Kenalilah Perkembangan Berat Badan Ideal Bayi Mulai dari Usia 0-24 Bulan!

Kenalilah Perkembangan Berat Badan Ideal Bayi Mulai dari Usia 0-24 Bulan!

Pertumbuhan fisik anak di tahun-tahun pertamanya bisa mempengaruhi pertumbuhan tubuh dan kehidupan hingga dewasa. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk memperhatikan perkembangan dan pertumbuhannya. Salah satunya adalah berat badan ideal bayi dan tinggi badan yang dijadikan sebagai tolak ukur.

Pemantauan secara berkala berat badan ideal bayi mulai dari lahir hingga usia 2 tahun sangat penting agar Anda bisa mengejar keterlambatan pertumbuhan atau menetralkan percepatan pertumbuhan. Di dalamnya termasuk juga dalam memperhatikan indeks massa tubuh yang merupakan ukuran lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan.

Dalam memantau perkembangan bayi, Anda perlu memiliki buku Kesehatan Ibu dan Anak yang bisa didapatkan di Puskesmas. Di dalamnya Anda bisa memantau tinggi dan berat badan sesuai dengan umur sehingga bisa dilihat sesuai dengan kurva yang telah ditetapkan tentang berat badan ideal dan tinggi badan ideal sesuai umurnya. Berikut ini pertumbuhan ideal bayi usia 0-24 bulan.

1. Bayi 1-3 Bulan

Di usia 1-3 bulan, perkembangan bayi begitu cepat. Hal ini dipengaruhi oleh asupan nutrisi ASI yang maksimal. Pada usia ini, bayi membutuhkan asupan ASI 8 kali sehari dengan durasi menyusui 10 menit atau hingga bayi merasa kenyang. Untuk bayi yang mengkonsumsi susu formula, takaran susu yang diperlukan adalah 180-200 ml untuk sekali menyusui dengan intensitas 6 kali sehari. Berat bayi di usia ini berkisar antara 5,8- 7 kg untuk bayi laki-laki dan 5,4 kg-6,5 kg untuk bayi perempuan. Sedangkan untuk panjang badan adalah 60-63 cm untuk bayi laki-laki dan 58-62 cm untuk bayi perempuan.

2. Bayi 4-6 Bulan

Pertumbuhan bayi di usia 4-6 bulan ini dipengaruhi oleh asupan ASI yang terus melonjak dibandingkan bulan sebelumnya. Di usia ini juga bayi bisa mendapatkan berat badan dua kali lipat dari berat lahirnya dan ini adalah kondisi yang normal. Disarankan untuk memenuhi kebutuhan ASI setiap 3-4 jam sekali hingga bayi kenyang. Untuk konsumsi susu formula bisa memberikan takaran 180-250 ml dalam setiap pemberian sebanyak 6 kali sehari. Pada usia ini juga makanan pendamping ASI atau MPASI juga sudah mulai dikenalkan. Anda bisa memberikan MPASI 3 kali sehari dengan takaran 28-85 gram setiap makan. Berat badan bayi laki-laki adalah 7,8-8,5 kg dengan panjang badan 66-70 cm, sedangkan untuk bayi perempuan adalah 6,8-8 kg dan panjang badan 63,5-67 cm.

3. Bayi 7-12 Bulan

Di usia 7-12 bulan, bayi akan mencapai 3 kali berat badan lahirnya. Pada usia 12 bulan, Ibu bisa mengenalkan susu murni atau susu sapi sebagai tambahan ASI. Untuk bayi yang mengkonsumsi susu formula, penambahan susu sapi bisa diberikan dengan takaran 230ml sebanyak 3 kali sehari.Bayi juga sudah bisa makan aneka jenis makanan seperti makanan orang dewasa dengan memperhatikan kandungan gizi dan tekstur makanannya. Anda bisa memberikan makan berat 3 kali sehari dan juga tambahan cemilan di sela-selanya. Berat badan ideal bayi laki-laki di usia 7-12 bulan ini adalah 9-10,3 kg dengan tinggi badan 74-77 cm. Sedangkan untuk bayi perempuan adalah 8,2-9,7 kg dengan tinggi badan 72-76 cm.

4. Balita 2 Tahun

Pada usia 2 tahun, pertumbuhan anak sudah tidak terlalu pesat namun bisa dikatakan ideal jika mengalami kenaikan sekitar 1,8 kg setiap tahunnya. Anda bisa membandingkan berat badan usia 2 tahun ini dengan berat badannya di usia 1 tahun. Kegiatan anak usia 2 tahun juga sudah semakin aktif dalam kemampuan motorik kasarnya namun bukan berarti nafsu makannya juga semakin bertambah. Pada usia ini anak sudah memiliki nafsu makan dan merasa bosan dengan makanan yang disajikan. Ini adalah kondisi yang normal dimana anak sudah mengenali makanan yang disukainya. Untuk menjaga berat badan tetap ideal, berikan asupan gizi dari makanan tambahan seperti jajanan sehat dan susu. Di usia 24 bulan ini berat badan idealnya adalah 10,6-13,7 kg dengan tinggi badan 84,6-91 cm.

Itulah tahapan perkembangan dari berat badan ideal bayi yang harus Anda ketahui. Hal ini agar bayi dapat terhindar masalah kesehatan dan tidak mengalami keterlambatan pertumbuhan dan perkembangannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *