manfaat minyak wijen

Manfaat Minyak Wijen Untuk Kulit dan Cara Memakainya

Minyak wijen dihasilkan dari biji tanaman wijen berbunga, yang juga dikenal sebagai Sesamum indicum. Tanaman wijen ini banyak ditanam di seluruh dunia, namun sebenarnya mereka berasal dari ini Afrika Timur dan India.

Rasa gurih dan pedasnya membuat minyak wijen menjadi salah satu minyak populer untuk memasak ditambah dengan kandungan lemak tak jenuh tunggal dan gandanya yang tinggi. Tapi, selain bermanfaat di dapur, minyak wijen ternyata juga punya sifat dan kandungan lainnya yang bermanfaat untuk keperluan lainnya. 

Bahkan minyak wijen digadang-gadang memiliki manfaat pada kulit. Yuk, simak manfaat minyak wijen untuk kulit dan cara memakainya.  

Manfaat Minyak Wijen untuk Kulit 

Ada beberapa sifat minyak wijen yang bermanfaat bagi kulit Anda, berikut sifat serta manfaatnya:

  • Antioksidan: sifat antioksidan pada minyak wijen berkemampuan untuk melawan kerusakan akibat radikal bebas, atau molekul tidak stabil yang dapat merusak struktur seluler kulit Anda
  • Antimikroba: dengan sifat ini, minyak wijen dapat membunuh mikroorganisme berbahaya atau menghentikan pertumbuhannya
  • Antiinflamasi: sifat ini dikenal dengan manfaatnya untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan

Minyak wijen juga diketahui memiliki peringkat yang cukup rendah pada skala komedogenik. Dimana peringkat nol berarti minyak tidak akan menyumbat pori-pori, sedangkan peringkat lima berarti minyak itu akan menyumbat pori-pori.

Menurut sebuah penelitian tahun 1989 yang diterbitkan dalam Journal of Society of Cosmetic Chemists, minyak wijen yang dimurnikan memiliki peringkat satu komedogenik, dan minyak wijen yang tidak dimurnikan memiliki peringkat tiga. 

Mengutip Healthline, karena minyak non-komedogenik tidak menyumbat pori-pori, minyak wijen dapat bekerja dengan baik pada kulit berjerawat ditambah dengan sifat anti-inflamasinya. Tapi, belum ada data ilmiah yang mendukung hal ini.

Meskipun penelitian tentang minyak wijen terbatas, terutama yang berkaitan dengan manfaat perawatan kulit, ada beberapa penemuan tentang sifat antioksidan, antimikroba, dan anti-inflamasinya.

Seperti pada sebuah studi hewan di tahun 2005 menemukan bahwa, aplikasi topikal minyak wijen dapat mengurangi stres oksidatif, yang dapat menyebabkan kerusakan sel atau jaringan. Dan pada penelitian baru-baru ini, ditemukan bahwa penggunaan minyak wijen secara topikal sangat membantu untuk menyembuhkan luka bakar tingkat dua.

Sebuah studi kecil lainnya menemukan bahwa minyak wijen, yang dikombinasikan dengan pijat, secara signifikan mengurangi rasa sakit yang terkait dengan trauma tungkai di antara pasien ruang gawat darurat.

Ada pula beberapa bukti bahwa minyak wijen dapat membantu menyaring sinar ultraviolet (UV) dari sifat antioksidan dan sesamolnya. Tapi bukan berarti minyak ini merupakan pengganti untuk tabir surya. 

Menurut Dr Rinky Kapoor, dermatologis kosmetik & ahli bedah kulit di The Esthetic Clinics, seperti dikutip dari Health Shots, minyak wijen memperbaiki sel-sel kulit yang rusak dan adanya asam lemak dan vitamin mengurangi kerutan, garis-garis halus dan pori-pori yang membesar. 

Polifenol dalam biji wijen juga mencegah kulit mendapatkan kilau berminyak dan mengembalikan keseimbangan penghalang alami.

Nutrisi Dalam Minyak Wijen

Minyak wijen mengandung vitamin E yang dapat membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti sinar UV, polusi, dan racun. Minyak wijen juga mengandung beberapa senyawa fenolik lainnya, yang memberikan sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Senyawa tersebut antara lain:

  • Tokoferol
  • Pinoresinol
  • Sesamin 
  • Sesamolin
  • Sesaminol
  • Sesamol 

Asam lemak esensial lainnya juga terkandung dalam minyak wijen, seperti lemak tak jenuh tunggal dan ganda (linoleat, oleat, palmitat dan stearat), dan asam lemak omega 6. Lemak ini adalah pelembab efektif yang dapat membantu menjaga kulit Anda tetap kenyal, lembut, dan terhidrasi.

Apakah minyak wijen aman digunakan pada kulit?

Minyak wijen umumnya aman digunakan kebanyakan orang. Namun, perlu diingat bahwa zat apa pun dapat menyebabkan reaksi, terutama jika Anda memiliki kulit sensitif. Lakukanlah uji alergi dulu sebelum mengoleskannya ke area yang luas. 

Cara pengujiannya dapat dilakukan dengan:

  • Cuci dan keringkan bagian atas lengan bagian dalam, dekat siku
  • Oleskan sedikit minyak wijen ke area tersebut dengan kapas bersih atau cotton bud
  • Tutup dengan kain kasa selama 24 jam
  • Jika ada rasa kesemutan atau gatal, lepaskan kain kasa, cuci area tersebut, dan hentikan penggunaannya
  • Jika Anda tidak merasakan sensasi apa pun, biarkan kain kasa selama 24 jam penuh lalu lepaskan

Cara menggunakan minyak wijen untuk kulit

Minyak wijen bukan minyak esensial, sehingga tidak perlu diencerkan sebelum digunakan. Pilihlah minyak wijen yang bebas dari bahan kimia dan pilihlah yang murni.  Anda dapat menggunakan minyak wijen secara bebas pada kulit Anda untuk pijat dan untuk tujuan pelembab.

Jika Anda menggunakan minyak wijen untuk jerawat atau bekas jerawat, oleskan ke daerah yang terkena dengan cotton bud, dan biarkan semalaman. Anda bisa melakukan eksfoliasi terlebih dahulu untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan kotoran dan juga membantu minyak menyerap lebih mudah ke dalam kulit Anda.

Manfaat minyak wijen selain untuk memasak juga dapat untuk perawatan kulit, ini bisa menjadi pelembab alami atau minyak pijat. Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk meneguhkan kembali manfaat minyak wijen untuk kulit.

Temukan lebih banyak manfaat minyak wijen di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa bertanya pada dokter seputar topik ini. Download aplikasi SehatQ di App Store atau Play Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *