Terapkan Kewajiban Anak di Rumah, Dapatkan Beragam Manfaatnya

Terapkan Kewajiban Anak di Rumah, Dapatkan Beragam Manfaatnya

Beragam tugas yang termasuk kewajiban anak di rumah menjadi salah satu bentuk pola asuh dari orang tua. Tidak hanya sebagai bekal masa depan, tapi juga meningkatkan keterampilan anak.

Kewajiban anak di rumah menjadi salah satu penerapan pola asuh yang dilakukan oleh orang tua. Salah satu penelitian pada 2016 menyebutkan bahwa anak-anak yang mempelajari pekerjaan rumah tangga atau mengerjakan tugas rumah bisa mengembangkan rasa syukur. Bahkan, hal itu membuat ikatan antara orang tua dan anak lebih dekat. 

Kuncinya ialah menjadikan pekerjaan rumah sebagai rutinitas. Dengan kata lain, orang tua harus memastikan untuk memberikan tugas ke dalam kehidupan sehari-hari anak secara konsisten.

Seperti apa penerapan kewajiban anak di rumah? 

Sementara itu, pada studi lain di tahun 2019, para peneliti mengungkapkan bahwa anak-anak muda yang secara teratur melakukan pekerjaan rumah memiliki perasaan kepuasan hidup yang meningkat daripada mereka yang tidak melakukan melakukan pekerjaan rumah.

Ketika dievaluasi di kelas III, anak-anak tersebut memiliki tingkat keterampilan sosial dan prestasi akademik yang lebih tinggi. Yang cukup menarik, anak-anak yang melakukan tugas rutin di taman kanak-kanak memiliki nilai matematika yang lebih tinggi di kelas III daripada teman sebayanya. 

Seiring bertambahnya usia anak Anda, tugas yang diberikan kepada anak pun disesuaikan dengan minat dan kemampuan mereka. Artinya, Anda harus memikirkan tahap perkembangan anak Anda untuk memilih tugas yang paling bermanfaat bagi mereka saat mereka bertumbuh. 

Inilah manfaat penerapannya

Ide tugas sehari-hari dalam penerapan kewajiban anak di rumah membantu mereka mempelajari keterampilan hidup dasar. Hal tersebut juga bertujuan membantu mereka bertahan hidup di masa dewasa hingga mendapat banyak manfaat seperti berikut.  

  • Membuat tugas-tugas di rumah membuat anak-anak mengembangkan keterampilan hidup yang akan mereka butuhkan sebagai orang dewasa. 
  • Anak-anak belajar tentang mengambil kepemilikan, ketepatan waktu, mengakui kesalahan mereka, menilai bagaimana menyelesaikan tugas, kerja tim, tempat mereka, dan kepentingan dalam keluarga, kejujuran, etika, nilai, dan keterampilan hidup.
  • Mempermudah pekerjaan rumah bagi orang tua serta membantu menjaga kebersihan rumah sehingga anak-anak terlibat dalam pekerjaan yang produktif. 
  • Mendorong penggunaan logika dan keterampilan penalaran untuk menyelesaikan tugas, untuk menghindari konsekuensinya dari tidak menyelesaikan tugas.
  • Menyelesaikan tugas yang diberikan membuat mereka bangga sekaligus kepuasan tersendiri
  • Anak-anak akan memahami nilai pekerjaan sehingga memiliki rasa hormat.
  • Menyelesaikan tugas adalah prestasi bagi anak, tidak peduli seberapa kecil tugas itu. Hal itu membuat mereka bahagia dan memunculkan rasa memiliki.
  • Sangat dimungkinkan anak-anak juga mengambil beberapa keterampilan hidup seperti perencanaan, penganggaran, memasak, mencuci, dan mengelola rumah.

Bagaimana cara agar anak konsisten melakukan tugasnya? 

Apabila anak mulai mengerjakan tugas dan memasuki proses belajar, orang tua harus membuat strategi agar sang buah hati tetap konsisten dalam melaksanakan tugasnya. Sebaiknya, orang tua perlu memberikan dukungan serta motivasi dengan strategi berikut.

  • Buat bagan tugas untuk anak-anak
  • Jangan membebani mereka dengan terlalu banyak tugas dalam satu hari
  • Berikan instruksi sederhana dan mudah diikuti
  • Beri mereka banyak oujian karena berpegang teguh pada rutinitas dan menyelesaikan tugas mereka setiap hari
  • Tawarkan bantuan yang mereka butuhkan dan beritahu mereka bahwa Anda mendukung mereka
  • Perkenalkan sistem penghargaan yang akan mereka nikmati
  • Beri mereka campuran pekerjaan di sekitar rumah, dari yang biasa saja hingga yang paling mengasyikkan
  • Buat mere tertarik dengan hobi seperti musik, membaca, menggambar, dan menari
  • Alokasikan tanggung jawab seperti mengemas tas sekolah hingga kotak makan siang
  • Bantu mereka berinteraksi dengan hewan peliharaan
  • Dorong mereka melalui bercerita, menunjukkan album keluarga, dan sebagainya
  • Ajari mereka nilai uang dan akuntabilitas dengan menghadiahi mereka berupa uang saku

Kewajiban anak di rumah tersebut menjadi salah satu model asuh yang diterapkan orang tua untuk membantu anak bertumbuh sebagai orang yang berperilaku baik dan bertanggung jawab. Tak hanya itu, sebagai orang tua, Anda bisa menghabiskan hampir dua dekade untuk membekali anak agar lebih mandiri dan berkarakter. Dengan begitu, Anda akan mulai lebih awal dan membantu menanamkan kebiasaan tersebut ke dalam rutinitas mereka demi bekal di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *