bagi gigi. Fluoride yang menempel pada gigi akan berikatan dengan kalsium atau magnesium di enamel gigi, dan melindungi gigi dari asam yang dapat menyebabkan gigi berlubang.

Manfaat sodium fluoride

Sekitar tahun 1930-an, sodium fluoride mulai diketahui manfaatnya untuk perlindungan gigi. Masa itu, dokter gigi menemukan bahwa kelompok orang yang mengonsumsi air dengan kandungan fluoride lebih jarang mengalami gigi berlubang.

Penelitian tentang sodium fluoride pun terus dilakukan sejak saat itu. Kebanyakan dari penelitian tersebut ditujukan untuk mengetahui, apakah sodium fluoride dapat digunakan untuk mengatasi gigi berlubang.

Kemudian diketahui bahwa sodium fluoride dapat mencegah gigi berlubang, walaupun ada paparan asam dan bakteri di dalam mulut. Hal ini dianggap sebagai sebuah terobosan di dalam dunia kesehatan gigi.

Sodium fluoride melindungi gigi dengan cara membunuh Streptococcus mutans dan Lactobacillus acidophilus yang menyebabkan gigi berlubang.

pH dalam sitoplasma sel juga akan diturunkan oleh ion di dalam sodium fluoride, sehingga keasaman berkurang dan risiko terjadinya gigi berlubang pun menurun. Sementara, pengaplikasiannya secara topikal akan membuat fluoride berinteraksi dengan air liur dan mencegah demineralisasi enamel gigi.

Sanggahan terhadap penggunaan sodium fluoride

Pada tahun 2015, Pelayanan Kesehatan Publik Amerika Serikat menurunkan rekomendasi  penggunaan sodium fluoride dari 1,2 mg/L menjadi 0,7 mg/L. Sementara Environmental Protection Agency memberlakukan batas yang boleh dikonsumsi oleh masyarakat ada angka 4,0 mg/L.

Sodium fluoride bukan hanya terkandung di dalam produk larutan perawatan gigi atau pasta gigi, melainkan juga dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi, termasuk susu. Melihat fakta ini, dalam waktu yang panjang, orang telah mengonsumsi fluoride dalam kadar yang lebih tinggi dari yang seharusnya.

Oleh karena itu, diduga banyak anak yang berpotensi mengalami fluorosis. Suatu kondisi di mana terdapat bercak atau cacat pada enamel akibat kelebihan asupan fluoride pada masa pertumbuhan gigi. Para dokter gigi pun mengakui bahwa fluorosis merupakan masalah gigi yang cukup serius dan patut mendapat perhatian.

Beberapa penelitian juga melaporkan bahwa asupan sodium fluoride yang terlalu banyak dapat memicu terjadinya gangguan hormon, Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD), melemahnya tulang, hingga munculnya efek yang tidak diinginkan dalam perkembangan saraf anak dan masalah tiroid.

Faktor-faktor di atas, membuat para ahli dan dokter gigi meninjau ulang penggunaan sodium fluoride dalam produk perawatan gigi, dalam rangka mencegah gigi berlubang. Sampai saat ini, hal ini masih menjadi kontroversi.

Masih dibutuhkan berbagai penelitian lanjutan untuk sampai pada kesimpulan perlu atau tidaknya penggunaan sodium fluoride. Saat ini, baik dari sisi manfaat maupun kerugian, terdapat penelitian ilmiah yang mendukung kedua klaim tersebut. Dan sulit sekali untuk menyimpulkan argumen mana yang lebih tepat.

Untuk sementara waktu, Anda bisa saja menggunakan produk yang mengandung sodium fluoride. Namun, usahakan untuk tidak menggunakannya secara berlebihan. 

Kekurangan Enzim Tripsin Dapat Membahayakan Tubuh

Enzim tripsin adalah sebuah enzim yang membantu tubuh dalam mencerna protein. Di usus halus, tripsin mengurai protein, melanjutkan proses pencernaan yang dimulai di perut. Enzim tripsin diproduksi oleh pankreas dalam sebuah bentuk tidak aktif yang dikenal dengan nama trypsinogen. Trypsinogen masuk ke dalam usus kecil melalui saluran empedu umum dan diubah menjadi tripsin aktif. Tripsin aktif tersebut, bersama dengan proteinase pencernaan utama yaitu pepsin dan chymotrypsin, bekerja untuk mengurai protein diet menjadi asam amino dan peptida. Asam amino ini sangat penting untuk perkembangan otot, produksi hormon, dan fungsi tubuh penting lainnya. 

Komplikasi akibat kadar tripsin yang kurang

Apabila tubuh tidak memproduksi enzim tripsin dalam jumlah yang memadai, hal tersebut dapat menyebabkan beberapa kondisi komplikasi kesehatan, seperti:

  • Malabsorsi

Apabila pankreas Anda tidak memproduksi enzim tripsin dalam jumlah yang cukup, Anda akan menderita gangguan pencernaan yang dikenal dengan nama malabsorsi, atau menurunnya kemampuan untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan. Apabila dibiarkan, malabsorsi dapat menyebabkan defisiensi beberapa nutrisi penting esensial, yang nantinya akan berujung malnutrisi dan anemia.

  • Pankreatitis

Dokter akan memeriksa kadar enzim tripsin di dalam darah sebagai bentuk pemeriksaan diagnosa pankreatitis. Pankreatitis adalah sebuah kondisi peradangan pada pankreas yang dapat menyebabkan rasa sakit pada bagian tengah atau kanan atas perut, demam, detak jantung yang cepat, dan pusing. Meskipun kasus pankreatitis ringan dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari tanpa perawatan, kasus yang lebih parah dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi dan gagal ginjal, yang dapat menyebabkan kematian.

  • Fibrosis kistik

Dokter juag akan memeriksa jumlah tripsin dan chymotrypsin yang terdapat pada darah dan kotoran. Pada bayi, kadar kedua enzim pada darah yang tinggi mengindikasikan adanya gangguan genetik resesif yang disebut fibrosis kistik. Pada orang dewasa, kadar tripsin dan chymotrypsin yang rendah di kotoran merupakan indikasi fibrosis kistik dan penyakit-penyakit pankreas seperti pankreatitis.

Enzim tripsin dan penyakit kanker

Banyak penilitian dilakukan guna mengetahui hubungan antara enzim tripsin dan penyakit kanker. Beberapa studi mengindikasi bahwa enzim tripsin memilik peran menekan tumor dalam perkembangan kanker. Sementara itu, studi lain juga menunjukkan bahwa tripsin ikut meningkatkan proliferasi, invasi, dan metastasis pada banyak jenis kanker. Kesimpulan yang berbeda tersebut dapat dijelaskan pada asal enzim tripsin tersebut berasal. Penelitian yang menunukkan bahwa produksi tripsin pada jaringan selain pankreas dapat terlibat pada pertumbuhan tumor jinak sel-sel kanker.

Suplemen tripsin alami

Ada banyak jenis suplemen yang mengandung tripsin di pasaran. Kebanyakan dari produk-produk tersebut tidak membutuhkan resep dokter. Suplemen-suplemen ini mengkombinasikan enzim tripsin (yang diekstrak dari pankreas hewan) dalam beragam dosis dengan enzim-enzim lain. Adapun manfaat dari suplemen tersebut adalah merawat gangguan pencernaan, mengurangi rasa sakit dan peradangan osteoarthritis, dan mempercapat penyembuhan akibat cidera saat olahraga. Namun, penting untuk diingat bahwa sebelum Anda mengonsumsi suplemen apapun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menghindari komplikasi dan efek samping yang dapat ditimbulkan.

Enzim tripsin penting dibutuhkan oleh tubuh untuk mencerna protein, komponen penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh seperti tulang, otot, kulit, dan darah. Apabila dikombinasikan dengan chymotrypsin, enzim tripsin dapat membantu proses penyembuhan luka atau cidera. Mengukur jumlah enzim tripsin dalam tubuh dapat membantu mengidentifikasi adanya gangguan kesehatan seperti pankreatitis dan fibrosis kistik.

Sayur Organik: Apakah Lebih Sehat Dari Sayur Biasa?

Untuk sayur organik, perbedaan utamanya ada pada proses penanaman, panen, serta pendistribusian kepada pembeli.

Banyak orang ingin mengkonsumsi makanan organik dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu makanan organik yang dapat dikonsumsi termasuk sayur organik. Orang-orang ingin mengkonsumsi makanan organik karena makanan jenis tersebut lebih sehat, aman dan memberikan kenyamanan di mulut. Meskipun demikian, harga makanan organik cenderung lebih mahal dibandingkan dengan makanan biasa.

Meskipun diklaim lebih sehat dari makanan biasa, para peneliti belum menemukan bukti yang menyatakan bahwa mengkonsumsi makanan organik dapat membuat manusia lebih sehat dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi makanan tersebut.

Selain itu, tidak semua makanan organik dapat memberikan kesehatan bagi tubuh manusia. Untuk sayur organik, perbedaan utamanya ada pada proses penanaman, panen, serta pendistribusian kepada pembeli. Untuk makanan organik lainnya, masih ada jenis makanan organik yang memiliki kandungan gula, lemak, dan sodium.

Cara Mengetahui Sayur Organik

Pada saat berbelanja, Anda pasti akan merasa bingung untuk memilih antara sayur organik dan sayur biasa. Kedua jenis sayur tersebut memang memberikan manfaat bagi tubuh. Selain itu, kedua sayur tersebut bernutrisi dan mengandung serat.

Kata “organik” mengacu pada cara petani menanam dan memproses produk-produk agrikultur seperti sayur organik sebelum didistribusikan ke pasaran. Makanan yang disebut sebagai organik tentunya harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Proses makanan tersebut tidak menghasilkan polusi.
  • Menyediakan habitat yang sehat dan aman.
  • Dapat meningkatkan kualitas air dan tanah.
  • Memiliki siklus berkelanjutan pada sumber daya yang tersedia di perkebunan.

Selain itu, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika memproses sayur organik:

  • Pupuk sintetis untuk menyuburkan tanah.
  • Pestisida sintetis untuk mengendalikan hama.
  • Pemaparan radiasi untuk mengusir hama atau membuat hasil panen awet.
  • Antibiotik atau hormon pertumbuhan pada ternak.

Yang dimaksud dengan pernyataan tersebut adalah perkebunan yang menanam bahan pangan organik tidak boleh melibatkan jenis pupuk atau pestisida sintetis. Semua bahan yang digunakan harus secara alami, untuk memastikan adanya kelanjutan pada siklus di perkebunan.

Perbedaan Antara Sayur Biasa dan Sayur Organik

Untuk membedakan antara sayur biasa dengan sayur organik, berikut adalah kriteria yang dapat Anda perhatikan ketika Anda membeli jenis sayur tersebut:

  • Nutrisi

Sayur organik memiliki jumlah nutrisi lebih sedikit dibandingkan dengan sayur biasa, khususnya pada jumlah flavonoid yang memiliki sifat antioksidan.

  • Metal beracun

Zat metal beracun yang ada di tanah secara alami dan dapat diserap tanaman adalah cadmium. Sebuah penelitian menyatakan bahwa jumlah cadmium yang terdapat pada makanan organik lebih sedikit dan tidak ada pada buah atau sayuran.

  • Residu pestisida

Jumlah residu pestisida yang ada pada sayur organik lebih sedikit dibandingkan dengan sayur biasa, karena tidak menggunakan pestisida sintetis. Meskipun demikian, para peneliti belum menemukan adanya dampak yang berbeda bagi kesehatan.

  • Harga

Harga makanan organik, termasuk sayur organik, cenderung lebih mahal dibandingkan dengan makanan biasa. Hal tersebut disebabkan karena proses pertanian organik memerlukan biaya yang tinggi untuk memproduksi makanan seperti ini.

Meskipun kedua jenis sayur tersebut memiliki perbedaan, Anda bisa membeli dan mengkonsumsi kedua jenis sayur tersebut. Kedua sayur ini dapat memberikan kesehatan bagi tubuh, meskipun secara ilmiah belum ada pernyataan terkait dengan jenis sayur mana yang lebih baik untuk dikonsumsi.

Cara Memilih Kualitas Makanan

Baik sayur biasa maupun sayur organik, kedua sayur tersebut aman untuk dikonsumsi. Meskipun demikian, ketika Anda membeli makanan biasa atau makanan organik, Anda sebaiknya perhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  • Memilih dari sumber beragam

Semakin beragam sumber makanan yang Anda pilih, semakin banyak nutrisi Anda dapatkan.

  • Beli sesuai musim

Anda sebaiknya beli makanan sesuai musim, karena makanan yang dijual ketika sedang ada pada musim tertentu, makanan tersebut terlihat segar.

  • Mencuci sayur dan buah

Sebelum mengkonsumsi, Anda sebaiknya mencuci sayur atau buah yang Anda beli. Mencuci makanan dapat membantu melindungi tubuh kotoran, bakteri, atau residu zat kimia di permukaannya.

Sel, Jenis, Fungsi, dan Organel Sel

Organel sel sama seperti organ dalam di tubuh manusia

Tubuh manusia terbuat dari triliunan sel-sel atau biasa disebut dengan unit dasar kehidupan di muka bumi. Pada dasarnya, sel bisa dianggap sebagai bungkusan kecil yang mengandung sistem transportasi, pabrik, dan sumber dayanya sendiri. Sel-sel tersebut berfungsi sesuai dengan tugasnya masing-masing, menciptakan energi dan berkembang biak (sel merupakan unit terkecil di dunia ini yang dapat melakukan replikasi diri). Sel juga membentuk jaringan, yang kemudian membentuk organ tubuh; dan organ akan bekerja sama satu sama lain agar organisme dapat tetap hidup. Nama sel sendiri diberikan oleh Robert Hook, sekaligus penemunya, pada tahun 1665. Nama sel diambil dari kata Latin cella yang berarti ruang-ruang kecil. Cukup masuk akal karena di dalam “ruangan” sel terdapat berbagai macam organel sel (organ mini). Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendetail.

Nukleus

Nukleus merupakan organel sel yang dapat dianggap sebagai “kantor pusat” para sel. Normalnya hanya ada satu nukleus di setiap sel, namun tidak selamanya demikian. Sel-sel otot rangka, misalnya, memiliki dua nukleus. Nukleus mengandung hampir semua DNA sel-sel (beberapa dalam jumlah sedikit terletak di mitochondria). Nukleus berperan untuk mengirimkan pesan ke pada sel agar tumbuh, membagi diri, ataupun mati. Nukleus dipisahkan dari bagian sel lain oleh selaput yang disebut amplop inti: pori nukleus di dalam selaput dapat mengizinkan molekul dan ion untuk menyeberang dengan mudah, sementara itu, molekul dengan ukuran yang lebih besar membutuhkan protein untuk mengantarnya. 

Selaput plasma

Guna memastikan setiap sel untuk tetap terpisah dari tetangga di sekitarnya, sel diselubungi oleh selaput khusus yang disebut dengan nama selaput plasma. Salah satu organel sel ini umumnya terbuat dari phospholipids, yang mencegah zat-zat terbuat dari air untuk masuk ke dalam sel. Selaput plasma juga terdiri dari beberapa reseptor, yang memiliki peran dan fungsinya masing-masing, termasuk:

  • Gatekeeper. Beberapa reseptor akan mengijinkan molekul-molekul untuk dapat lewat dan menghentikan molekul lain. 
  • Penanda. Reseptor jenis ini bertindak sebagai penanda, memberi informasi kepada sistem kekebalan tubuh bahwa mereka merupakan bagian dari organisme dan bukanlah penjajah asing.
  • Penghubung. Beberapa reseptor membantu sel agar dapat berkomunikasi dengan sel lain dan lingkungan di sekitarnya.
  • Pengencang. Beberapa reseptor bertugas untuk membantu mengencangkan sel dengan sel lain. 

Sitoplasma

Organel sel ini merupakan bagian dalam sel yang mengelilingi nukleus dan 80%-nya adalah air, yang terdiri dari organel sel dan cairan berbentuk seperti jelly yang bernama sitosol. Banyak reaksi penting yang terjadi di dalam sel terjadi di sitoplasma. 

Lysosomes dan peroxisomes

Baik lysosomes dan peroxisomes merupakan kantong enzim yang sangat penting. Lysosomes mengandung enzim yang dapat memecah molekul besar, termasuk bagian tua sel dan benda-benda asing. Sementara itu, peroxisomes mengandung enzim yang dapat menghancurkan material beracun, termasuk peroksida. 

Sitoskeleton

Organel sel ini dapat dianggap sebagai bangunan dari sel. Sitoskeleton membantu menjaga sel agar tetap dalam bentuk yang benar. Namun, berbeda dengan bangunan lain pada umumnya, sitoskeleton fleksibel. Sitoskeleton berperan dalam pembagian sel dan motilitas sel, yaitu kemampuan sel untuk bergerak (misalnya sel-sel sperma). 

Masih ada banyak organel sel lain yang memiliki peran pentingnya masing-masing. Sel merupakan sebuah hal yang sangat beragam dan sangat menarik. Bisa dibilang, sel bertindak seperti kota-kota mandiri yang berfungsi sendiri-sendiri, memproduksi energi dan protein. Namun, sel juga merupakan bagian dari jaringan yang lebih besar untuk menciptakan jaringan, organ, dan diri kita ini.