7 Obat untuk Kolesterol yang Bisa Ditemukan di Dapur

Kolesterol merupakan salah satu jenis penyakit yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Umumnya kolesterol tinggi terjadi karena kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berminyak, kurang melakukan olahraga, dan memiliki keluarga yang punya penyakit kolesterol. Namun untungnya, penyakit satu ini dapat diatasi menggunakan obat herbal yang dibuat dari bahan dapur untuk kolesterol lho.

Simak beragam obat untuk kolesterol alami paling ampuh dan mudah ditemukan di bawah ini!

Obat untuk Kolesterol yang Alami

1. Bawang Putih

Obat kolesterol alami paling ampuh yang pertama adalah bawang putih. Bawang putih adalah bumbu dapur yang berkhasiat, sehingga sering digunakan sebagai obat-obatan herbal. Ternyata, kandungan yang ada di dalam bawang putih mampu menurunkan tingkat kolesterol tubuh secara alami, lo!

Untuk mengatasi kolesterol, kamu dapat mengonsumsi 3-4 siung bawang putih setiap harinya. Jangan lupa untuk banyak minum air setelah memakan bawang putih karena kandungan zat diuretik dalam tanaman yang satu ini dapat menyebabkan dehidrasi.

2. Seledri

Obat kolesterol alami berikutnya adalah daun seledri yang sering digunakan sebagai bumbu makanan Indonesia. Konon seledri ampuh menurunkan hipertensi dan kolesterol pada tubuh, lo!

Hal tersebut dikarenakan seledri mengandung ekstrak heksana yang mampu menurunkan tekanan darah. Kandungan metanol dan etanol di dalam seledri juga dapat membuat sirkulasi darah meningkat sekaligus mengatasi peradangan pada pembuluh darah.

Untuk dapat mengatasi kolesterol tinggi, kamu dapat mengonsumsi jus seledri sebanyak 1 gelas setiap hari.

3. Biji Ketumbar

Kandungan asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, asam askorbat, dan asam stearat dalam biji ketumbar dapat mengendalikan kadar kolesterol dalam tubuh. Biji ketumbar juga ampuh menurunkan kolesterol jahat tanpa memengaruhi tingkat kolesterol baik dalam tubuh.

Cara mengonsumsi biji ketumbar adalah dengan menyiapkan 2 sendok teh bubuk biji ketumbar, kemudian campur dengan secangkir air dan rebus. Setelah mendidih, air rebusan dapat disaring lalu diminum sebanyak 2 kali sehari.

4. Kunyit

Obat untuk kolesterol alami berikutnya adalah kunyit yang mengandung kurkumin. Kandungan kurkumin pada kunyit ternyata berkhasiat untuk menguras asam empedu. Selain itu, masakan yang mengandung kunyit juga ampuh untuk menurunkan kolesterol pada pengidap kolesterol berlebihan.

Sifat kunyit juga tersebut juga berguna untuk menekan pengaruh buruk dari lemak jenuh. Jika ingin mengonsumsi santan, ada baiknya untuk mencampurkan bumbu kunyit ke dalamnya karena dapat menetralkan pengaruh buruk santan.

5. Cuka Sari Apel

Dengan mengonsumsi cuka sari apel, kamu dapat meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh. Kandungan dalam cuka sari apel dapat menyerap kolesterol jahat dan lemak pada tubuh. Cuka sari apel juga mengandung asam amino yang dapat menetralkan dan mengeluarkan kolesterol jahat.

Cara mengatasi kolesterol menggunakan cuka sari apel cukup mudah, kamu dapat mencampurkan 1 sendok teh cuka sari apel dengan segelas air. Minum campuran tersebut sebanyak 2 hingga 3 kali dalam sehari selama satu bulan.

6. Daun Salam

Daun salam yang biasa digunakan untuk bumbu masak juga berkhasiat untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh, lo! Siapkan 10 hingga 15 lembar daun salam yang sudah bersih, kemudian rebus dengan 3 gelas air.

Saring air rebusan daun salam dan konsumsi minuman tersebut saat malam hari. Daun salam dapat menurunkan kolesterol jahat dan juga bermanfaat untuk mengatasi asam urat.

7. Jahe

Rempah yang satu ini sangat ampuh dalam menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam tubuh. Untuk menikmati manfaat jahe, kamu dapat menyampurkan potongan jahe ke dalam segelas air hangat atau panas.

Itulah beragam obat untuk kolesterol alami yang bisa dicoba. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya.

Daftar Jus Sebagai Suplemen Batu Ginjal & Batu Empedu Alami

Batu ginjal dan batu empedu sudah tentu akan mengganggu aktivitas sehari-hari bagi para penderitanya. Maka biasanya, jika periksa ke dokter, mereka akan direkomendasikan beberapa suplemen batu ginjal & batu empedu. Atau jika sudah parah, kamu akan disarankan dokter untuk operasi.

Bagi yang takut, pasti akan mencari alternatif lain pengganti suplemen batu ginjal & batu empedu serta operasi. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa jus yang bisa membantu menghancurkan batu ginjal maupun batu empedu. Simak penjelasannya di bawah ini ya!

Jus Penghancur Batu Ginjal

Jika didiagnosis menderita batu ginjal dan dokter belum menganjurkan untuk operasi, kamu bisa mencoba beberapa jus buah dan sayur di bawah ini untuk membantu menghancurkan batu ginjal:

1. Jus Jeruk

Jus jeruk yang mengandung sitrat dalam bentuk alami dapat menjadi salah satu jus penghancur batu ginjal. Sitrat mencegah pembentukan batu ginjal dengan mengurangi keasaman pada urine.

Perlu diketahui juga, jus jeruk merupakan buah sitrat yang paling ampuh untuk menghancurkan batu ginjal dibandingkan buah sitrat lainnya, seperti lemon.

2. Jus Cuka Apel

Cuka apel mengandung asam asetat yang dapat membantu melarutkan batu ginjal. Tak hanya itu, cuka apel juga membantu mengurangi nyeri yang disebabkan oleh batu ginjal.

Kamu dapat meminum cuka apel sekali dalam sehari. Untuk mengonsumsinya, tambahkan 2 sendok makan cuka apel ke dalam air sebanyak 250 ml.

Meski terkesan sedikit, jangan mengonsumsi jus cuka apel lebih dari dosis tersebut. Konsumsi cuka apel secara berlebih dapat mengurangi kadar potasium dalam tubuh, serta memicu osteoporosis.

Selain itu, bagi penderita diabetes, perhatikan kadar gula darah saat mengonsumsi jus yang baik untuk kesehatan ginjal ini. Konsumsi cuka apel juga tidak disarankan bagi yang sedang mengonsumsi obat golongan digoxin, diuretik, dan insulin.

3. Jus Seledri

Jus seledri adalah salah satu jus penghancur batu ginjal. Jus ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional dan dapat membantu batu ginjal dibawa keluar melalui urine.

Untuk mengonsumsi jus seledri, campurkan 1 atau lebih batang seledri ke dalam air. Kamu dapat mengonsumsi satu gelas jus seledri sehari.

Hindari minum jus seledri apabila kamu memiliki gangguan pembekuan darah, tekanan darah rendah, serta operasi yang dijadwalkan dalam waktu dekat.

Begitu pula jika kamu sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti levotiroksin, lithium, isotretinoin, serta alprazolam.

Jus Penghancur Batu Empedu

Batu empedu biasanya menyerang wanita yang sudah berumur, khususnya yang menderita diabetes atau yang menjalani diet dengan penurunan berat badan yang cepat. Kebanyakan orang yang memiliki batu empedu tidak menunjukkan gejala tertentu.

Sementara itu, lainnya menunjukkan gejala seperti nyeri, mual, dan sakit kuning. Perawatan medis standar untuk batu empedu simtomatik adalah operasi. Namun, pasien yang tidak ingin menjalani operasi dapat mengonsumsi obat tertentu untuk melarutkan batu empedu. Nah, berikut adalah tiga jus yang bisa membantu mengeluarkan batu empedu, seperti dilansir positivemed.com.

1. Apel dan garam Epsom

Minum dua gelas jus apel setiap hari selama dua minggu untuk melunakkan batu empedu. Selanjutnya, larutkan satu sendok makan garam Epsom dalam segelas air. Minum dua atau tiga gelas larutan garam Epsom dalam sehari.

Garam Epsom dapat membuka saluran-saluran empedu untuk mengeluarkan batu empedu yang sudah melunak. Kebanyakan orang akan mengalami diare yang cukup parah setelah menenggak garam Epsom.

2. Jus lemon

Campur setengah cangkir jus lemon dengan setengah cangkir minyak zaitun. Minum ramuan itu dalam sekali tenggak. Kamu mungkin akan merasa mual dan mengalami diare setelahnya.

Minyak zaitun dapat memicu pengosongan kandung empedu dan asam sitrat dapat mengurangi kadar kolesterol dalam empedu, yang membantu dalam melarutkan batu empedu.

3. Jus apel

Kamu bisa mencampur satu sendok makan cuka sari apel dengan segelas jus apel dan meminumnya setiap pagi. Asam malat yang ditemukan dalam jus apel dapat melunakkan batu empedu, dan cuka sari apel dapat mengurangi kadar kolesterol dalam empedu, yang juga ikut melarutkan batu empedu secara perlahan. Cuka sari apel juga bisa mencegah pembentukan batu empedu.

Demikian beberapa jus untuk pengganti suplemen batu ginjal & batu empedu yang bisa kamu konsumsi. Semoga menambah wawasanmu.

Minimalkan Risiko Penyakit Anak dengan Stimuno

stimuno

Anak Anda sedang tidak enak badan? Pasti rasanya serba salah dan penuh kekhawatiran. Anak-anak memang cenderung lebih mudah sakit karena daya tahan tubuhnya yang masih lebih lemah dibandingkan orang dewasa. Membantu menjaga daya tahannya dengan suplemen, seperti Stimuno, dapat menjadi jalan keluar untuk meminimalkan risiko anak terkena penyakit yang sering dialami anak-anak. 

Stimuno merupakan suplemen yang membantu sistem imunitas anak bekerja lebih aktif. Dengan demikian, antibodi yang membuat tubuh lebih kuat menghalangi beragam penyakit bisa terbentuk lebih banyak. Untuk anak-anak, Stimuno tersedia dalam bentuk sirup dengan berbagai pilihan rasa menarik, seperti anggur dan buah beri. 

Dengan daya tahan tubuh yang terjaga, anak Anda pun dijamin lebih jarang sakit. Berbagai risiko penyakit yang sering menghampiri anak-anak kecil di bawah ini pun bisa ditekan seminimal mungkin. 

1. Demam 

Ketika mengecek suhu tubuh anak Anda lebih dari 37,5 derajat Celsius, Anda pasti langsung khawatir. Pasalnya, anak sedang mengalami demam di mana tubuhnya sedang berjuang melawan berbagai virus dan bakteri yang ada di tubuh. Anak sangat mudah mengalami demam jika daya tahan tubuhnya lemah. Imunisasi dan kegiatan yang lumayan aktif pun bisa membuat anak mudah mengalami demam jika imunitasnya tidak terjaga. Anda bisa memberikan kompres air hangat untuk anak yang demam. Namun jika sudah berlangsung lebih dari 3 hari atau sampai disertai kejang, segeralah bawa sang buah hati untuk berobat ke rumah sakit. 

2. Pilek 

Anak-anak sangat mudah terkena pilek. Dalam setahun, anak bahkan bisa mengalami penyakit ini antara 6—8 kali jika daya tahan tubuhnya lemah. Kondisi ini disebabkan oleh adanya virus di saluran pernapasan bagian atas Sehingga menyebabkan anak Anda mengalami hidung tersumbat dan mata berair. Tidak jarang pilek anak juga diikuti gejala bersin dan batuk. Anak-anak yang berada di tempat penitipan atau yang sering berinteraksi dengan orang lain akan lebih mudah terkena pilek. Namun jika Anda menjaga daya tahan tubuhnya memakai Stimuno, risiko terkena pilek dapat dikurangi. 

3. Batuk

Anak Anda mengalami batuk? Ini merupakan penyakit yang biasa menimpa anak-anak. Batuk terjadi ketika ada virus atau bakteri yang masuk ke tubuh sang buah hati. Ketika anak batuk, ia mungkin sangat membutuhkan obat atau antibiotik. Namun, jangan sembarangan memberi obat batuk ke anak, ya. Anak-anak yang belum berumur 6 tahun sebaiknya tidak diberikan obat batuk, kecuali memang diresepkan oleh dokter. Karena itu, mencegah batuk dengan meningkatkan daya tahan tubuh si kecil jauh lebih baik untuk menghindari pusingnya menghadapi anak batuk yang tidak bisa diberi obat sembarangan. 

4. Diare 

Sistem pencernaan anak umumnya masih sangat rentan. Jika sensitivitas pencernaan ini tidak didukung oleh daya tahan tubuh yang memadai, anak pun akan sangat mudah mengalami diare. Ciri-ciri diare pada anak biaya mengarah pada kotoran yang bau dan berair serta mual dan muntah. Tidak jarang anak akan mengeluhkan sakit perut yang disertai demam ringan jika diarenya parah. Cobalah mencegah diare anak dengan memberikan Stimuno sirup untuk meningkatkan imunitas tubuhnya. Dengan begitu, bakteri dan virus penyebab diare bisa langsung ditebas ketika masuk ke tubuh tanpa perlu memberikan gejala diare yang membuat anak tidak nyaman. 

5. Asma

Apakah anak Anda terkadang bernapas seperti orang bersiul dan mengalami sesak atau nyeri di dada? Atau mungkin dia batuk yang tidak kunjung sembuh. Bisa jadi ia mengidap asma. Jika sudah demikian, Anda harus lebih telaten menjaga daya tahan tubuh anak. Pasalnya, beragam pemicu seperti debu, bulu binatang, juga asap tembakau bisa memicu serangan asma datang dan memburuk. Jika asma anak kumat, cobalah mengajak anak Anda menggunakan inhaler segera seperti yang diinstruksikan oleh dokternya. Ulangi prosedur ini setiap 20 menit hingga satu jam. Pastikan juga segera bawa anak Anda ke dokter jika gejala asma tidak mereda atau memburuk. 

*** 

Untuk menjaga daya tahan tubuh anak dengan Stimuno, berikan suplemen ini sebanyak 3 kali sehari. Ukuran tiap kali minum berkisar 5 mililiter atau setara dengan satu sendok takar atau satu sachet. Semoga anak Anda senantiasa sehat!

Beginilah Cara Menghilangkan Bisul Secara Alami

Bisul atau furunkel adalah benjolan merah pada kulit yang berisi nanah dan terasa nyeri. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri yang memicu peradangan pada folikel rambut, yaitu tempat tumbuhnya rambut. Furunkel dapat terjadi di area kulit mana saja, meski umumnya muncul di leher, bokong, paha, dan juga ketiak. Oleh karena itu, pastinya Anda akan melakukan berbagai cara menghilangkan bisul agar tidak menganggu kesehatan. 

Cara menghilangkan bisul ini bisa dilakukan secara alami. Tapi sebelumnya Anda perlu mengetahui gejala dari munculnya bisul ini. Gejala bisul pada umumnya terjadi jika hal – hal sebagai berikut terjadi di tubuh Anda

  • Benjolan keras, merah, dan nyeri biasanya berukuran sekitar setengah inci.
  • Selanjutnya, benjolan menjadi lebih lembut, lebih besar, dan lebih nyeri. Kantong nanah pun terbentuk di bisul.
  • Kulit di sekitar bisul menjadi terinfeksi. Menjadi merah, nyeri, hangat, dan bengkak.

Dalam kasus yang berat, dapat muncul lebih banyak bisul di sekitar yang asli, demam bisa terjadi, serta dapat terjadi pembengkakan kelenjar getah bening. Meski begitu, Anda tidak pelru khawatir. Ada cara menghilangkan bisul secara alami yang bisa Anda lakukan.

  1. Kompres air hangat 

Melansir dari WebMD, kompres air hangat dapat mengurangi rasa sakit dan membantu menarik nanah ke permukaan atau keluar dari kulit. Bisul dapat pecah dengan sendirinya setelah beberapa kali mendapatkan kompres hangat. Ini biasanya terjadi dalam 10 hari sejak kemunculannya. Anda dapat membuat kompres hangat dengan merendam kain cuci dalam air hangat, kemudian diperas. Saat bisul mulai mengering, cuci dengan sabun antibakteri sampai semua nanah hilang dan bersihkan dengan alkohol untuk mengurangi risiko infeksi dan mempercepat pemulihan.

  1. Menggunakan salep antibiotik

Cara menghilangkan bisul dengan cepat perlu diiringi dengan penggunaan salep antibiotik. Anda bisa menggunakan obat bisul topikal yang dijual bebas di apotek untuk dioleskan pada bisul yang terasa sakit, atau luka bekas bisul yang pecah. Namun, alangkah baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan rekomendasi obat bisul dan cara pakainya yang tepat. Anda juga boleh juga menggunakan obat salep antibiotik yang dijual bebas untuk mencegah infeksi muncul kembali. Caranya, oleskan salep tipis-tipis pada permukaan kulit yang terdapat bisul atau luka bekas bisul yang pecah sebanyak 2 kali sehari sampai bisul sembuh.

  1. Sering cuci handuk dan pakaian yang digunakan

Pastikan Anda rutin mengganti handuk dan pakaian sesaat setelah digunakan. Kemudian, cuci pakaian atau handuk yang bersentuhan dengan kulit yang terkontaminasi bisul, menggunakan air panas. Hindari berbagi penggunaan handuk, pakaian, dan barang-barang pribadi lainnya saat Anda sedang mengalami bisul.

  1. Gunakan minyak pohon teh (tea tree oil) 

Melansir Health Line, minyak atsiri pohon teh memiliki sifat antibakteri dan antiseptik yang kuat yang dapat membantu mengobati infeksi bakteri yang menyebabkan bisul. Minyak pohon teh tidak boleh dioleskan langsung ke kulit, karena dapat memiliki efek terbakar. Campurkan lima tetes minyak pohon teh dengan satu sendok teh kelapa atau minyak zaitun. Masukkan minyak pohon teh yang sudah diencerkan ke kapas dan oleskan ke daerah kulit yang muncul bisul 2-3 kali sehari. Lakukan langkah ini setiap hari sampai bisul matang,  pecah, dan benar-benar hilang.

  1. Gunakan bubuk kunyit 

Bubuk kunyit memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang keduanya dapat membantu menyembuhkan bisul dan membuangnya dengan cepat. Anda dapat memilih untuk menelan bubuk kunyit, menggunakannya secara topikal untuk mengobati bisul, atau keduanya. Jika ingin mengonsumsinya, rebus satu sendok teh bubuk kunyit dalam air atau susu, dan minum 3 kali sehari setelah dingin. Begitu pun jika ingin menggunakannya secara topikal atau oles, campur kunyit dengan air dan atau jahe untuk membuat masker, dan oleskan ke bagian yang muncul bisul setidaknya 2 kali sehari.

Itulah beberapa cara menghilangkan bisul secara alami yang bisa Anda lakukan. Bisul memang bukan merupakan penyakit atau kondisi kesehatan yang berbahaya. Akan tetapi, jika dibiarkan dan tidak segera diobati dapat berakibat fatal.

Seputar Plester & Luka Sayatan Di Jari

plester luka

Dari semua jenis cedera jari, luka sayatan atau goresan jari merupakan kondisi yang paling sering dialami oleh anak. Jenis cidera ini dapat terjadi dengan cepat. Saat kulit jari pecah, darah dapat keluar dengan cepat. Mengetahui apa yang perlu Anda lakukan ketika hal ini terjadi merupakan kunci memastikan luka tersebut sembuh dengan aman. Kebanyakan jenis luka dapat dirawat di rumah. Anda hanya perlu memakai plester & luka akan sembuh setelah beberapa hari. Akan tetapi, apabila luka tersebut panjang dan dalam, hubungi dokter segera mungkin guna memastikan apakah jahitan diperlukan untuk menutup luka. Pada umumnya, luka yang cukup besar sehingga masing-masing ujungnya tidak dapat direkatkan kembali dengan mudah membutuhkan jahitan. 

Merawat jari yang terluka

Anda bisa menggunakan plester & luka sayatan akan sembuh. Namun, pertama bersihkan dulu luka tersebut sebelum menutupnya dengan menggunakan plester. Ikuti langkah-langkah berikut ini agar Anda bisa melakukan cara merawat luka sayatan atau goresan dengan baik dan benar. 

  • Bersihkan luka. Bersihkan luka dengan perlahan dan hati-hati dengan cara mengusap darah atau kotoran menggunakan sedikit air dan sabun cair antibakteri yang telah diencerkan. 
  • Rawat menggunakan salep antibiotik. Dengan perlahan oleskan krim antibiotik over-the-counter (OTC), misalnya bacitracin, untuk luka sayatan atau goresan yang minor atau kecil. Apabila luka sayatan tersebut terlalu dalam atau terlalu lebar, hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan kegawatdaruratan secepatnya. 
  • Tutupi luka. Tutup luka menggunakan plester. Jangan ikat jari terlalu kencang agar aliran darah tidak terputus secara menyeluruh. 
  • Angkat jari. Cobalah untuk menjaga jari yang terluka berada di atas jantung sesering mungkin hingga pendarahan berhenti. 
  • Berikan sedikit tekanan. Tempatkan kain bersih atau perban pada jari yang terluka. Secara perlahan berikan tekanan yang lembut (sebagai tambahan mengangkat jari) hingga pendarahan benar-benar berhenti. 

Komplikasi

Luka sayatan minor atau kecil yang dibersihkan dan diperban dengan cepat akan sembuh dengan segera. Namun, jika luka tidak diberi plester & luka menjadi infeksi, kondisi ini akan menyebabkan beberapa komplikasi yang mengganggu. Beberapa komplikasi tersebut di antaranya adalah:

  • Infeksi. Apabila jari Anda menjadi terinfeksi, hubungi dokter dan penyedia layanan kesehatan secepatnya. Perawatan tambahan, seperti pemberian antibiotik, dapat dibutuhkan. Tanda-tanda adanya jari atau luka yang terinfeksi di antaranya adalah daerah di sekitar luka berubah warna menjadi lebih merah, jari terus membengkak 48 jam setelah cedera terjadi, nanah keluar dari daerah luka, dan rasa nyeri terus berubah menjadi lebih parah beberapa hari setelah cedera terjadi. 
  • Pendarahan. Luka yang terus berdarah  setelah Anda mengangkat jari atau daerah luka lain di atas jantung dan memberikan tekanan yang konstan dapat menjadi tanda bahwa pembuluh darah Anda cedera. Hal ini juga dapat menjadi tanda adanya gangguan pendarahan atau efek samping dari konsumsi obat-obatan, misalnya pengencer darah, untuk kondisi gangguan kesehatan jantung tertentu. 

Beberapa jenis luka membutuhkan lebih dari sekedar plester & luka sembuh dengan sendirinya. Beberapa jenis luka membutuhkan perawatan medis khusus misalnya jahitan. Apabila Anda percaya luka yang diderita jauh lebih serius dan tidak bisa dirawat di rumah dengan efektif, hubungi layanan kegawatdaruratan. Dengan melakukan hal ini secepatnya dapat mencegah Anda terkena komplikasi kesehatan yang tidak diinginkan, misalnya komplikasi atau pendarahan. Luka ringan akan sembuh dengan sendirinya setelah Anda memakai plester & luka dijaga kebersihannya. Jika tidak kunjung sembuh dan menunjukkan tanda-tanda infeksi, hubungi dokter segera. 

Ketahui 7 Fakta Asam Fusidat Sebelum Memakainya

Asam Fusidat

Ketika Anda menemui masalah kulit dan pergi ke rumah sakit, dokter umumnya akan memberikan resep obat racikan yang di dalamnya terdapat asam fusidat. Jenis asam ini biasanya dicampurkan dengan hydrocortisone ataupun struktur steroid dan dapat dipakai dengan cara dioleskan ke bagian kulit yang bermasalah. 

Mungkin Anda akan takjub dengan cara kerja asam fusidat. Pasalnya, jenis obat topikal ini dapat dengan cepat menyembuhkan penyakit kulit Anda dan membuat kulit mulus kembali. 

Namun, jangan sekali-sekali menggunakannya sembarangan. Ketahui dahulu fakta mengenai asam fusidat di bawah ini agar Anda menyadari bahwa ampuhnya jenis asam ini memulihkan kondisi kulit Anda sebab didukung berbagai alasan. 

  1. Jenis Antibiotik 

Cara kerja asam fusidat dalam memulihkan kondisi kulit Anda yang bermasalah karena infeksi adalah dengan menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi tersebut. Biasanya bakteri yang berperan dalam pembentukan infeksi kulit berjenis Staphylococcus. Ya, kemampuan asam fusidat ini tidak lain karena jenis obat ini termasuk antibiotik. Artinya lagi, Anda harus menggunakan asam fusidat sampai hampir tiap kali peresepan. Jika Anda langsung menghentikan pemakaian ketika infeksi sudah sembuh, besar kemungkinan tubuh akan mengalami resistensi terhadap jenis dan dosis antibiotik ini yang diberikan kepada Anda. 

  1. Dapat Menjadi Obat Mata 

Kebanyakan orang mengetahui asam fusidat merupakan jenis obat yang peruntukannya adalah mengobati infeksi kulit yang disebabkan bakteri. Namun, tahukah Anda bahwa obat ini juga dapat dijadikan alternatif untuk mengobati infeksi mata yang mengarah ke konjungtivitis? Perawatan mata tertentu yang menggunakan asam fusidat umumnya dibatasi untuk 1—2 minggu. Cara pemberian asam fusidat untuk obat mata adalah meneteskannya ke bagian mata yang terinfeksi dengan dosis tertentu tiap 12 jam. 

  1. Harus Resep Dokter 

Anda bisa saja memberi asam fusidat di apotek tertentu. Namun, sebaiknya Anda tidak melakukan hal tersebut. Bagaimanapun, ini merupakan jenis antibiotik yang harus menggunakan takaran yang tepat guna bisa membantu penyembuhan infeksi yang Anda alami. Ketika Anda menggunakannya sembarangan, bukan hanya manfaatnya yang tidak Anda peroleh dengan maksimal, namun Anda juga berisiko mendapatkan efek samping yang tidak ringan. 

  1. Pantangan Ibu Hamil 

Asam fusidat sebenarnya bisa dikonsumsi oleh siapa saja, baik untuk orang dewasa, oran tua, bahkan anak-anak. Namun jika Anda sedang mengandung, artinya Anda pantang menggunakan salep atau obat yang berjenis asam fusidat. Penggunaan asam fusidat pada ibu hamil di trimester akhir kehamilannya beresiko membuat bayi yang dilahirkan rentan mengalami penyakit kuning pada bulan awal kemunculannya di dunia. 

  1. Tidak Boleh Berbagi 

Anda mungkin berpikir bahwa penggunaan obat luar seperti salep dari asam fusidat bisa cocok untuk semua orang yang mengalami masalah infeksi kulit serupa Anda. Lalu dengan entengnya, Anda akan membagi asam fusidat itu kepada orang lain. Jika Anda pernah melakukannya, segera hentikan kebiasaan tersebut. Obat asam fusifat tidak boleh dibagi ke orang lain. Obat ini biasanya bersifat racikan dan dosisnya diresepkan khusus untuk masalah kulit Anda. Dosis dan peracikan ini belum tentu cocok untuk orang lain, melainkan justru bisa menimbulkan masalah lain. 

  1. Mudah Picu Alergi 

Asam fusidat merupakan jenis antibiotik yang mudah memicu alergi. Karena alasan inilah, Anda harus berhati-hati menggunakan obat ini. Reaksi alergi yang dipicu oleh asam fusifat bukan sekadar gatal, namun jika parah bisa sampai menimbulkan syok. Pastikan Anda melakukan pengecekan alergi terlebih dahulu sebelum memakai obat ini. Anda juga harus memberi tahu dokter mengenai riwayat alergi obat Anda kepada dokter agar ia bisa meresepkan obat yang tepat ataupun dosis yang sesuai bagi Anda. 

  1. Suhu Penyimpanan 

Membiarkan asam fusidat di tempat yang terlalu panas dan lembab bisa merusak kemampuannya untuk menghentikan perkembangan bakteri. Struktur obat ini juga akan rusak apabila membeku akibat ditaruh di kulkas ataupun tempat yang terlalu dingin. Suhu ideal untuk penyimpanan asam fusifat berkisar 15—30 derajat Celcius atau dalam suhu kamar. 

*** 

Kalau sudah tahu berbagai fakta penting mengenai asam fusidat di atas, Anda pasti akan menggunakannya secara lebih hati-hati, bukan? Manfaat dari penggunaannya yang hati-hati pun akan lebih optimal.

Vaksin DPT, Hindari Anak dari Difteri, Pertussis, dan Tetanus

Vaksin DPT

Vaksin DPT merupakan salah satu jenis vaksin yang wajib diberikan pada anak sebelum berusia satu tahun. Vaksin DPT ini diberikan dalam lima dosis, yaitu pada usia 2, 4, 6, dan 15-18 bulan, lalu diulang pada usia 4 hingga 6 tahun. 

Jika, anak Anda tidak diberikan imunisasi DPT (difteri, pertusis, dan tetanus), beberapa penyakit tersebut dapat menyebabkan atau berisiko tinggi kematian. Pada artikel kali ini akan dibahas bagaimana vaksin DPT menghindari anak Anda dari beberapa penyakit tersebut. 

Apa itu vaksin DPT?

DPT adalah vaksin kombinasi yang melindungi dari tiga penyakit, yaitu difteri, tetanus, dan pertusis. Ketiga komponen vaksin “tidak aktif” artinya mereka mati dan tidak dapat menyebabkan penyakit. 

Vaksin DPT dapat melindungi anak Anda dari:

  • Difteri.  Infeksi tenggorokan yang serius yang dapat menyumbat saluran napas dan menyebabkan masalah pernapasan yang parah. 
  • Tetanus. Penyakit saraf yang dapat terjadi pada semua usia, yang disebabkan oleh bakteri penghasil racun yang mencemari luka. 
  • Pertusis (batuk rejan). Penyakit pernapasan dengan gejala seperti pilek yang menyebabkan batuk parah (suara ‘rejan’ terjadi saat anak menarik napas dalam-dalam setelah batuk parah). Komplikasi serius dapat menyerang anak di bawah usia 1 tahun, dan mereka yang berusia di bawah 6 bulan memiliki risiko sangat tinggi. Remaja dan orang dewasa dnegan batuk yang berlangsung lama mungkin menderita pertusis dan tidak menyadarinya, dan dapat menularkannya kepada bayi yang rentan. 

Jadwal imunisasi DPT

Imunisasi DPT diberikan dalam rangkaian 5 kali suntikan, biasanya diberikan pada usia:

  • 2 bulan 
  • 4 bulan 
  • 6 bulan
  • 15-18 bulan
  • 4-6 tahun

Kemungkinan risiko dan efek samping imunisasi DPT

Vaksin ini dapat menyebabkan efek samping ringan, seperti:

  • Demam 
  • Rewel ringan 
  • Kelelahan
  • Kehilangan selera makan
  • Nyeri saat ditekan
  • Kemerahan
  • Bengkak di area tempat suntikan diberikan

Efek samping yang jarang terjadi, meliputi:

  • Kejang 
  • Demam tinggi 
  • Tangisan yang tidak terkendali setelah mendapatkan vaksin

Namun, efek samping tersebut sangat jarang terjadi sehingga para peneliti mempertanyakan apakah itu disebabkan oleh vaksin. Kebanyakan anak memiliki sedikit atau tanpa efek samping. 

Dapatkah menunda atau tidak melakukan imunisasi DPT?

Penyakit sederhana atau ringan lainnya seharusnya tidak mencegah imunisasi, tetapi dokter Anda mungkin memilih untuk menjadwalkan ulang vaksin jika anak Anda menderita penyakit yang lebih serius. 

Bicaralah dengan dokter jika anak mengalami gejala berikut setelah mendapatkan vaksinasi, seperti:

  • Sebuah reaksi alergi yang serius
  • Masalah otak atau sistem saraf, seperti koma atau kejang
  • Sindrom Guillain-Barre
  • Sakit parah atau bengkak di seluruh lengan atau tungkai

Bagaimana merawat si kecil setelah vaksin?

Anak Anda mungkin akan mengalami demam, nyeri, dan bengkak serta kemerahan di area tempat suntikan diberikan. Bergantung pada usia anak Anda, nyeri dan demam dapat diobati dengan asetaminofen atau ibuprofen. Tanyakan pada dokter Anda untuk mengetahui apakah Anda dapat memberikan salah satu obat tersebut, dan untuk mengetahui dosis yang sesuai. 

Kain hangat dan lembab atau bantalan hangat juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Memindahkan atau menggunakan anggota tubuh yang telah menerima suntikan sering kali dapat mengurangi rasa sakit. 

Namun, Anda harus segera menghubungi dokter jika timbul gejala komplikasi yang parah setelah vaksin DPT, termasuk kejang, demam di atas 40 derajat celcius, kesulitan bernapas, atau tanda alergi lainnya, syok atau kolaps, atau tangisan yang tidak terkontrol selama lebih dari 3 jam. 

Setelah Anda mengetahui sebegitu pentingnya vaksin DPT, maka disarankan untuk tidak melewatkan jadwal imunisasi DPT.

Konsumsi Obat Herbal Paru-Paru untuk Meredakan Gejala Asma

Terapi alami dan konsumsi bahan pangan tertentu dipercaya mampu meringankan gejala asma, seperti batuk dan sesak napas. Namun perlu digarisbawahi, bahan pangan yang tergolong obat herbal paru-paru tersebut tidak bisa menyembuhkan asma sebab dibutuhkan obat-obatan medis untuk mengatasi penyakit asma. Meskipun menurut penelitian, terdapat herbal yang terbukti mengandung berbagai khasiat yang membantu meredakan gejala asma. 

Makanan dan minuman yang dianjurkan

Diet makanan berperan meredakan gejala asma. Beberapa diantaranya mampu mengurangi peradangan akibat alergen. Berikut ini makanan dan minuman yang dapat dikonsumsi untuk meredakan gejala asma:

  • Bawang putih

Sifat anti inflamasi bawang putih telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah. Berdasarkan Food and Chemical Technology, ekstrak bawang putih mentah memiliki efek anti inflamasi lebih besar daripada bawang putih yang telah dimasak. Akan tetapi, sebagian orang tidak menyukai karena rasa dan aroma yang menyengat.

Asma merupakan salah satu penyakit peradangan dan penyempitan saluran napas. Namun, belum ada penelitian yang secara langsung membuktikan bahwa bawang putih efektif meringankan asma yang kambuh.

  • Jahe

Efek anti inflamasi juga terkandung pada jahe. Sebuah studi menunjukkan bahwa suplemen jahe oral berkaitan dengan perbaikan gejala asma. Bahkan studi lain menyebutkan bahwa komponen aktif jahe mampu mengurangi respon hipersensitivitas jalan napas. Oleh karena itu, konsumsinya dapat menjadi pilihan terapeutik.

Di sisi lain, jahe belum bisa dipastikan mampu memperbaiki fungsi paru-paru secara keseluruhan saat asma sedang kambuh.

  • Madu

Bahan ini sering digunakan untuk membantu mengurangi tenggorokan gatal dan batuk. Anda bisa mencampurkan madu ke dalam air hangat. Menurut Journal of Medicinal Food, madu saja tidak cukup efektif mengurangi gejala asma. Akan tetapi, jika dikombinasikan dengan zat lain seperti jintan hitam maka efektivitas akan meningkat. Meskipun di sisi lain, bukti ilmiah pengobatan asma menggunakan madu masih terbatas. 

  • Minyak omega-3

Bahan pangan yang mengandung tinggi omega-3 terdapat pada ikan laut, seperti ikan salmon, makarel, atau sarden. Omega-3 berfungsi mengurangi peradangan saluran pernapasan dan meningkatkan fungsi paru-paru penderita asma tingkat parah.

Namun, Anda perlu mengetahui bahwa khasiat omega-3 tidak akan bekerja jika dikonsumsi dengan jenis steroid oral. Apabila Anda sedang dalam pengobatan tertentu, konsultasikan terlebih dahulu mengenai rekomendasi konsumsi suplemen omega-3.

  • Kafein

Zat kafein merupakan bronkodilator yang berfungsi melebarkan saluran pernapasan. Sealain itu kafein juga dapat mengurangi kelelahan otot. Pasalnya, penderita asma membutuhkan kinerja otot-otot pernapasan ekstra karena kesulitan bernapas. Sebuah studi menunjukkan, kafein memperbaiki fungsi paru-paru penderita asma hingga empat jam.

Kafein banyak terdapat di kopi dan teh. Namun, beberapa orang mengalami efek samping berupa detak jantung lebih cepat setelah mengonsumsi kafein. Obat-obatan tertentu juga tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan kopi.

Perubahan pola makan

Pada dasarnya tidak ada diet khusus bagi penderita asma. Namun, beberapa kondisi tertentu mampu memperburuk penyakit asma, seperti kelebihan berat badan. Kondisi tersebut menghasruskan sesorang melakukan diet penurunan berat badan. Konsumsi buah dan sayur mampu meningkatkan asupan serat sehingga meningkatkan rasa kenyang. Selain itu, antioksidan, vitamin E, dan vitamin C mampu mengurangi peradangan di saluran pernapasan penderita asma. Apabila asma sedang kambuh, hindari makanan atau minuman penyebab alergi karena akan semakin memperparah kondisi Anda. Konsultasikan dengan dokter mengenai pengobatan dan perawatan yang harus dilakukan.

Mengenal Chlorpheniramine, Antihistamine Dalam Pimtrakol

Pimtrakol adalah sebuah obat yang digunakan untuk mengatasi demam, hidung tersumbat, sakit kepala, bersin-bersin, dan batuk. Kandungan utama dalam pimtrakol adalah paracetamol (dikenal pula dengan nama acetaminophen), dan chlorpheniramine. Chlorpheniramine adalah sebuah antihistamine yang digunakan untuk meringankan alergi dan demam, dengan gejala seperti ruam kulit, mata berair, mata/hidung/tenggorokan/kulit yang gatal, batuk, hidung meler, dan bersin-bersin. Chlorpheniramine bekerja dengan cara menghambat zat alami tertentu (yang bernama histamine) yang dibuat oleh tubuh saat reaksi alergi terjadi. Dengan menghambat zat alami lain yang dibuat oleh tubuh (aetylcholine), chlorpheniramine membantu mengeringkan beberapa cairan tubuh untuk meringankan gejala seperti mata berair dan hidung meler. 

Peringatan

Produk demam dan batuk tidak menunjukkan efektif atau aman digunakan untuk anak berusia kurang dari 6 tahun. Sehingga, jangan menggunakan produk chlorpheniramine apapun, termasuk pimtrakol, untuk mengatasi gejala demam pada anak usia di bawah 6 tahun kecuali direkomendasikan oleh dokter. Beberapa produk (seperti tablet atau kapsul yang bertindak lambat) tidak direkomendasikan penggunaannya untuk anak berusia kurang dari 12 tahun. Diskusikan dengan dokter perihal bagaimana menggunakan produk yang mengandung chlorpheniramine dengan aman. 

Produk chlorpheniramine tidak akan menyembuhkan atau memperpendek durasi sakit demam yang diderita, dan dapat menyebabkan efek samping yang serius. Untuk mengurangi risiko efek samping tersebut, ikuti petunjuk pemberian dosis dengan hati-hati. Dan jangan menggunakan produk chlorpheniramine seperti pimtrakol untuk membuat anak merasa mengantuk. Anda juga tidak boleh memberikan atau mengonsumsi obat batuk dan demam lain yang mengandung bahan sama atau serupa karena dapat menyebabkan interaksi obat yang dapat mengurangi efektivitas obat atau membuatnya berbahaya bagi kesehatan tubuh. 

Efek samping

Penting untuk diingat apabila dokter meresepkan obat yang mengandung chlorpheniramine, ia telah menimbang dan memutuskan bahwa manfaat yang didapat dari obat lebih besar dari risiko efek samping yang dibawanya. Selain itu, banyak orang tidak menderita efek samping serius apapun terhadap chlorpheniramine yang ada di dalam pimtrakol. Meskipun demikian, chlorpheniramine dapat menyebabkan efek samping bagi beberapa orang, seperti menyebabkan kantuk, pusing, konstipasi, sakit perut, pandangan yang kabur, dan mulut/hidung/tenggorokan yang kering. Apabila gejala efek samping tersebut berubah menjadi lebih parah atau tidak kunjung sembuh, hubungi dokter secepatnya. Anda juga perlu menghubugi dokter apabila menderita efek samping serius, seperti perubahan suasana hati/mental (misalnya gelisah dan bingung), kesulitan buang air kecil, dan detak jantung yang cepat atau tidak teratur. Cari bantuan medis secepatnya apabila Anda memiliki efek samping serius seperti kejang. 

Sebelum menggunakan obat apapun yang mengandung chlorpheniramine, beritahu dokter apabila Anda memiliki alergi terhadap zat tersebut, atau ketika Anda memiliki alergi apapun. Produk ini dapat mengandung bahan tidak aktif yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau gangguan kesehatan lainnya. Sebelum menggunakan obat, beritahu dokter seputar riwayat medis yang dimiliki, terutama apabila Anda atau keluarga memiliki gangguan pernapasan (seperti asma atau emphysema), glaucoma, gangguan jantung, tekanan darah tinggi, penyakit hati, kejang, sulit buang air kecil, dan hyperthyroidism. 

Pimtrakol dan obat-obatan lain yang mengandung chlorpheniramine berbentuk cairan dapat mengandung aspartame, gula, dan atau alkohol. Berhati-hatilah dalam menggunakannya terutama apabila Anda menderita diabetes, ketergantungan alkohol, penyakit hati, phenylketonuria, dan kondisi lain yang membutuhkan Anda untuk membatasi atau menghindari zat-zat tersebut dalam diet Anda. Diskusikan dengan dokter tentang bagaimana menggunakan obat ini dengan benar dan aman.

Misoprostol, Obat Resep untuk Maag

Misoprostol adalah obat yang digunakan untuk mencegah sakit maag saat Anda mengkonsumsi obat anti inflamasi non steroid (misalnya aspirin, ibuprofen, naproxen), terutama jika Anda beresiko mengalami maag atau memiliki riwayat maag. 

Misoprostol membantu mengurangi resiko komplikasi maag serius seperti pendarahan. Obat ini melindungi lapisan perut Anda dengan menurunkan jumlah asam yang bersentuhan dengannya. Misoprostol adalah prostaglandin sintetis atau buatan manusia.

Prostaglandin adalah bahan kimia yang dibuat di dalam banyak organ tubuh termasuk perut. Di dalam perut, prostaglandin dipercaya melindungi lapisan dalam lambung dari efek obat anti inflamasi non steroid yang memproduksi maag. Kadang-kadang, misoprostol dapat diresepkan untuk penggunaan yang tidak tercakup dalam brosur. Jika Anda telah diberi resep misoprostol karena alasan selain yang disebutkan di atas, Anda harus bertanya kepada dokter jika Anda memiliki pertanyaan tentang perawatan Anda.

Beberapa obat tidak cocok untuk orang dengan kondisi tertentu, dan terkadang obat hanya dapat digunakan jika perawatan ekstra dilakukan. Untuk alasan ini, sebelum Anda mulai menggunakan misoprostol, penting bagi dokter Anda untuk mengetahui:

  1. Jika Anda sedang hamil, coba untuk bayi atau menyusui.
  2. Jika Anda pernah diberi tahu bahwa Anda menderita penyakit radang usus, seperti kolitis ulserativa atau penyakit Crohn.
  3. Jika Anda memiliki salah satu dari yang berikut: penyakit jantung, tekanan darah rendah atau tinggi, penyakit pembuluh darah.
  4. Jika Anda sedang mengkonsumsi atau menggunakan obat lain. Hal ini termasuk semua obat yang Anda minum yang tersedia untuk dibeli tanpa resep, serta obat-obatan herbal dan pelengkap.
  5. Jika Anda pernah mengalami reaksi alergi terhadap suatu obat.

Misoprostol tidak boleh digunakan selama kehamilan karena dapat menyebabkan aborsi, kelahiran prematur, atau cacat lahir. Ruptur uterus telah dilaporkan ketika misoprostol diberikan kepada wanita hamil untuk menginduksi persalinan atau untuk menginduksi aborsi setelah minggu kedelapan kehamilan.

Tidak diketahui apakah misoprostol diekskresikan dalam ASI; Namun sebaiknya tidak diberikan kepada ibu menyusui karena dapat menyebabkan diare yang signifikan pada bayi yang sedang menyusui. Seperti obat pada umumnya, misoprostol juga memiliki efek samping yang mungkin Anda alami, antara lain:

  • Mual atau kram perut bisa terjadi. Jika salah satu dari efek ini bertahan atau memburuk, segera beritahu dokter atau apoteker Anda. Ingatlah bahwa dokter Anda telah meresepkan obat ini karena dia menilai bahwa manfaatnya bagi Anda lebih besar daripada resiko efek samping. Banyak orang yang menggunakan obat ini tidak memiliki efek samping yang serius.
  • Diare umum terjadi pada misoprostol dan biasanya terjadi sekitar dua minggu setelah Anda mulai memakainya, dan berlangsung selama sekitar satu minggu. Pastikan untuk menjaga asupan cairan dan mineral / elektrolit untuk mencegah dehidrasi. Diare yang terus-menerus terkadang menyebabkan hilangnya banyak air dan mineral dalam tubuh Anda. Beri tahu dokter Anda segera jika Anda mengembangkan salah satu dari tanda-tanda serius dehidrasi dan ketidakseimbangan mineral ini: pusing parah, penurunan buang air kecil, perubahan mental / suasana hati, kelemahan otot, detak jantung lambat / tidak teratur.

Beri tahu dokter Anda segera jika salah satu dari efek samping yang tidak biasa tetapi serius ini terjadi: 

  • Masalah atau ketidakteraturan menstruasi, perdarahan vagina yang tidak biasa atau berat.
  • Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini tidak mungkin terjadi, tetapi segera dapatkan bantuan medis jika itu terjadi. Gejala reaksi alergi yang serius mungkin termasuk: ruam, gatal / bengkak (terutama pada wajah / lidah / tenggorokan), pusing parah, kesulitan bernapas.

Misoprostol adalah obat yang diresepkan untuk mengobati nyeri dan peradangan pada kondisi seperti radang sendi, dan untuk pencegahan maag lambung pada pasien yang diobati dengan obat anti inflamasi non steroid (NSAID). Jika Anda mempunyai perhatian khusus mengenai obat ini, segera berkonsultasi dengan dokter Anda.