Inilah Penyebab Mata Perih yang Harus Diperhatikan

Mata perih adalah kondisi yang bisa kita alami karena beberapa penyebab, seperti paparan sinar matahari. Oleh karena itu, bagi anda yang kerap beraktivitas di luar rumah, tentu menjadi sangat rentan merasakan sensasi perih pada mata. Hal itu bisa terjadi karena paparan sinar matahari yang terlalu lama pada mata bisa memunculkan gejala fotokeratitis atau sensasi terbakar. 

Jangan mengucek mata perih karena akan memperburuk kondisi mata Anda

Paparan Sinar Matahari

Selain membuat mata perih, paparan sinar matahari nan berlebihan juga bisa memicu mata menjadi berair. Hal lainnya, paparan sinar matahari juga dapat membuat mata kita menjadi sakit dan membikin pandangan kita seketika terganggu ketika masuk ke dalam ruangan. 

Oleh karena itu, usaha untuk menjaga intensitas terkena sinar matahari diperlukan. Jika pekerjaan atau aktivitas anda mengharuskan anda di luar ruangan, maka jangan lupa untuk menyiapkan kacamata agar sinar matahari tidak langsung menerpa bola mata. 

Alergi

Penyebab berikutnya yang membuat mata perih adalah alergi. Dirangkum dari berbagai sumber, pada dasarnya mata juga bisa mengeluarkan reaksi terhadap alergi tertentu. Secara umum, alergi pada mata ini muncul karena adanya zat asing yang masuk ke bagian bola mata. Ketika itu terjadi, mata akan meresponnya dengan mengeluarkan zat yang bisa disebut histamin. 

Setelah ditelusuri lebih lanjut, histamin memang zat yang selalu diproduksi tubuh apabila kita mengalami alergi. Jika itu terjadi pada bagian mata, maka mata kita akan terasa gatal, kemerahan, dan bahkan perih. Oleh sebab itu, agar terhindar dari alergi mata, ada baiknya kita cari tahu lebih lanjut apakah mata kita alergi terhadap zat atau benda tertentu atau tidak. 

Namun demikian, sebagai pengingat, pada umumnya alergi mata disebabkan oleh debu, parfum, bulu hewan, dan asap. Oleh sebab itu, sekalipun anda belum mengetahui apakah mata kita memiliki alergi atau tidak, ada baiknya kita menghindari paparan akan zat atau cairan yang bisa memicu alergi tersebut. 

Infeksi atau Peradangan

Penyebab mata perih berikutnya adalah peradangan atau infeksi. Kondisi itu bisa juga terjadi di area kelopak mata. Berdasarkan keterangan berbagai sumber laman kesehatan, peradangan atau infeksi ini umumnya diawali dengan munculnya tanda kemerahan, kerak, atau kulit seperti kering di area kelopak mata. 

Apabila kondisi tersebut menimpa pembaca sekalian, maka mata akan terasa perih, bahkan bisa juga membuat mata menjadi bengkak. Adapun peradangan atau infeksi ini bisa terjadi karena infeksi bakteri atau adanya masalah pada kelenjar minyak di kelopak mata. 

Kondisi Mata Kering

Hal lainnya yang membuat mata perih adalah kondisi di mana mata kita sedang kering. Adapun mata kering ini dapat terjadi apabila produksi air mata berkurang. Nah jika itu kita alami, maka mata bisa menjadi perih. Ihwal mengapa mata kering bisa membuat mata perih adalah karena air mata memiliki fungsi yang vital, yaitu menjaga kelembaban mata. Sehingga, apabila produksi air mata berkurang, maka sensasi perih pada mata bisa dialami oleh kita semua. 

Itulah sedikit penjelasan mengenai penyebab mata perih. Pada umumnya, kondisi tersebut memang bisa hilang dengan sendirinya. Akan tetapi, daripada terjadi hal-hal yang tak diinginkan, ada baiknya kita semua melakukan langkah pencegahan. Sebagaimana dikatakan di awal, salah satu yang bisa dilakukan adalah mengenakan kacamata saat beraktivitas di luar rumah. 

Akan tetapi, jika mata perih disebabkan karena alergi, pembaca disarankan segera menghubungi dokter. Sebab, bukan tidak mungkin proses penyembuhannya memerlukan resep obat tertentu. Obat yang dimaksud ini bisa berupa cairan, seperti obat tetes mata, atau obat lainnya.

5 Makanan Penyebab Kista Harus Dihindari

Kista ovarium adalah kantung berisi cairan yang berkembang di dan di ovarium wanita. Indung telur seorang wanita berbentuk seperti kacang almond dan terletak di setiap sisi rahim; mereka penting karena mereka bertanggung jawab untuk produksi sel-sel reproduksi. Kista ovarium umumnya terkait dengan perubahan hormonal dan kebanyakan menyerang wanita yang masih dalam tahap reproduksi. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita dalam periode pasca menopause memiliki risiko lebih rendah terkena kista ovarium selain itu makanan penyebab kista.

Pengidap kista ovarium sebaiknya hindari makanan pantangan seperti makanan manis dan berlemak

Dalam beberapa kasus, kista ini hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan apapun. Dalam situasi lain, mereka tumbuh lebih besar dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan jika tidak ada yang dilakukan untuk mengecilkan ukurannya dan mengurangi gejala. Kista ovarium dapat dirawat dengan baik dan dikelola dengan perawatan alami. Jenis kista ovarium yang paling dikenal adalah kista fungsional. Mereka terdiri dari dua jenis:

  • Kista folikel – Ovarium melepaskan sel telur setiap bulan selama siklus menstruasi wanita ke dalam kantung yang disebut sebagai folikel. Ketika telur mencapai kematangan, folikel pecah dan melepaskan telur. Namun, jika kantung menolak untuk terbuka setelah matangnya sel telur, itu bisa mengakibatkan pembentukan kista.
  • Kista korpus luteum – Jika kantung atau folikel pecah dan melepaskan sel telur, kantung kosong akan larut menjadi sekelompok sel yang disebut sebagai korpus luteum. Jika dalam situasi kantung tidak melepaskan sel telur, itu dapat menimbulkan penumpukan cairan di dalam folikel yang mengakibatkan kista korpus luteum.

Penyebab Ovarium Kista 

Meskipun telah dicatat bahwa penyebab paling umum dari kista ovarium adalah ketidakseimbangan hormon, masih ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan pertumbuhan kista di dalam atau di ovarium. Beberapa faktor tersebut antara lain:

Kehamilan – Terkadang kista yang terbentuk selama ovulasi dapat bertahan selama masa kehamilan. Kista ini terbentuk sebelum plasenta berkembang untuk menawarkan semacam dukungan pada kehamilan. Infeksi panggul akut – Infeksi panggul yang kritis atau tidak diobati dapat menyebar ke saluran tuba dan ovarium dan dapat menyebabkan pembentukan kista.

Endometriosis — Ini adalah kondisi kesehatan yang berkembang ketika jaringan yang dimaksudkan untuk melapisi bagian dalam rahim memilih untuk tumbuh di bagian luar rahim. Jaringan ini dapat berkembang di usus, ovarium, atau saluran tuba. Wanita yang memiliki endometriosis cenderung memiliki kista ovarium, karena jaringan endometrium dapat menempel pada ovarium mereka dan tumbuh menjadi kista. Kista dapat menyebabkan hubungan seksual dan periode menstruasi yang menyakitkan.

Meskipun sebagian besar kista ovarium berukuran kecil dan tidak selalu menunjukkan gejala, pertumbuhan kista dapat menyebabkan gejala terungkap. Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain:

  • Sakit perut dan kembung
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Siklus menstruasi yang tidak teratur atau menyakitkan
  • Kelembutan payudara
  • Sering buang air kecil
  • Nyeri tumpul atau tajam di panggul dan paha

Sementara kista ovarium besar dapat diangkat melalui operasi, gejala dan pertumbuhannya dapat dikurangi secara alami melalui penyusutan. Setiap wanita berisiko terkena kista ovarium dan ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan kista ovarium tumbuh lebih besar, sehingga menyebabkan banyak rasa sakit dan komplikasi. Oleh karena itu, disarankan agar wanita mengadopsi strategi pengobatan alami yang ampuh untuk memastikan bahwa kista ovarium tidak kembali setelah diobati.

Telah terbukti bahwa nutrisi memiliki pengaruh besar pada fungsi ovarium dan hormon reproduksi. Ada makanan yang harus dihindari dengan kista ovarium karena dapat meningkatkan pertumbuhan kista, dan ada juga makanan yang dapat Anda masukkan ke dalam diet Anda untuk meningkatkan penyusutan alami kista ovarium.

Makanan Penyebab Ovarium Kista 

Pola makan yang salah dapat mengganggu hormon Anda dan dapat menyebabkan kelebihan produksi estrogen atau produksi progesteron yang rendah. Berikut adalah daftar makanan yang harus dihindari dengan makanan penyebab kista ovarium:

  1. Kopi 

Jika Anda memiliki kista ovarium, disarankan agar Anda menjauhi minuman yang mengandung kafein. Kafein diketahui dapat membuat tubuh dehidrasi, sehingga menyebabkan peradangan. Kopi, minuman ringan, dan teh yang mengandung kafein dapat meningkatkan risiko terkena kista ovarium dan juga dapat meningkatkan pertumbuhan kista yang sudah ada.

  1. Makanan Karbohidrat Rendah 

Makanan yang mengandung karbohidrat sederhana cepat dicerna dan diserap tubuh; ini dapat menyebabkan kenaikan cepat kadar gula darah yang mengakibatkan produksi insulin tinggi. Makanan seperti gandum, roti putih, dan tepung olahan harus dihindari.

  1. Gorengan 

Konsumsi makanan yang digoreng secara teratur dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang cepat. Ayam goreng dan kentang goreng adalah bagian dari daftar makanan yang harus dihindari dengan kista ovarium.

Minyak olahan yang digunakan untuk menyiapkan makanan ini mengandung bahan kimia yang tidak alami dan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

  1. Daging Merah 

Bagi sebagian wanita, konsumsi daging merah justru dapat memicu terbentuknya kista ovarium atau memperburuk kista yang sudah ada. Penelitian memperingatkan bahwa daging sapi ada dalam daftar “larangan” Anda dalam hal makanan yang harus Anda hindari jika Anda memiliki riwayat pembentukan kista ovarium – daging ini mungkin menyebabkannya!

  1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Kelebihan konsumsi makanan yang kaya akan lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol tubuh. Jika Anda memiliki kista ovarium, Anda harus menghindari makanan kemasan, mentega, dan junk food. Makanan lain yang harus dihindari jika Anda memiliki kista ovarium termasuk makanan yang kaya gula rafinasi, alkohol, dan makanan bertepung.

Perubahan gaya hidup lainnya

Perubahan gaya hidup juga dapat membantu penderita PCOS mengelola kondisi tersebut. Penelitian telah menunjukkan bahwa menggabungkan diet PCOS dengan aktivitas fisik dapat menghasilkan manfaat berikut:

  • penurunan berat badan
  • meningkatkan metabolisme insulin
  • haid lebih teratur
  • penurunan kadar hormon pria dan pertumbuhan rambut pola pria
  • menurunkan kadar kolesterol

Studi juga menemukan bahwa strategi perilaku dapat membantu wanita mencapai tujuan pengelolaan berat badan yang, pada gilirannya, membantu mengelola gejala PCOS. Praktik-praktik ini meliputi:

  • penetapan tujuan
  • jaringan dukungan sosial
  • teknik pemantauan diri
  • merawat kesejahteraan psikologis

Mengurangi stres melalui praktik perawatan diri, seperti cukup tidur, menghindari komitmen berlebihan, dan meluangkan waktu untuk bersantai, juga dapat membantu seseorang mengelola PCOS.

Kapan harus ke dokter?

Gejala PCOS yang umum meliputi:

  • jerawat
  • pertumbuhan rambut ekstra
  • penambahan berat badan, terutama di sekitar perut
  • kulit berminyak
  • haid tidak teratur
  • ketidaknyamanan di daerah panggul
  • sulit hamil

Banyak orang yang mengalami gejala ini mungkin tidak menganggapnya cukup serius untuk berdiskusi dengan dokter. Banyak orang tidak mencari bantuan medis sampai mereka mengalami kesulitan untuk hamil.

Siapa pun yang mengalami gejala-gejala ini harus mendiskusikan kekhawatiran mereka dengan dokter, selain harus menghindari makanan penyebab kista: semakin cepat mereka dapat memulai rencana perawatan, semakin cepat mereka dapat merasa lebih baik.

Mengenal PCR Kumur untuk Mendeteksi COVID-19

Tes COVID-19 diperlukan untuk mendeteksi virus COVID-19 di tubuh seseorang yang memiliki gejala virus COVID-19 atau pernah kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Salah satu metode pendeteksian virus COVID-19 terbaru adalah PCR kumur.

Apa Itu PCR Kumur?

PCR kumur atau PCR gargle adalah salah satu tes COVID-19 yang metode pengambilan sampelnya melalui berkumur yang dikembangkan oleh National Environmental Engineering Research and Institute (NEERI) di India. Seperti yang kita ketahui jika air liur merupakan salah satu media penularan virus COVID-19.

Metode tersebut lebih ramah untuk lansia dan khususnya anak-anak yang biasanya sering menangis dan ketakutan saat pengambilan sampel melalui swab seperti swab antigen dan RT-PCR. Petugas kesehatan juga lebih aman dari paparan virus corona karena tidak harus melakukan kontak langsung dengan orang yang terduga terinfeksi.

Pengambilan sampel PCR kumur terbilang mudah, karena Anda hanya perlu berkumur menggunakan larutan garam selama 45 menit. Namun berkumur yang dilakukan harus sampai ke pangkal tenggorokan (gargle). Kemudian hasil PCR kumur akan di tes menggunakan teknik yang sama dengan RT-PCR.

Setelah itu, Anda hanya perlu memasukkan air hasil berkumur ke dalam tabung yang sudah petugas kesehatan sediakan.

Saat sampel tiba di laboratorium, nantinya sampel akan dicampur dengan buffer dan disimpan pada suhu kamar selama 30 menit. Kemudian cairan sampel akan dipanaskan pada suhu 98 derajat selama enam menit untuk mengekstrak RNA untuk uji RT-PCR.

Namun ada beberapa hal yang harus Anda hindari 30 menit sebelum melakukan tes dengan metode tersebut yaitu:

  • Menyikat gigi.
  • Makan dan minum.
  • Merokok atau menghisap vape.
  • Menggunakan obat kumur.
  • Mengunyah permen karet.

Berapakah Efektivitas PCR Kumur?

Bio Farma bersama Nusantics mengeluarkan alat tes PCR kumur yaitu Bio Salive dengan memiliki sensitivitas hingga 93,57%. Yang bisa mendeteksi hingga angka CT 40 dan memberikan hasil yang bagus untuk CT dibawah 35. Bio Farma dan Nusantics mengembangkan alat tersebut dengan menggunakan lebih dari 400 sampel pasien yang sudah terinfeksi.

Bio Farma mengungkapkan jika Bio Saliva bisa mendeteksi mutasi virus COVID-19 varian B 117 (Alpha), B 1.351 (Beta), P.1 (Gamma), B 1.617.2 (Delta), B 1.617.1 (Kappa), B 1.525 (Eta), B 1.526 (Iota), B 1.466.2 (varian Indonesia), B 1.427/29 (Epsilon), dan C.37 (Lambda).

Harga tes gargle PCR tidak jauh berbeda dari RT-PCR yakni Rp799 ribu. Selain PCR kumur, Anda juga bisa mendeteksi virus COVID-19 di tubuh dengan metode lainnya seperti:

  • RT-PCR: Metode pengambilan sampel lendir melalui hidung (nasofaring) dan tenggorokan (orofaring) dengan metode swab (usap) yang memiliki sensitifitas hingga 95%.
  • Swab antigen: Pengambilan sampel lendir dengan metode swab melalui hidung (nasofaring) yang memiliki sensitivitas hingga 94%.
  • Serologi atau rapid tes antibodi: Metode pendeteksian dengan mengambil sampel darah untuk mendeteksi antibodi dalam tubuh seseorang.

Selain melakukan pengetesan virus COVID-19 Anda juga wajib melakukan isolasi mandiri jika mengetahui melakukan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi virus COVID-19 atau memiliki gejala yang mengarah ke COVID-19. Yang terpenting, gunakan terus masker saat Anda keluar rumah guna meminimalisir terinfeksi virus COVID-19.

Saat ini masih sedikit lab yang menyediakan tes PCR kumur di Indonesia. Selain itu, untuk orang-orang dengan produksi air liur sedikit, tidak cocok melakukan tes PCR kumur.

Fakta Terjadinya Kedutan Bibir Bawah

Apakah kamu pernah mengalami kedutan di bagian wajah tertentu? Tak cuma kedutan di area mata, kedutan juga biasa terjadi di bagian tangan dan bibir. Kedutan ini juga dapat terjadi di salah satu bagian bibir, entah itu bibir bagian bawah maupun bagian atas. 

Kedutan bibir atas bukan karena faktor mistis atau mitos tertentu

Kedutan atau gerakan bergetar yang dialami tersebut disebut dengan fasikulasi, di mana terjadi kontraksi otot yang tidak teratur dan tidak normal pada area sekitar bibir. Kedutan bibir bawah maupun atas bisa terjadi karena berbagai kebiasaan sehari-hari seperti terlalu banyak mengkonsumsi kafein atau adanya faktor stres dan cemas.

Penyebab Bibir Kedutan

Kedutan bibir atas atau kedutan bibir bawah bisa disebabkan oleh banyak hal. Faktanya, bibir kedutan adalah gerakan otot yang tak disengaja di bagian bibir. Otot di wajah dan bibir dikendalikan oleh saraf sehingga dapat terjadi kedutan sewaktu-waktu. Sering sekali kedutan dapat mengganggu berbagai aktivitas dan membuat tidak percaya diri.

Ketika terjadi kedutan di bagian bibir, karena kondisi bibir tidak tergantung satu sama lain, kedutan dapat terjadi di bagian bawah saja atau atas saja. Kemungkinan penyebab bibir kedutan antara lain kurangnya asupan kalium, reaksi terhadap obat, dan berbagai kondisi medis lainnya. 

Dilansir dari Medical News Today, terdapat beberapa penyebab kedutan bibir bawah yang harus diketahui, yaitu:

  1. Kekurangan kalium

Salah satu ciri tubuh kekurangan kalium adalah otot sering kedutan, termasuk di bagian bibir. Kalium diperlukan untuk membawa sinyal saraf dalam tubuh. Jika kekurangan kalium, dapat berdampak negatif pada otot, menyebabkan kejang dan kram di semua bagian tubuh.

Untuk mengatasi kekurangan kalium, hindari makanan atau obat yang dapat menurunkan kadar kalium. Selain itu, jaga pola makan dengan perbanyak makanan yang mengandung kalium seperti alpukat, kurma, jambu merah, pisang, srikaya, atau suplemen penambahan kalium.

  1. Konsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa obat dapat menyebabkan otot kedutan, seperti steroid dan estrogen. Namun, obat yang menyebabkan kedutan atau fasikulasi biasanya akan mencantumkannya sebagai efek samping. Kedutan karena obat pun juga dapat terjadi di bagian tertentu, termasuk kedutan bibir bawah. 

Penyembuhan termudah untuk bibir kedutan yang disebabkan oleh obat adalah beralih menggunakan obat yang lain. Ini harus dilakukan di bawah pengawasan dokter untuk menghindari efek samping atau komplikasi lainnya.

  1. Keracunan kafein

Kafein adalah zat yang biasa ditemui di kopi, teh, minuman ringan, dan beberapa makanan ringan. Sudah jadi rahasia umum bahwa mengkonsumsi kafein dapat menyebabkan kegugupan, energi yang berlebihan, hingga otot yang berkedut di beberapa bagian. 

Cara mengatasi kelebihan kafein sebenarnya gampang, yaitu dengan cara mengurangi atau menghilangkan jumlah kafein yang dikonsumsi setiap hari.

  1. Stres dan kelelahan

Stres, gelisah, dan kelelahan ekstrim juga bisa menyebabkan kedutan bibir atas maupun kedutan bibir bawah. Mengapa? Ketika tubuh di bawah tekanan konstan tubuh akan meresponnya dengan melawan atau menghindar. Hal ini pun dapat membuat otot-otot di wajah menegang dan terjadilah kedutan.

Carilah cara untuk menghilangkan stres seperti yoga, meditasi, dan tidur nyenyak bisa mengurangi tingkat stres atau kelelahan sehingga seseorang dapat merasa lega.

  1. Bell’s palsy 

Bell’s palsy merupakan kondisi kelumpuhan otot wajah yang menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan pada wajah. Setiap penderita kondisi memiliki gejala yang berbeda-beda. Beberapa orang yang mengalami kelumpuhan otot wajah mungkin mengalami kedutan bibir bawah atau atas, sementara yang lain mungkin mengalami masalah dalam mengendalikan otot wajah.

Penyebab pasti kelumpuhan otot wajah tidak diketahui, namun dokter yakin ini terkait dengan virus herpes oral. Pengobatan kelumpuhan otot wajah didasarkan pada gejala yang dialami seseorang dan mungkin termasuk terapi fisik atau obat-obatan, seperti steroid.

Mengalami Otot Kaku? Begini Cara Mengatasinya

Otot kaku terjadi ketika otot sulit digerakkan, terasa tegang, dan dapat menyerang bagian tubuh manapun. Otot kaku biasanya dapat diobati dengan melakukan peregangan dan pengobatan rumahan. Namun dalam beberapa kasus, otot kaku bisa menjadi gejala dari kondisi kesehatan lainnya. Untuk mengatasi otot kaku, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, di antaranya:

Lakukan Peregangan Otot

Otot kaku bisa terjadi salah satunya karena berada dalam satu posisi dalam jangka waktu lama, misalnya sehabis bangun tidur pada pagi hari atau duduk seharian untuk bekerja di depan laptop. Cara mengatasinya yaitu dengan melakukan peregangan setelah bangun tidur atau di sela-sela menyelesaikan pekerjaan. Peregangan akan membantu meningkatkan sirkulasi darah dan melenturkan kembali otot kaku. Anda bisa melakukan peregangan dengan cara yang sederhana, misalnya menarik tangan hingga meregang maksimal, misalnya menarik kedua tangan ke atas atau menekuk pinggang. Lakukan selama 10 detik dan diulang hingga otot kembali terasa rileks. Namun, jangan terlalu memaksakan peregangan agar tidak mengalami cedera seperti otot tertarik.

Kompres Air Hangat

Kompres hangat berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah, sehingga aliran darah ke sel dan jaringan tubuh menjadi lancar. Cara ini cocok digunakan untuk mengompres otot kaku. Anda bisa menggunakan handuk yang direndam dengan air hangat. Perhatikan suhu air agar tidak terlalu panas, karena kompres hangat dengan suhu yang terlalu tinggi bisa menimbulkan risiko luka bakar dan dapat menghentikan sirkulasi darah. Kompres bagian tubuh yang mengalami otot kaku dengan waktu tidak lebih dari 20 menit. Setelah itu, istirahatkan selama 20 menit dan kemudian kompres hangat lagi dengan waktu yang sama. Ulangi hingga otot kaku terasa membaik.

Perbanyak Air Putih

Otot kaku juga bisa terjadi karena tubuh kekurangan asupan air atau mengalami dehidrasi. Cairan dalam tubuh berfungsi untuk mengeluarkan racun dan membawa nutrisi yang dibutuhkan ke seluruh tubuh. Hindari minuman dengan rasa, bersoda, atau minuman penambah energi. Anda cukup mengonsumsi air putih dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan harian tubuh.

Berendam dengan Garam

Garam yang digunakan yaitu garam epsom. Sesuai dengan namanya, garam ini berasal dari Epsom, Surrey, Inggris dan popular digunakan sebagai campuran untuk berendam yang bermanfaat mengatasi beberapa masalah kesehatan. Garam ini tidak digunakan untuk memasak, karena selain rasanya cenderung pahit bukan asin, kandungannya juga berbeda dengan garam dapur. Garam Epsom memiliki kandungan dua mineral alami, yaitu magnesium sulfat dan oksigen. Ketika dilarutkan dalam air, garam akan melepaskan ion magnesium dan sulfat. Anda bisa mencampurkan garam Epsom sebanyak 2-3 sendok makan ke dalam air hangat dan gunakan untuk merendam bagian tubuh yang mengalami otot kaku misalnya seperti kaki selama 15-20 menit.

Mencegah Otot Kaku

Agar otot kaku tidak kambuh kembali, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk mencegahnya:

  • Berlatih menggunakan postur yang baik, yaitu tubuh tegak tetapi tetap rileks dan tidak membungkuk
  • Pastikan alas duduk Anda yang digunakan ketika bekerja atau alas tidur nyaman untuk digunakan
  • Melakukan olahraga secara rutin serta peregangan sesering mungkin saat beraktivitas dalam posisi yang sama dan dalam waktu yang lama
  • Penuhi kebutuhan vitamin dan nutrisi untuk tubuh seperti elektrolit, kalsium, magnesium, dan vitamin D.

Jika perawatan otot kaku di rumah yang telah disebutkan di atas tidak membuat otot kaku membaik dan malah disertai gejala seperti demam, kelemahan otot ekstrem, kemerahan, nyeri, dan bengkak di area tubuh yang mengalami otot kaku, serta warna urine menjadi gelap, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

5 Penyebab Sakit Punggung Sebelah Kanan

Sakit punggung merupakan keluhan nyeri yang cukup umum. Peluang orang mengalami sakit punggung mungkin juga semakin meningkat karena faktor usia dan aktivitas fisik sehari-hari. Terlebih lagi jika kamu mengalami sakit punggung sebelah kanan.

Nyeri punggung sebelah kanan bisa dipicu berbagai macam hal, tapi umumnya bermula dari masalah otot atau tulang di area tersebut. Dikutip dari Penn Medicine, rasa sakit dapat menyebar dari tulang, sendi, ligamen, otot, atau pun terkombinasi.

Sakit punggung tengah adalah kondisi rasa nyeri atau tidak nyaman pada area tulang belakang dada

Sakit punggung seperti ini biasanya tidak serius dan dapat sembuh dengan perawatan rumahan yang tepat. Di sisi lain, beberapa kondisi kesehatan tertentu mungkin bisa menyebabkan nyeri yang cukup serius dan berlangsung cukup lama. Nyeri punggung yang serius mungkin dipicu oleh masalah pada organ dalam yang jauh dari lokasi nyeri. Jika sudah begini, kamu perlu mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Lantas, bagaimana membedakan mana penyebab punggung kanan sakit yang masih wajar dan yang perlu pertolongan medis?

1. Otot kaku atau tegang

Nyeri otot di area punggung sebelah kanan dapat membuatmu merasakan sakit tumpul atau pegal linu. Otot di area punggung yang menegang dalam waktu lama akan tertarik dan memunculkan nyeri. Nyeri otot punggung pada kebanyakan kasus dapat disebabkan oleh postur tubuh yang buruk saat duduk maupun berdiri.

Sebagai contoh, mempertahankan postur badan yang membungkuk dapat membuat otot-otot tubuh bagian atas terus tertarik ke bawah karena bahu dibiarkan terkulai jatuh. Sementara itu, otot-otot punggung serta leher dipaksa terus-terusan menopang berat kepala ketika kamu membungkuk.

Ketegangan otot juga bisa disebabkan oleh gerakan tubuh yang canggung seperti salah bantal saat tidur, atau gerakan tubuh yang keliru saat olahraga; misalnya salah cara mengangkat beban besi atau peregangan memutar badan yang berlebihan.

Selain karena aktivitas, masalah kesehatan tertentu yang menyerang otot-otot serta saraf bagian leher, bahu, dan punggung kanan atas juga dapat membuat sakit. Beberapa penyakit yang jadi penyebab sakit punggung kanan sakit adalah fibromyalgia, nyeri myofascial, dan masalah tulang belakang seperti saraf kejepit.

2. Gerakan yang berulang

Jika pekerjaan atau aktivitas harian menuntutmu untuk mengulang gerakan yang sama secara berkelanjutan, hal tersebut tentu dapat berdampak pada kondisi tubuh.

Persendian dan otot yang digunakan berkali-kali untuk melakukan gerakan yang sama dapat aus dan meregang hingga akhirnya muncul rasa sakit. Sebagai contoh, jika diharuskan berulang kali bolak-balik mengangkat barang di sisi badan yang sama, otot punggung dapat menegang.

Sakit punggung sebelah kanan juga dapat disebabkan oleh aktivitas fisik berulang yang bertumpu pada tangan kanan; misalnya bermain badminton atau melukis, dan bekerja di depan komputer dengan tangan kanan memegang tetikus (mouse). Jika tidak mengubah kebiasaan atau postur tubuh, nyeri bisa menjadi sakit punggung kronis.

3. Cedera fisik

Cedera fisik seperti jatuh terpeleset dan bertumpu pada punggung sebelah kanan atau kecelakaan bermotor yang mengenai punggung atas mungkin bisa jadi penyebab sakit. Adapun berbagai cedera yang bisa menyebabkan sakit punggung sebelah kanan atas yaitu:

  • Cedera tulang, seperti patah tulang rusuk, chateau tulang belakang sisi kanan.
  • Cedera otot, ligamen, kartilago, dan jaringan lunak lainnya di sisi kanan leher, sendi bahu kanan, dan punggung atas serta tengah.
  • Adanya luka di area belakang kanan atas.

Apabila dibiarkan terus begitu saja tanpa pengobatan, sakit punggung kanan akibat cedera dapat berlanjut menjadi nyeri kronis.

4. Gangguan tulang belakang

Bentuk tulang belakang yang normal seharusnya sejajar lurus ke bawah dan memang agak sedikit melengkung untuk membantu pergerakan tubuh.

Namun, derajat kelengkungan yang sangat ekstrem atau bergeser secara tidak biasa dapat menyebabkan kelainan tulang belakang. Apabila lengkungan normal pada punggung menjadi lebih besar atau lebih kecil, hal ini dapat menyebabkan sakit punggung sebelah kanan, tubuh yang kaku, sampai perubahan gaya berjalan.

Kelainan bentuk pada tulang belakang itu sendiri dapat berupa skoliosis, kifosis, atau lordosis. Skoliosis, misalnya, merupakan kelainan bentuk tulang belakang melengkung ke samping dan membentuk huruf S atau C. Orang dewasa dengan skoliosis cenderung mengalami sakit punggung sebelah kanan kronis.

Sementara itu, kifosis adalah kelengkungan ruas tulang punggung atas lebih dari 50 derajat yang membuat postur tubuh membungkuk. Kifosis paling sering terjadi pada wanita yang sudah tua. Masalah ini erat berhubungan dengan usia dan osteoporosis.

5. Osteoporosis

Osteoporosis adalah masalah pengeroposan tulang yang berlangsung perlahan seiring bertambahnya usia. Di usia tua, tulang tidak lagi membentuk komposisi dan jaringan yang sama kuatnya seperti dulu untuk menghasilkan struktur baru. Pada awalnya, gejala pengeroposan tulang cukup sulit dikenali karena tidak ada ciri-ciri fisik yang jelas.

Namun, seiring berjalannya waktu osteoporosis menyebabkan postur tubuh membungkuk dan memicu nyeri punggung yang menjalar ke leher. Rasa sakit di punggung sebelah kanan bisa sangat parah, meski pada lainnya nyeri tidak terlalu menusuk.

Demikian sakit punggung sebelah kanan yang perlu diketahui. Semoga menambah wawasanmu.

Macam-macam Obat Tenggorokan Gatal dan Batuk Kering yang Ampuh

Kondisi tenggorokan gatal dan batuk kering merupakan salah satu kondisi yang dapat mengganggu kenyamanan. Batuk kering diartikan sebagai batuk yang tidak disertai dahak atau lendir. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari paparan asap dan debu, infeksi virus, asma, hingga naiknya asam lambung (GERD).

Batuk 100 hari disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis

Gejala yang menyertai batuk kering berbeda-berbeda, tergantung pada penyebabnya. Pada kasus asma, misalnya, batuk kering bisa disertai dengan mengi dan sesak napas. Sementara pada GERD, batuk kering biasanya disertai dengan rasa perih di tenggorokan dan di ulu hati.

Pada dasarnya, batuk kering disebabkan oleh iritasi pada tenggorokan. Iritasi ini menyebabkan peradangan yang akan merangsang refleks batuk. Bila peradangan yang terjadi cukup berat, refleks batuk akan sangat sulit untuk ditahan.

Penggunaan obat alami pada batuk kering ditujukan untuk meringankan peradangan sehingga refleks batuk bisa reda.

Berikut ini adalah beberapa bahan alami yang bisa kamu gunakan sebagai obat pereda tenggorokan gatal dan batuk kering untuk dewasa:

Madu

Karena kandungan zat anti radang dan antibakterinya yang tinggi, madu terbukti dapat mengurangi peradangan dan iritasi di tenggorokan yang mengakibatkan batuk kering. Kamu bisa mengonsumsi 1–2 sendok madu secara langsung atau mencampurnya dengan secangkir air hangat, teh hangat, atau air lemon.

Air Garam

Radang di tenggorokan dan batuk yang sulit berhenti dapat berujung pada pembengkakan yang membuat tenggorokan semakin tidak nyaman. Berkumur dengan air garam dapat mengurangi pembengkakan ini. Selain itu, air garam juga dapat membunuh bakteri di mulut dan tenggorokan.

Untuk membuat larutan garam untuk berkumur, kamu cukup memasukkan 1 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat dan aduk hingga larut. Gunakan larutan garam ini untuk berkumur setiap tenggorokanmu terasa gatal atau tidak nyaman. Namun, berhati-hatilah agar larutan garam tidak tertelan.

Kunyit dan Jahe

Kunyit dan jahe telah lama digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi keluhan batuk kering, meredakan bronkitis, asma, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Ini berkat kandungan antiradang, antivirus, dan antibakteri yang banyak pada kunyit dan jahe.

Untuk membuat ramuan obat batuk kering dan gatal untuk dewasa menggunakan kedua bahan ini, kamu bisa merebus jahe dan kunyit dengan air minum biasa. Selain itu, kamu juga bisa merebusnya dalam susu untuk membuat golden milk.

Obat Batuk Kering dan Gatal untuk Dewasa yang Bersifat Medis

Di samping bahan-bahan alami, ada pula obat-obatan yang bisa dimanfaatkan untuk meredakan batuk kering dan gatal pada orang dewasa. Berikut ini adalah kelompok obat yang bisa digunakan untuk meredakan batuk kering:

Antitusif

Dalam meredakan batuk kering, antitusif bekerja dengan cara menekan refleks batuk di otak, sehingga dorongan untuk batuk berkurang. Salah satu jenis obat antitusif yang paling sering digunakan untuk meredakan batuk kering adalah dextromethorphan HBr.

Antihistamin

Antihistamin bekerja dengan cara menghambat senyawa yang menyebabkan radang di tenggorokan. Salah satu jenis antihistamin yang sering digunakan untuk mengatasi batuk kering adalah chlorpheniramine maleate.

Jika kamu mengalami batuk kering dan gatal, kombinasi obat batuk yang mengandung dextromethorphan HBr dan chlorpheniramine bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengatasinya. Kombinasi obat batuk kering dan gatal ini pun bisa dibeli bebas di apotik atau toko obat tanpa resep dokter.

Namun, jika ingin mengonsumsi obat bebas jenis apa pun, kamu harus membaca dan menaati aturan pakainya, termasuk dosis obat dan seberapa sering obat harus diminum.

Perhatikan pula efek sampingnya. Kedua golongan obat ini biasanya menimbulkan kantuk. Jadi, jangan melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan setelah mengonsumsi obat ini, misalnya menyetir kendaraan.

Obat tersebut untuk dewasa dapat dikonsumsi bila tenggorokan gatal dan batuk kering. Namun, bila batuk tidak kunjung reda, bertambah parah, atau disertai nyeri dada, demam, atau sesak napas, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Mudah Lupa di Usia Muda, Normal atau Tidak?

Lupa adalah hal yang wajar, dan semua orang pasti pernah melupakan sesuatu. Lupa juga merupakan bagian dari penuaan yang akan terjadi seiring bertambahnya usia. Tapi, bagaimana jika di usia sering sekali mudah lupa. Apakah itu normal atau patut diwaspadai?

Artikel berikut akan membahas ciri-ciri masalah ingatan yang normal dan yang perlu dicurigai. 

7 Masalah memori normal

Orang sehat dapat mengalami lupa atau kehilangan memori pada usia berapapun. Berikut ini tujuh gangguan ingatan yang normal.

  1. Kefanaan (Transience)

Informasi yang didapat, baik itu peristiwa, nama orang, atau hal lainnya, akan masuk ke dalam memori jangka pendek (short-term memory). Ingatan bisa bertahan lama (long-term memory) apabila informasi tersebut terus diulang atau dipanggil (recall). 

Informasi yang tidak diulang lama-kelamaan akan hilang dan Anda pun melupakan ingatan tersebut. 

Ingatan jenis ini terbilang normal. Bahkan para ilmuwan menganggapnya bermanfaat karena dapat membersihkan otak dari ingatan yang tidak terpakai dan memberi ruang untuk ingatan baru yang lebih berguna. 

Maka jika Anda menganggap memori tersebut tidak penting, Anda akan mudah lupa terhadap informasi tersebut. 

  1. Ketidakpedulian (Absentmindedness)

Jenis lupa ini terjadi saat informasi yang diterima tidak mendapat cukup perhatian. Misalnya, Anda lupa dimana meletakkan remot televisi karena terlalu fokus pada acara yang ditonton sebelumnya. 

  1. Pemblokiran (Blocking)

Pemblokiran atau juga dikenal sebagai tip of tongue adalah ketika jawabannya sudah di ujung lidah tapi kita tidak bisa mengingatnya. Fenomena ini juga terjadi saat Anda mengambil ingatan yang salah. Hal ini disebabkan banyaknya ingatan yang saling bersaing sehingga Anda tidak bisa memikirkan informasi yang tepat. Pemblokiran memori akan lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia.

  1. Kesalahan atribusi (Misattribution)

Kesalahan atribusi terjadi saat Anda mengingat sebagian informasi secara akurat, tapi lupa detail lainnya seperti waktu, tempat, atau orang yang terlibat. Informasi salah yang Anda berikan bisa berasal dari sesuatu yang sebelumnya Anda baca atau dengar tapi telah dilupakan.  

Fenomena ini akan lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia karena kesulitan berkonsentrasi dan memproses informasi dengan cepat. Ingatan Anda juga semakin tua, sehingga pengambilan memori lama rentan terhadap kesalahan atribusi. 

  1. Sugestibilitas (Suggestibility)

Kekuatan sugesti dapat mempengaruhi pikiran Anda. Hal ini dikarenakan ingatan rentan terhadap kekuatan sugesti, sehingga sugesti bisa menipu pikiran Anda dan membuat Anda berpikir hal tersebut adalah ingatan yang nyata. Para peneliti masih menggali lebih banyak cara kerja sugestibilitas di otak.

  1. Bias ingatan (Bias)

Ingatan atau persepsi yang masuk ke otak bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor (bias), seperti pengalaman, keyakinan, pengetahuan sebelumnya, dan suasana hati saat itu. Ketika dilakukan pemanggilan memori, bias tersebut dapat mempengaruhi informasi yang sebenarnya Anda ingat. 

Hingga saat ini hampir tidak ditemukan penelitian terkait cara kerja otak dibalik fenomena tersebut, atau apakah itu menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia.

  1. Ingatan yang terus menerus (Persistence)

Berbeda dengan fenomena yang telah disebutkan di atas, gangguan ini menyebabkan seseorang terus mengingat hal-hal yang sebenarnya ingin dilupakan. Ini bisa termasuk peristiwa traumatis dan perasaan negatif. 

Beberapa dari ingatan secara akurat mencerminkan peristiwa mengerikan yang terjadi, sementara sisanya mungkin merupakan distorsi negatif dari kenyataan. 

Orang yang menderita depresi atau gangguan stres pascatrauma (PTSD) cenderung mengalami hal ini. 

Bagaimana ciri-ciri penyakit lupa yang harus diwaspadai?

Mudah lupa harus diwaspadai jika terjadi terlalu sering hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Ciri-ciri lainnya meliputi:

  • Salah menaruh barang di tempat yang tidak sesuai, misalnya kunci mobil di kulkas
  • Sering salah dalam menilai dan membuat keputusan
  • Sering tersesat saat bepergian ke area yang sudah di kenal

Ciri-ciri di atas merupakan beberapa gejala penyakit Alzheimer. Meski menyerang lansia, gejalanya bisa berkembang sejak usia muda.

Terlalu sering mengalami mudah lupa juga bisa jadi tanda gangguan kognitif lainnya. Segera hubungi dokter jika khawatir dengan kondisi Anda.

Lendir Berbau Di Hidung, Apa Penyebabnya?

Lendir Berbau Di Hidung

Setiap orang dihimbau untuk menjaga kondisi tubuh supaya terhindar dari berbagai risiko seperti lendir. Lendir merupakan gejala yang timbul karena berbagai faktor seperti masalah pada pencernaan. Lendir tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan di hidung, namun juga bisa disertai dengan bau yang tidak sedap. Oleh karena itu, lendir berbau di hidung perlu diatasi.

Pemahaman Tentang Lendir

Seseorang yang mengalami lendir berbau di hidung bisa mengetahuinya secara langsung ketika mereka mencium bau tersebut di sekitar mulut. Jika lendir tersebut dikeluarkan (dengan meludah atau membuang ingus), lendir tersebut bisa berwarna kuning atau hijau.

Lendir berbau di hidung juga bisa terjadi karena lendir atau polip menghambat jalur pernafasan. Meskipun demikian, lendir menunjukkan bahwa kekebalan tubuh memberikan tanggapan untuk melawan infeksi.

Gejala

Pada dasarnya, lendir berbau bukan merupakan kondisi yang dapat membahayakan tubuh. Lendir juga hanya terjadi dalam waktu yang singkat. Pada sebagian kasus, lendir juga merupakan tanda bahwa seseorang mengalami kondisi yang lebih serius pada tubuh. Oleh karena itu, jika Anda mengalami masalah yang serius pada tubuh, Anda sebaiknya periksa ke dokter supaya kondisi Anda bisa ditangani lebih lanjut oleh tim medis.

Lendir tidak hanya menyebabkan bau di hidung, namun juga bisa disertai dengan gejala lain berupa:

  • Batuk.
  • Hidung meler.
  • Bersin.
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Sesak nafas.
  • Suara siulan ketika bernafas.
  • Perut kembung.
  • Sakit perut.
  • Pembesaran pada kelenjar getah bening.
  • Diare.
  • Mual.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Pegal.
  • Demam.

Lendir juga bisa disertai dengan gejala lain yang lebih serius berupa:

  • Sakit perut yang parah.
  • Demam tinggi.
  • Gangguan pernafasan seperti kesulitan untuk bernafas.

Penyebab

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko lendir:

  • Polip hidung

Polip hidung bisa timbul di dinding rongga hidung. Polip hidung dipicu oleh peradangan kronis. Polip hidung tidak hanya menimbulkan bau tidak sedap di hidung, namun juga bisa mengurangi indera penciuman.

Polip hidung bisa timbul dalam jumlah yang banyak, namun orang-orang tidak menyadari akan hal tersebut, karena polip hidung tidak mengganggu pernafasan.

  • Infeksi sinus

Infeksi sinus merupakan kondisi yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Infeksi sinus lebih berpotensi terjadi pada orang-orang yang memiliki masalah pada kekebalan tubuh. Gejala seperti lendir juga akan muncul.

  • Infeksi mulut

Infeksi mulut juga merupakan faktor lain yang dapat menyebabkan bau tidak sedap di hidung. Infeksi mulut terjadi karena manusia tidak menjaga kebersihan mulut. Kerusakan gigi dan merokok merupakan contoh yang dapat meningkatkan risiko infeksi mulut.

  • Masalah pencernaan

Masalah pada pencernaan merupakan salah satu kondisi yang sering terjadi. Masalah pada pencernaan (seperti penyakit radang usus dan fibrosis kistik) dapat menimbulkan berbagai gejala, termasuk lendir di hidung.

  • Kondisi lain

Kondisi lain seperti pneumonia dan penyakit ginjal kronis merupakan faktor lain yang bisa meningkatkan risiko lendir di hidung.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Jika Anda mengalami kondisi yang serius pada tubuh (yang juga disertai dengan lendir), Anda bisa bertemu dengan dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda tanyakan ke dokter.
  • Daftar gejala yang timbul.
  • Daftar riwayat medis (jika Anda memilikinya).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi Anda dengan mengajukan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Gejala apa saja yang timbul?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter akan melakukan diagnosis seperti pemeriksaan fisik.

Pasien dapat menggunakan obat seperti obat antibiotik dan kortikosteroid untuk mengatasi lendir. Cara alami seperti mengkonsumsi air mineral juga dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

Kesimpulan

Lendir berbau di hidung dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada hidung. Anda perlu waspada terhadap kondisi tersebut, karena bisa dipicu oleh berbagai faktor. Untuk mengatasi lendir, Anda bisa melakukan cara-cara sederhana seperti menggunakan obat. Untuk informasi lebih lanjut tentang lendir, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Manfaatkan Promo Pemeriksaan Hepatitis untuk Kesehatan Anda!

Hepatitis adalah peradangan pada hati atau liver. Hepatitis bisa disebabkan oleh infeksi virus, bisa juga disebabkan oleh kondisi atau penyakit lain, seperti kebiasaan mengonsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tertentu, atau penyakit autoimun. Jika disebabkan oleh infeksi virus, hepatitis bisa menular. Hepatitis B merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di Indonesia. Hepatitis merupakan penyakit yang cukup berbahaya sehingga diperlukan pemeriksaan yang lebih detail. Anda bisa mendapatkan promo pemeriksaan hepatitis dari Laboratorium Cahayasaga.

Promo pemeriksaan hepatitis ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi Anda untuk mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh terkhususnya mengenai indikasi penyakit hepatitis. Hepatitis bisa disebabkan oleh beragam kondisi dan penyakit. Namun, penyebab yang paling sering adalah infeksi virus. Berikut adalah beberapa jenis hepatitis yang disebabkan oleh infeksi virus.

  • Hepatitis A

Hepatitis A disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A (HAV). Hepatitis A ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi feses penderita hepatitis A yang mengandung virus hepatitis A.

  • Hepatitis B

Hepatitis B disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B (HBV). Hepatitis B dapat  ditularkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita hepatitis B. Cairan tubuh yang dapat menjadi sarana penularan hepatitis B adalah darah, cairan vagina, dan air mani.

  • Hepatitis C

Hepatitis C disebabkan oleh infeksi virus hepatitis C (HCV). Hepatitis C juga ditularkan melalui cairan tubuh. Penularan bisa terjadi saat berhubungan seksual tanpa kondom atau menggunakan jarum suntik bekas penderita hepatitis C. Jika ibu hamil menderita hepatitis C, bayinya dapat tertular penyakit ini saat melewati jalan lahir ketika persalinan.

  • Hepatitis D

Hepatitis D disebabkan oleh infeksi virus hepatitis D (HDV). Hepatitis D merupakan jenis hepatitis yang jarang terjadi, tetapi bisa bersifat serius. Virus hepatitis D tidak bisa berkembang biak di dalam tubuh manusia tanpa adanya hepatitis B. Hepatitis D ditularkan melalui darah dan cairan tubuh lainnya.

  • Hepatitis E

Hepatitis E disebabkan oleh infeksi virus hepatitis E (HEV). Hepatitis E mudah menular pada lingkungan yang memiliki sanitasi yang buruk. Salah satunya melalui kontaminasinya pada sumber air.

Hepatitis B merupakan jenis hepatitis yang paling banyak penderitanya, sehingga pemeriksaan hepatitis B ini lebih banyak tersedia di Laboratorium Klinik maupun rumah sakit. Pemeriksaan hepatitis B biasanya dimulai dengan wawancara tentang keluhan atau gejala yang dirasakan, faktor risiko penularan, faktor keluarga atau orang sekitar yang menderita hepatitis, dan sebagainya. Setelah itu, pemeriksaan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik untuk mengecek adanya demam, kekuningan pada kulit maupun mata, nyeri perut, atau organ hati yang membesar. Bila kedua hasil pemeriksaan di atas mengarah ke hepatitis B, dokter akan merekomendasikan untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

  1. Pemeriksaan darah

Pemeriksaan darah yang dilakukan, yaitu pemeriksaan enzim hati, pemeriksaan antibodi terhadap virus hepatitis, dan juga pemeriksaan apakah ada bagian virus di darah seperti protein atau materi genetik virus. Pemeriksaan darah ini dapat menentukan apakah Anda sudah pernah terinfeksi virus hepatitis B, sudah pernah divaksinasi, menderita hepatitis B akut, menderita hepatitis B kronis, serta tingkat keparahan penyakit.

  1. Pemeriksaan radiologi

Terkadang, Anda juga diminta untuk melakukan pemeriksaan USG hati. Tujuannya untuk melihat kondisi organ hati Anda, termasuk kemungkinan adanya kerusakan hati dan apakah sudah terjadi komplikasi serius berupa sirosis hati atau kanker hati.

  1. Biopsi hati

Bila dianggap diperlukan, maka akan dilakukan juga biopsi hati. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengambil sedikit jaringan hati dengan jarum, kemudian dikirim ke laboratorium untuk diperiksa sejauh mana kerusakan hati sudah terjadi.

Itulah beberapa jenis hepatitis dan rangkaian pemeriksaan hepatitis yang harus Anda pahami. Promo pemeriksaan hepatitis yang disediakan oleh SehatQ tentunya akan membantu untuk memantau kesehatan Anda. Promo pemeriksaan hepatitis ini bisa Anda dapatkan di Laboratorium Cahayasaga dengan potongan 27% dari harga normal. Jadi, jangan lewatkan promo ini, ya!