Mengenal Apa Itu Captopril 50 Mg dan Cara Kerjanya

Captopril 50 mg merupakan tablet obat berisi 100 yang digunakan dalam menangani hipertensi. Selain hipertensi, obat ini juga digunakan untuk membantu dalam pencegahan penyakit stroke, serangan jantung dan juga sebagai pelindung ginjal bagi para penderita diabetes. 

Dalam konsumsi Captopril, tentunya kamu tidak bisa secara sembarangan, melainkan harus memiliki resep dokter dan rincian bagaimana obat harusnya digunakan karena obat ini merupakan obat keras yang harus disertai informasi ahli. 

Captopril bekerja dalam tubuh dengan cara menginhibisi enzim yakni enzim pengkonversi angiotensin atau ACE inhibitor. Pemberian captopril dalam sehari dilakukan dengan lebih sering dibanding obat yang lain. 

Mengapa Captopril Jadi Pilihan?

  1. Captopril merupakan obat yang baik dalam mengubah menjadi angiotensin II (ACE).
  2. Pemberian captopril ini menghasilkan penurunan resistensi arteri perifer pada penderita hipertensi tanpa ada perubahan pada output jantung. Obat ini mampu menurunkan tekanan darah tinggi sedang maupun berat.
  3. Obat alternatif ketika obat lain yang diberikan dinilai tidak efektif.

Bagaimana cara mengkonsumsi captopril?

Cara yang kamu gunakan dalam konsumsi captopril haruslah disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi baik, buruknya pasien. Namun dosis yang biasanya disarankan untuk captopril adalah:

  1. Hipotensi

Bagi penderita Hipotensi, per oral dosis yang diberikan adalah dengan 6,25 sampai captopril 50 mg dalam 2 atau 3 x sehari.

  1. Gagal Jantung

Untuk penderita gagal jantung, per oralnya adalah dengan dosis 25 sampai 100 mg dengan 3 x sehari, dan batas maksimalnya adalah 450 mg/ hari.

Dosis rendah juga bisa diberikan yakni 6,25 mg untuk hipertensi atau gagal jantung kongestif. 

Peringatan Captopril

Penggunaan captopril 50 mg tentunya memiliki beberapa peringatan sehingga harus tetap hati-hati dalam konsumsinya, seperti:

  • Obat ini bisa saja berkaitan dengan supresi sumsum tulang, angioedema, dan juga proteinuria.
  • Mungkin saja akan muncul gangguan imun seperti gangguan rasa, ruam, dan neutropenia. Sebagian besar, obat ini diberikan untuk penderita dengan penyakit vaskular kolagen atau kepada pasien yang memperoleh obat dengan kemungkinan mengubah respon imun. 
  • Semua pasien yang akan mendapatkan obat ini harus dilakukan evaluasi ginjal pra-captopril.
  • Obat ini dapat menyebabkan hipotensi pada pemberian dosis pertama, utamanya pada pasien dengan deplesi volume atau jika digunakan bersamaan dengan obat yang mengurangi volume vascular.
  • Pantang untuk dikonsumsi dengan diuretic hemat-kalium.
  • Dilarang dikonsumsi oleh ibu hamil.
  • Penggunaan yang ekstra hati-hati kepada pasien hipertensi dengan ginjal.

Efek Samping 

Setiap obat tentunya memiliki efek samping, begitu juga dengan captopril 50 mg ini, berikut efek samping yang harus kamu waspadai:

  • Kardiovaskuler
  • Sistem saraf pusat terganggu seperti pusing dan kelelahan
  • Paru-paru, seperti batuk dan bronkospasme
  • Kulit terkena ruam dan pruritus
  • Pencernaan terganggu dengan nyeri abdomen dan tukak lambung
  • Ginjal mengalami peningkatan kadar nitrogen urea atau bahkan sampai gagal ginjal
  • Hematologik seperti terjadinya anemia dan trombositopenia

Ketika Anda menggunakan captopril 50 mg sebagai pilihan obat, pastikan jika tubuhmu telah melewati tahap evalusai ketahanan tubuh. Untuk pembelian obat Captopril 50 mg, jangan lupa untuk meminta resep dari dokter, karena tanpa resep yang dilampirkan, Anda tidak akan bisa mendapatkan obat ini secara bebas. 

Konsultasikan selalu secara rutin perkembangan dari obat-obatan yang kamu pakai, dan berhati-hatilah pada setiap reaksi obat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *