Lakukan Pemeriksaan ROP untuk Bayi yang lahir Prematur

Pemeriksaan ROP adalah pemeriksaan yang digunakan untuk mendiagnosis retinopathy of prematury (ROP). Retinopati ini terjadi pada bayi yang lahir secara prematur. Selama pemeriksaan ROP, doker akan mengevaluasi kondisi bagian dalam bola mata. khususnya, pada pembuluh darah retina dengan lensa khusus. Rop paling sering terjadi pada bayi yang lahir pada usia kehamilan kurang dari 30 minggu.

Pemeriksaan ROP dilakukan untuk menapis atau screening terjadinya ROP pada bayi yang berisiko tinggi mengalami ROP. Pemeriksaan ini dilakukan secara rutin hingga dokter dapat menilai bahwa pembuluh darah normal telah terbentuk sepenuhnya pada retina bayi. Pemeriksaan ROP dilakukan untuk menapis terjadinya ROP pada bayi yang berisiko tinggi mengalaminya. Risiko ini semakin meningkatkan pada bayi yang:

  • Prematur dan lahir sebelum usia kehamilan mencapai 30 minggu
  • Mengalami hiperoksia, yaitu kadar oksigen yang terlalu tinggi dalam darah
  • Memiliki tekanan oksigen yang berubah-ubah dalam tubuhnya
  • Mengalami gangguan pertumbuhan janin
  • Diberi obat steroid setelah lahir
  • Mengidap sepsis, yaitu infeksi darah yang berat pada bayi
  • Memiliki kadar gula yang terlalu tinggi
  • Menjalani transfusi darah
  • Mengalami pertumbuhan setelah lahir yang kurang baik
  • Memiliki berat badan lahir kurang dari 1,5 kg

Seberapa sering bayi Anda perlu menjalani pemeriksaan ROP juga tertanggu pada hasil pemeriksaan awal ROP pada bayi. Bedasarkan hasil pemeriksaan ROP, jarak antara satu sesi pemeriksaan dengan pemeriksaan ROP berikutnya bervariasi antara 1-3 minggu.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, pemeriksaan ROP dilakukan sampai dokter mampu menilai bahwa seluruh pembuluh darah normal sudah terbentuk pada retina bayi. Oleh karena itu, seberapa sering bayi Anda harus menjalani pemeriksaan ROP juga tergantung dari seberapa cepat terbentuknya pembuluh darah normal pada retina dan jarak pemeriksaan antara 1 sesi pemeriksaan dengan pemeriksaan berikutnya.

Persiapan untuk menjalani pemeriksaan ROP

  • Jangan menyusui bayi beberapa saat sebelum pemeriksaan dilakukan
  • Jika diijinkan oleh dokter, Anda dapat menggunakan empeng untuk menenangkan bayi saat pemeriksaan berlangsung.
  • Dokter akan meneteskan obat tetes mata sebelum pemeriksaan untuk melebarkan pupil mata bayi. Hal ini berutujuan agar dokter lebih mudah untuk menilai keadaan retina pada bayi.

Prosedur pemeriksaan ROP

Pemeriksaan ROP biasanya berlangsung sekitar 30-60 menit dengan prosedur sebagai berikut:

  • Petugas medis akan bertugas unutk menggendong dan menenangkan bayi Anda selama pemeriksaan berlangsung.
  • Alat khusus akan dipasang pada kelopak mata bayi Anda untuk memperlebar mata.
  • Dokter akan menggunakan lensa khusus untuk menilai keadaan pembuluh darah dalam retina bayi Anda.

Dokter akan menentukan apakah bayi Anda mengalami ROP atau tidak. Jika iya, maka dokter akan menentukan lokasi terbentuknya pembuluh darah abnormal pada retina serta tingkat keparahannya. Dengan ini, dokter dapat menentukan jenis penanganan apa yang tepat. Jika tidak ada tanda ROP, maka dokter akan mendesripsikan sebagai stadium 0. Namun jika ditemukan tanda ROP pada pemeriksaan, dokter akan menentukan tingkat keparahannya menjadi 5 stadium.

Setelah pemeriksaan, dokter akan menjelaskan kepada Anda bagaimana hasil pemeriksaan ROP yang dilakukan. Bila hasil pemeriksaan ROP tidak normal, mungkin diperlukan penanganan untuk mencegah terlepasnya retina (retinal detachment) yang dapat mengakibatkan kebutaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *