Tips Cukur Rambut Bayi yang Aman dan Bikin Bayi Nyaman

Tips Cukur Rambut Bayi yang Aman dan Bikin Bayi Nyaman

Ada banyak alasan orangtua akhirnya memutuskan untuk mencukur rambut bayi. Selain memudahkan untuk membersihkan kulit kepala bayi, cukur rambut bayi penting dilakukan saat rambut tumbuh terlalu cepat hingga masuk ke dalam mata.

Selain itu, cukur rambut bayi juga dipercaya bisa merangsang pertumbuhan rambut jadi lebih sehat dan tebal.

Sebelum mencukur rambut bayi, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan, mengingat kepala bayi masih sensitif dan lunak, seperti penggunaan alat cukur yang aman, waktu mencukur, hingga posisi mencukur rambut bayi. 

Berikut ini tips mencukur rambut bayi yang aman dan tidak melukai bayi. 

Pilih alat cukur yang aman

Mengingat kepala bayi cukup lunak dan sensitif, pastikan kita memilih alat cukur khusus bayi yang aman. 

Pilih alat cukur atau biasa disebut trimmer dengan pisau cukur yang dibuat dari bahan ceramic dan berbentuk bulat (tidak runcing), sehingga aman dan tidak melukai kulit kepala bayi. 

Selain itu, pilih juga alat cukur yang mesinnya tidak berisik, sehingga kamu bisa mencukur rambut bayi saat mereka tidur. 

Paling penting, olesi pisau cukur dengan minyak pelumas agar proses mencukur rambut bayi tetap aman. 

Apabila kamu menggunakan gunting karena rambut bayi yang sudah terlalu panjang, lakukan secara hati-hari dan perlahan, ya. 

Pilih waktu yang tepat 

Saat akan mencukur rambut bayi, pastikan kamu memilih waktu yang tepat. Misalnya saat mood bayi sedang bagus atau saat bayi sedang tertidur pulas. 

Berikan juga makanan atau mainan kesukaan bayi, sehingga saat proses mencukur, bayi tetap tenang dan anteng. Di sini lah kerjasama antara suami dan istri sangat diperlukan untuk membuat bayi tetap tenang. 

Buat suasana yang menyenangkan

Mencukur rambut bayi memang sebuah tantangan yang cukup berat untuk orangtua. Namun, kamu bisa menyiasatinya dengan membuat suasana yang menyenangkan.

Misalnya dengan menyetel musik yang bisa membuat bayi senang, menyanyikan lagu bersama-sama, dan mengajak bermain. Dengan begitu, bayi akan lebih anteng dan tidak rewel. 

Basahi rambut bayi

Agar proses mencukur rambut bayi makin mudah, jangan lupa membasahi rambut bayi dengan semprotan yang berisi air.

Memotong rambut akan lebih mudah jika rambut dalam keadaan basah dan menggumpal. Jika bayi mulai rewel alihkan lagi perhatiannya dengan memberikan mainan atau makanan enak. 

Langsung mandikan bayi

Setelah proses mencukur rambut selesai, segera ajak bayi mandi dengan menggunakan air hangat. Hal ini untuk mencegah rasa gatal yang muncul karena banyak sisa-sisa rambut kecil menempel pada kulit bayi. 

Agar bayi merasa lebih segar, berikan juga pijatan pada bayi dengan menggunakan baby oil di bagian kepala. Metode ini cukup menenangkan dan membuat bayi jadi nyaman. 

Agar rambut bayi sehat

Seperti orang dewasa, rambut bayi juga harus dirawat agar tumbuh tebal dan sehat. Tak perlu mencuci rambut bayi setiap hari, mencuci rambut bayi beberapa kali dalam seminggu pun sudah cukup.

Pilih sampo dengan bahan-bahan yang aman dan tidak mengandung bahan pengawet atau pewangi. 

Apabila kulit kepala bayi tumbuh cradle cap atau dermatitis seboroik, tak perlu khawatir karena hal ini bisa diatasi dengan menggunakan sampo khusus yang aman dan cocok.

Sebaiknya, sisir rambut bayi menggunakan sisir khusus yang lembut. Hal ini sekaligus bisa untuk menghilangkan sisa-sisa cradle cap. 

Tak perlu khawatir karena cradle cap juga bisa hilang dengan sendirinya, seiring bertambahnya usia anak. Biasanya saat usia 1 tahun, cradle cap pada bayi akan menghilang dengan sendirinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *