Obat Hipotiroid

Menderita Hipotiroidisme? Ini Macam-Macam Obat Hipotiroid Alami

Hipotiroidisme adalah kondisi kelenjar tiroid yang kurang aktif, menyebabkan kurangnya produksi hormon. Bagi penderita, upaya pengobatan bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk mengonsumsi obat hipotiroid berupa suplemen maupun obat alami.

Umumnya, obat untuk mengatasi penyakit hipotiroidisme berfokus pada menggantikan hormon tiroid yang kurang. Tujuan pengobatannya adalah menormalkan kadar hormon tiroid, menghilangkan gejala, serta mengurangi gondok. 

Macam-macam obat hipotiroid alami yang bisa dicoba

Pengobatan hipotiroidisme dengan cara alami akan berfokus pada mengendalikan kondisi yang mendasari gejala. Biasanya, kondisi dasar tersebut meliputi diet yang tidak sehat, stres, dan kurangnya nutrisi dalam tubuh. 

Dari kondisi dasar tersebut, berikut ini macam-macam obat hipotiroid alami dan fungsinya bagi tubuh Anda: 

  • Vitamin B

Bila Anda menderita hipotiroidisme, cobalah untuk meningkatkan asupan vitamin B sehari-hari. Hormon tiroid yang rendah bisa mempengaruhi kadar vitamin B12 dan vitamin B1 di dalam tubuh Anda.

Vitamin B12 akan membantu dalam mengatasi kelelahan yang terjadi sebagai salah satu gejala tiroid. Karena itu, Anda bisa meningkatkan asupan vitamin B12 melalui makanan yang dikonsumsi, seperti kacang polos, buncis, asparagus, susu, keju, telur, tuna, dan biji wijen.

  • Probiotik

Saat Anda terkena hipotiroidisme, Anda rentan mengalami pertumbuhan bakteri berlebih di usus kecil. Bila dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan masalah sistem pencernaan kronis, salah satunya diare akut.

Agar kesehatan usus Anda tetap terjaga, Anda bisa mengandalkan kandungan probiotik sebagai obat hipotiroid alami. Anda bisa mendapatkannya dari suplemen khusus atau dari makanan yang difermentasi, seperti yogurt, keju, kefir, dan lain sebagainya. 

  • Diet bebas gula

Selain makanan sebagai pengobatan alami, Anda juga bisa melakukan diet bebas gula sebagai upaya mengatasi kondisi hipotiroidisme. Makanan olahan dan gula bisa meningkatkan peradangan pada tubuh. Karena itu, menghindari gula sangat penting untuk meringankan gejala.

Gula memang bisa memberikan energi, namun energi yang dihasilkan biasanya berupa energi jangka pendek. Dengan diet bebas gula, Anda bisa mengontrol energi Anda dan membantu dalam mengatasi stres yang bisa memperparah hipotiroidisme. 

  • Selenium

Selenium merupakan elemen yang berperan penting dalam menjaga metabolisme hormon tiroid. Saat Anda mengalami hipotiroidisme, suplai selenium dalam tubuh bisa saja mengalami penurunan. Karena itu, selenium bisa menjadi alternatif obat hipotiroid alami.

Kandungan selenium bisa Anda dapatkan dari berbagai jenis makanan, seperti tuna, kacang brazil, ayam turki, dan daging sapi. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter mengenai asupan selenium, karena setiap orang memerlukan kadar selenium di dalam tubuhnya dalam jumlah yang berbeda-beda. 

  • Teh hijau

Tidak banyak orang yang menyadari peran teh hijau untuk mengendalikan gejala hipotiroid. Sebenarnya, penggunaan teh hijau lebih tepat sebagai upaya pencegahan dari hipotiroidisme dibandingkan dengan pengobatan.

Tapi, penggunaanya juga bisa membantu pengobatan apabila didukung dengan penggunaan suplemen. Akan tetapi, efektivitas teh hijau untuk penderita hipotiroidisme masih dipertanyakan dan menuai kontroversi. Belum ada penelitian yang bisa membuktikan dengan jelas bagaimana pengaruh positif dari teh hijau untuk pengobatan gejala tiroid. 

Selain pengobatan alami, akan lebih baik kalau Anda tetap berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih efektif. Dokter akan menyesuaikan metode pengobatan dengan hipotiroidisme yang Anda derita. 

Biasanya, penderita hipotiroidisme akan diresepkan obat hipotiroid berupa suplemen dan dianjurkan untuk melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *