Konsumsi Obat Herbal Paru-Paru untuk Meredakan Gejala Asma

Terapi alami dan konsumsi bahan pangan tertentu dipercaya mampu meringankan gejala asma, seperti batuk dan sesak napas. Namun perlu digarisbawahi, bahan pangan yang tergolong obat herbal paru-paru tersebut tidak bisa menyembuhkan asma sebab dibutuhkan obat-obatan medis untuk mengatasi penyakit asma. Meskipun menurut penelitian, terdapat herbal yang terbukti mengandung berbagai khasiat yang membantu meredakan gejala asma. 

Makanan dan minuman yang dianjurkan

Diet makanan berperan meredakan gejala asma. Beberapa diantaranya mampu mengurangi peradangan akibat alergen. Berikut ini makanan dan minuman yang dapat dikonsumsi untuk meredakan gejala asma:

  • Bawang putih

Sifat anti inflamasi bawang putih telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah. Berdasarkan Food and Chemical Technology, ekstrak bawang putih mentah memiliki efek anti inflamasi lebih besar daripada bawang putih yang telah dimasak. Akan tetapi, sebagian orang tidak menyukai karena rasa dan aroma yang menyengat.

Asma merupakan salah satu penyakit peradangan dan penyempitan saluran napas. Namun, belum ada penelitian yang secara langsung membuktikan bahwa bawang putih efektif meringankan asma yang kambuh.

  • Jahe

Efek anti inflamasi juga terkandung pada jahe. Sebuah studi menunjukkan bahwa suplemen jahe oral berkaitan dengan perbaikan gejala asma. Bahkan studi lain menyebutkan bahwa komponen aktif jahe mampu mengurangi respon hipersensitivitas jalan napas. Oleh karena itu, konsumsinya dapat menjadi pilihan terapeutik.

Di sisi lain, jahe belum bisa dipastikan mampu memperbaiki fungsi paru-paru secara keseluruhan saat asma sedang kambuh.

  • Madu

Bahan ini sering digunakan untuk membantu mengurangi tenggorokan gatal dan batuk. Anda bisa mencampurkan madu ke dalam air hangat. Menurut Journal of Medicinal Food, madu saja tidak cukup efektif mengurangi gejala asma. Akan tetapi, jika dikombinasikan dengan zat lain seperti jintan hitam maka efektivitas akan meningkat. Meskipun di sisi lain, bukti ilmiah pengobatan asma menggunakan madu masih terbatas. 

  • Minyak omega-3

Bahan pangan yang mengandung tinggi omega-3 terdapat pada ikan laut, seperti ikan salmon, makarel, atau sarden. Omega-3 berfungsi mengurangi peradangan saluran pernapasan dan meningkatkan fungsi paru-paru penderita asma tingkat parah.

Namun, Anda perlu mengetahui bahwa khasiat omega-3 tidak akan bekerja jika dikonsumsi dengan jenis steroid oral. Apabila Anda sedang dalam pengobatan tertentu, konsultasikan terlebih dahulu mengenai rekomendasi konsumsi suplemen omega-3.

  • Kafein

Zat kafein merupakan bronkodilator yang berfungsi melebarkan saluran pernapasan. Sealain itu kafein juga dapat mengurangi kelelahan otot. Pasalnya, penderita asma membutuhkan kinerja otot-otot pernapasan ekstra karena kesulitan bernapas. Sebuah studi menunjukkan, kafein memperbaiki fungsi paru-paru penderita asma hingga empat jam.

Kafein banyak terdapat di kopi dan teh. Namun, beberapa orang mengalami efek samping berupa detak jantung lebih cepat setelah mengonsumsi kafein. Obat-obatan tertentu juga tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan kopi.

Perubahan pola makan

Pada dasarnya tidak ada diet khusus bagi penderita asma. Namun, beberapa kondisi tertentu mampu memperburuk penyakit asma, seperti kelebihan berat badan. Kondisi tersebut menghasruskan sesorang melakukan diet penurunan berat badan. Konsumsi buah dan sayur mampu meningkatkan asupan serat sehingga meningkatkan rasa kenyang. Selain itu, antioksidan, vitamin E, dan vitamin C mampu mengurangi peradangan di saluran pernapasan penderita asma. Apabila asma sedang kambuh, hindari makanan atau minuman penyebab alergi karena akan semakin memperparah kondisi Anda. Konsultasikan dengan dokter mengenai pengobatan dan perawatan yang harus dilakukan.

Mengenal Chlorpheniramine, Antihistamine Dalam Pimtrakol

Pimtrakol adalah sebuah obat yang digunakan untuk mengatasi demam, hidung tersumbat, sakit kepala, bersin-bersin, dan batuk. Kandungan utama dalam pimtrakol adalah paracetamol (dikenal pula dengan nama acetaminophen), dan chlorpheniramine. Chlorpheniramine adalah sebuah antihistamine yang digunakan untuk meringankan alergi dan demam, dengan gejala seperti ruam kulit, mata berair, mata/hidung/tenggorokan/kulit yang gatal, batuk, hidung meler, dan bersin-bersin. Chlorpheniramine bekerja dengan cara menghambat zat alami tertentu (yang bernama histamine) yang dibuat oleh tubuh saat reaksi alergi terjadi. Dengan menghambat zat alami lain yang dibuat oleh tubuh (aetylcholine), chlorpheniramine membantu mengeringkan beberapa cairan tubuh untuk meringankan gejala seperti mata berair dan hidung meler. 

Peringatan

Produk demam dan batuk tidak menunjukkan efektif atau aman digunakan untuk anak berusia kurang dari 6 tahun. Sehingga, jangan menggunakan produk chlorpheniramine apapun, termasuk pimtrakol, untuk mengatasi gejala demam pada anak usia di bawah 6 tahun kecuali direkomendasikan oleh dokter. Beberapa produk (seperti tablet atau kapsul yang bertindak lambat) tidak direkomendasikan penggunaannya untuk anak berusia kurang dari 12 tahun. Diskusikan dengan dokter perihal bagaimana menggunakan produk yang mengandung chlorpheniramine dengan aman. 

Produk chlorpheniramine tidak akan menyembuhkan atau memperpendek durasi sakit demam yang diderita, dan dapat menyebabkan efek samping yang serius. Untuk mengurangi risiko efek samping tersebut, ikuti petunjuk pemberian dosis dengan hati-hati. Dan jangan menggunakan produk chlorpheniramine seperti pimtrakol untuk membuat anak merasa mengantuk. Anda juga tidak boleh memberikan atau mengonsumsi obat batuk dan demam lain yang mengandung bahan sama atau serupa karena dapat menyebabkan interaksi obat yang dapat mengurangi efektivitas obat atau membuatnya berbahaya bagi kesehatan tubuh. 

Efek samping

Penting untuk diingat apabila dokter meresepkan obat yang mengandung chlorpheniramine, ia telah menimbang dan memutuskan bahwa manfaat yang didapat dari obat lebih besar dari risiko efek samping yang dibawanya. Selain itu, banyak orang tidak menderita efek samping serius apapun terhadap chlorpheniramine yang ada di dalam pimtrakol. Meskipun demikian, chlorpheniramine dapat menyebabkan efek samping bagi beberapa orang, seperti menyebabkan kantuk, pusing, konstipasi, sakit perut, pandangan yang kabur, dan mulut/hidung/tenggorokan yang kering. Apabila gejala efek samping tersebut berubah menjadi lebih parah atau tidak kunjung sembuh, hubungi dokter secepatnya. Anda juga perlu menghubugi dokter apabila menderita efek samping serius, seperti perubahan suasana hati/mental (misalnya gelisah dan bingung), kesulitan buang air kecil, dan detak jantung yang cepat atau tidak teratur. Cari bantuan medis secepatnya apabila Anda memiliki efek samping serius seperti kejang. 

Sebelum menggunakan obat apapun yang mengandung chlorpheniramine, beritahu dokter apabila Anda memiliki alergi terhadap zat tersebut, atau ketika Anda memiliki alergi apapun. Produk ini dapat mengandung bahan tidak aktif yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau gangguan kesehatan lainnya. Sebelum menggunakan obat, beritahu dokter seputar riwayat medis yang dimiliki, terutama apabila Anda atau keluarga memiliki gangguan pernapasan (seperti asma atau emphysema), glaucoma, gangguan jantung, tekanan darah tinggi, penyakit hati, kejang, sulit buang air kecil, dan hyperthyroidism. 

Pimtrakol dan obat-obatan lain yang mengandung chlorpheniramine berbentuk cairan dapat mengandung aspartame, gula, dan atau alkohol. Berhati-hatilah dalam menggunakannya terutama apabila Anda menderita diabetes, ketergantungan alkohol, penyakit hati, phenylketonuria, dan kondisi lain yang membutuhkan Anda untuk membatasi atau menghindari zat-zat tersebut dalam diet Anda. Diskusikan dengan dokter tentang bagaimana menggunakan obat ini dengan benar dan aman.

Misoprostol, Obat Resep untuk Maag

Misoprostol adalah obat yang digunakan untuk mencegah sakit maag saat Anda mengkonsumsi obat anti inflamasi non steroid (misalnya aspirin, ibuprofen, naproxen), terutama jika Anda beresiko mengalami maag atau memiliki riwayat maag. 

Misoprostol membantu mengurangi resiko komplikasi maag serius seperti pendarahan. Obat ini melindungi lapisan perut Anda dengan menurunkan jumlah asam yang bersentuhan dengannya. Misoprostol adalah prostaglandin sintetis atau buatan manusia.

Prostaglandin adalah bahan kimia yang dibuat di dalam banyak organ tubuh termasuk perut. Di dalam perut, prostaglandin dipercaya melindungi lapisan dalam lambung dari efek obat anti inflamasi non steroid yang memproduksi maag. Kadang-kadang, misoprostol dapat diresepkan untuk penggunaan yang tidak tercakup dalam brosur. Jika Anda telah diberi resep misoprostol karena alasan selain yang disebutkan di atas, Anda harus bertanya kepada dokter jika Anda memiliki pertanyaan tentang perawatan Anda.

Beberapa obat tidak cocok untuk orang dengan kondisi tertentu, dan terkadang obat hanya dapat digunakan jika perawatan ekstra dilakukan. Untuk alasan ini, sebelum Anda mulai menggunakan misoprostol, penting bagi dokter Anda untuk mengetahui:

  1. Jika Anda sedang hamil, coba untuk bayi atau menyusui.
  2. Jika Anda pernah diberi tahu bahwa Anda menderita penyakit radang usus, seperti kolitis ulserativa atau penyakit Crohn.
  3. Jika Anda memiliki salah satu dari yang berikut: penyakit jantung, tekanan darah rendah atau tinggi, penyakit pembuluh darah.
  4. Jika Anda sedang mengkonsumsi atau menggunakan obat lain. Hal ini termasuk semua obat yang Anda minum yang tersedia untuk dibeli tanpa resep, serta obat-obatan herbal dan pelengkap.
  5. Jika Anda pernah mengalami reaksi alergi terhadap suatu obat.

Misoprostol tidak boleh digunakan selama kehamilan karena dapat menyebabkan aborsi, kelahiran prematur, atau cacat lahir. Ruptur uterus telah dilaporkan ketika misoprostol diberikan kepada wanita hamil untuk menginduksi persalinan atau untuk menginduksi aborsi setelah minggu kedelapan kehamilan.

Tidak diketahui apakah misoprostol diekskresikan dalam ASI; Namun sebaiknya tidak diberikan kepada ibu menyusui karena dapat menyebabkan diare yang signifikan pada bayi yang sedang menyusui. Seperti obat pada umumnya, misoprostol juga memiliki efek samping yang mungkin Anda alami, antara lain:

  • Mual atau kram perut bisa terjadi. Jika salah satu dari efek ini bertahan atau memburuk, segera beritahu dokter atau apoteker Anda. Ingatlah bahwa dokter Anda telah meresepkan obat ini karena dia menilai bahwa manfaatnya bagi Anda lebih besar daripada resiko efek samping. Banyak orang yang menggunakan obat ini tidak memiliki efek samping yang serius.
  • Diare umum terjadi pada misoprostol dan biasanya terjadi sekitar dua minggu setelah Anda mulai memakainya, dan berlangsung selama sekitar satu minggu. Pastikan untuk menjaga asupan cairan dan mineral / elektrolit untuk mencegah dehidrasi. Diare yang terus-menerus terkadang menyebabkan hilangnya banyak air dan mineral dalam tubuh Anda. Beri tahu dokter Anda segera jika Anda mengembangkan salah satu dari tanda-tanda serius dehidrasi dan ketidakseimbangan mineral ini: pusing parah, penurunan buang air kecil, perubahan mental / suasana hati, kelemahan otot, detak jantung lambat / tidak teratur.

Beri tahu dokter Anda segera jika salah satu dari efek samping yang tidak biasa tetapi serius ini terjadi: 

  • Masalah atau ketidakteraturan menstruasi, perdarahan vagina yang tidak biasa atau berat.
  • Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini tidak mungkin terjadi, tetapi segera dapatkan bantuan medis jika itu terjadi. Gejala reaksi alergi yang serius mungkin termasuk: ruam, gatal / bengkak (terutama pada wajah / lidah / tenggorokan), pusing parah, kesulitan bernapas.

Misoprostol adalah obat yang diresepkan untuk mengobati nyeri dan peradangan pada kondisi seperti radang sendi, dan untuk pencegahan maag lambung pada pasien yang diobati dengan obat anti inflamasi non steroid (NSAID). Jika Anda mempunyai perhatian khusus mengenai obat ini, segera berkonsultasi dengan dokter Anda.

Ruam Akibat Amoxicillin Apakah Bentuk Alergi?

Anda mungkin pernah mendengar bahwa ketika anak minum antibiotik, mereka akan menderita efek samping seperti diare. Namun beberapa antibiotik, seperti amoxicillin misalnya, dapat menyebabkan ruam. Kebanyakan antibiotik dapat menyebabkan ruam sebagai salah satu bentuk efek samping, dengan amoxicillin lebih sering menyebabkan efek samping tersebut dibandingkan dengan antibiotik jenis lain. Amoxicillin dan ampicillin keduanya berasal dari keluarga penicillin; dan penicillin merupakan obat-obatan yang banyak orang mudah sensitif dalam menggunakannya. Sekitar 10 persen orang melaporkan mereka alergi terhadap penicillin. 

Ada dua jenis ruam amoxicillin, satu yang biasanya disebabkan karena alergi dan satu yang tidak. 

  • Gatal-gatal

Apabila anak Anda menderita gatal-gatal, yang mana merupakan benjolan merah atau putih timbul dan terasa gatal pada kulit setelah minum satu atau dua dosis amoxicillin, anak mungkin memiliki alergi terhadap penicillin. Apabila Anda melihat anak menderita gatal-gatal setelah minum amoxicillin, hubungi dokter secepatnya, karena reaksi alergi dapat bertambah menjadi lebih parah. Jangan beri anak dosis tambahan lain sebelum berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Jika anak kesulitan bernapas atau menunjukkan tanda-tanda terjadi pembengkakan, hubungi layanan kegawatdaruratan. 

  • Ruam makulopapular

Ini adalah jenis ruam lain yang tampak berbeda. Ruam makulopapular biasanya terlihat seperti bercak kemerahan datar pada kulit. Bercak yang lebih kecil dan berwarna lebih pucat akan menemai bercak merah pada kulit. Ruam jenis ini sering berkembang dalam waktu 3 hingga 10 hari setelah konsumsi amoxicillin. Namun, ruam amoxicillin dapat tumbuh dan berkembang kapan saja pada masa anak mengonsumsi antibiotik. Sebuah obat-obatan dalam keluarga penicillin, termasuk antibiotik amoxicillin, dapat menyebabkan ruam yang cukup serius dan dapat menyebar ke seluruh tubuh. 

Apa yang menyebabkan ruam amoxicillin?

Meskipun gatal-gatal biasanya disebabkan karena alergi, dokter masih belum tahu secara pasti apa yang menyebabkan ruam makulopapular terbentuk. Apabila anak memiliki ruam kulit tanpa adanya gatal-gatal atau gejala lain, bukan berarti ia memiliki reaksi alergi terhadap amoxicillin. Ada kemungkinan hal tersebut adalah sedikit reaksi terhadap antibiotik ini tanpa memiliki alergi yang sesungguhnya. 

Lebih banyak anak perempuan dibandingkan anak laki-laki dalam memiliki reaksi terhadap antibiotik amoxicillin. Anak-anak yang memiliki mononucleosis (lebih biasa dikenal dengan sebutan mono) dan kemudian mengonsumsi antibiotik berpotensi lebih tinggi mendapatkan ruam. Faktanya, menurut Jurnal Dokter Anak, ruam amoxicillin pertama kali diperhatikan pada tahun 1960an pada anak-anak yang sedang dirawat menggunakan ampicillin untuk mengobati mono. Dilaporkan ruam terjadi hampir pada semua anak, antara 80 hingga 100 persen dari kasus tersebut. Saat ini, sangat sedikit anak yang mendapatkan perawatan amoxicillin untuk mengobati mono karena perawatan tersebut tidak efektif, mengikat mono adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. 

Apabila anak menderita gatal-gatal atau ruam setelah mengonsumsi amoxicillin, Anda bisa mengobati reaksi alergi tersebut dengan obat over-the-counter atau OTC, seperti Benadryl, dengan mengikuti instruksi anjuran dosis yang direkomendasikan. Jangan beri anak tambahan dosis antibiotik sebelum Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Ruam merupakan sebuah tanda yang cukup membingungkan. Terkadang, ruam yang muncul tidak berarti apa-apa, namun tidak jarang ruam merupakan reaksi alergi serius yang berisiko menyebabkan kematian. Dalam kebanyakan kasus ruam akan hilang dengan sendirinya setelah pengobatan dengan antibiotik dihentikan. Apabila masih ada sisa rasa gatal pada tubuh, dokter dapat merekomendasikan krim steroid untuk dioleskan langsung ke kulit.

Zibramax

Zibramax merupakan jenis obat yang dapat mengatasi berbagai jenis infeksi di dalam tubuh seperti infeksi pada bagian saluran pernafasan dan pada bagian kulit. Zibramax merupakan salah satu obat yang dapat Anda peroleh melalui resep dokter.

Zibramax dapat Anda beli dengan harga sekitar Rp 160.000,00 per strip. Zibramax tersedia dalam kemasan 1 box yang berisi 2 strip dimana masing-masing strip terdapat 3 kaplet sebanyak 500 mg. Selain itu, Zibramax mengandung azitromisin dimana kegunaannya dapat melawan bakteri di dalam tubuh.

Ciri-Ciri Obat Zibramax

Sesuai dengan proses kerja obat pada tubuh, azitromisin memiliki ciri sebagai berikut:

  • Absorpsi

Penyerapan obat azitromisin bisa terjadi dengan cepat dari saluran pencernaan. Selain itu, azitromisin memiliki ketersediaan hayati sebesar 37% dan waktu untuk melakukan konsentrasi plasma puncak berkisar antara 2 hingga 3 jam.

  • Distribusi

Obat azitromisin dapat menyebar luas ke berbagai jaringan seperti kulit dan paru-paru dan sputum. Obat azitromisin juga bisa masuk ke dalam ASI dimana obat tersebut dapat memasukkan volume sebanyak 31 hingga 33 L/kg. Obat tersebut dapat mengikat protein plasma sebanyak 7 hingga 51%.

  • Metabolisme

Obat azitromisin dapat menjadikan metabolisme pada hati metabolit tidak aktif.

  • Ekskresi

Obat azitromisin dapat melakukan ekskresi melalui empedu sebanyak 50% dan urin sebanyak 6 hingga 14%. Obat azitromisin juga memiliki waktu paruh untuk eliminasi terminal pada tubuh antara 68 hingga 72 jam.

Manfaat Obat Zibramax

Jika Anda menggunakan obat Zibramax, maka Anda akan memperoleh manfaat sebagai berikut bagi tubuh Anda:

  • Saluran pernafasan bagian atas

Obat Zibramax dapat mencegah infeksi saluran pernafasan bagian atas yang meliputi tenggorokan. Contoh bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada bagian tersebut adalah bakteri Streptococcal pharyngitis.

  • Saluran pernafasan bagian bawah

Obat Zibramax dapat mencegah infeksi saluran pernafasan bagian bawah yang disebabkan oleh bakteri Haemophilus influenzae atau Streptococcus pneumoniae.

  • Infeksi kulit dan jaringan

Obat Zibramax dapat mencegah infeksi kulit dan jaringan tubuh yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes, atau Streptococcus agalactiae.

  • Peradangan

Obat Zibramax dapat mencegah peradangan pada bagian uretra (saluran yang mengeluarkan urin dari kandung kemih) dan serviks.

Penggunaan Obat Zibramax

Untuk menggunakan obat Zibramax, Anda perlu menggunakannya sesuai petunjuk pada kemasan dan rekomendasi dokter. Bagi orang-orang yang berusia 16 tahun ke atas, penggunaan obat tersebut adalah sebesar 1 gram dalam dosis tunggal. Anda juga dapat mengkonsumsi obat tersebut baik dengan makanan maupun tidak, namun Anda dianjurkan untuk menggunakan obat tersebut ketika Anda makan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada perut Anda.

Efek Samping Obat Zibramax

Anda juga perlu pahami bahwa Zibramax sama seperti obat lain dimana obat tersebut dapat menimbulkan efek samping berupa:

  • Sakit kepala

Jika Anda mengalami sakit kepala, Anda sebaiknya beristirahat yang cukup dan minum banyak air putih. Jika rasa sakit tersebut masih terasa lebih dari seminggu, Anda perlu tanyakan dokter agar dokter dapat memberikan obat yang tepat untuk mengatasi sakit kepala.

  • Pusing

Jika Anda merasa pusing, Anda sebaiknya beristirahat dengan berbaring di tempat tidur. Jika sudah merasa lebih baik, Anda bisa coba duduk dan berdiri.

  • Mual

Jika Anda merasa mual, Anda sebaiknya konsumsi makanan secukupnya dan hindari makanan yang pedas.

  • Diare atau muntah

Jika Anda merasa diare atau muntah, Anda sebaiknya coba tanyakan ke dokter agar Anda dapat memperoleh obat yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

  • Kehilangan nafsu makan

Obat Zibramax juga dapat menyebabkan seseorang kehilangan nafsu makan. Meskipun demikian, jika sudah waktunya makan dan Anda merasa tidak nafsu makan, Anda sebaiknya konsumsi makanan dalam jumlah yang cukup dan yang bergizi untuk menjaga kesehatan perut Anda.

  • Gangguan pengecapan rasa

Jika Anda mengalami gangguan pengecapan rasa, Anda sebaiknya hubungi dokter supaya masalah tersebut dapat segera diobati.

Kesimpulan

Zibramax merupakan salah satu pengobatan yang dapat dilakukan untuk mencegah bakteri di dalam tubuh. Ada beberapa manfaat dan efek samping yang perlu diwaspadai. Oleh karena itu, jika Anda memiliki masalah pada tubuh akibat bakteri, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter agar Anda memperoleh pengobatan yang lebih tepat jika Zibramax tidak bekerja dengan baik.

Inilah Obat Alergi Alami yang Mudah Didapatkan

Obat alergi alami tidak bisa menggantikan peran pengobatan medis.

Rasa gatal yang muncul di permukaan kulit bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan tak jarang kondisi ini menyakitkan. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi kondisi ini, salah satunya karena reaksi alergi, pada saat gatal menyerang seseorang otomatis akan menggaruk permukaan kulit untuk meredakannya atau juga bisa menggunakan obat alergi.

Menggaruk kulit karena munculnya rasa gatal hanya akan membuat parah kondisi, untuk mengobati kondisi ini biasanya dapat dengan mengonsumsi obat-obatan. Perlu diketahui bahwa sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi gatal pada permukaan kulit adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan alami atau yang mudah didapatkan.

Obat Alergi Alami

  • Madu

Berawal dari sebuah teori populer yang menyebut bahwa mengonsumsi madu yang diproduksi secara lokal saat terkena alergi bisa menurunkan reaksi yang timbul. Sering mengonsumsi madu ini, reaksi alergi yang muncul dari waktu ke waktu akan berangsur membaik.

  • Minyak Kayu Putih

Gunakan minyak kayu putih, cara ini ampuh untuk mengatasi alergi pada kulit dan juga sebagai agen antimikroba. Cara yang harus dilakukan adalah menambahkan cairan minyak kayu putih ke dalam air dan balurkan ke bagian yang terkena alergi.

  • Oatmeal

Berbagai sifat aktif biologis, oatmeal termasuk komponen antioksidan dan anti-inflamasi, semua kandungan ini bisa membantu meredakan gatal akibat reaksi alergi yang terjadi pada kulit. Cara penggunaannya, hancurkan oatmeal dan campur ke dalam air panas lalu aduk sampai rata, setelah itu balurkan pada bagian kulit yang terkena alergi.

  • Soda Kue

Soda kue bisa dijadikan sebagai bahan untuk mengatasi ketidakseimbangan pH kulit dan berfungsi sebagai anti inflamasi dalam mengatasi alergi kulit. Cara yang dilakukan cukup mudah, campurkan soda kue dengan air panas, setelah itu aduk hingga berbentuk pasta lalu balurkan pada kulit yang mengalami alergi.

  • Lidah Buaya

Tanaman ini memiliki banyak khasiat, salah satunya untuk mengobati alergi yang dialami seseorang terhadap kulitnya. Lidah buaya memiliki sifat asli yang mampu mengatasi kulit hingga membuatnya kemerahan dan bisa untuk menghilangkan rasa gatal. Cara yang dilakukan cukup mudah, yakni tinggal mengoleskan gel lidah buaya secara langsung di area alergi.

  • Mentimun

Jenis sayuran ini merupakan obat alami selanjutnya yang bisa dipakai atau digunakan untuk mengobati alergi pada kulit. Mentimun memiliki kandungan astringent yang bisa digunakan untuk meredakan ruam merah dan gatal pada kulit. Cara yang harus dilakukan adalah oleskan potongan mentimun pada kulit yang terkena alergi.

  • Es Batu

Meskipun terlihat sepele untuk sebagian orang, es batu juga merupakan obat alami untuk alergi yang bisa diandalkan. Cara yang harus dilakukan cukup mudah, hanya mengoleskan es batu pada kulit atau area yang terasa gatal secara berulang hingga rasa gatal secara perlahan mulai hilang.

  • Konsumsi Banyak Air Putih

Munculnya gatal pada area kulit juga dipengaruhi karena tubuh kekurangan cairan alias dehidrasi, hal inilah yang membuat mengonsumsi air putih dengan banyak bisa dijadikan sebagai obat alergi alami. Banyak mengonsumsi air putih karena bisa membantu dehidrasi kulit, sehingga seseorang juga akan terhindar dari gatal-gatal atau masalah kulit lainnya.

Meski demikian, bahan alami sebaiknya hanya digunakan sebagai pertolongan pertama saja, jika gatal tak kunjung mereda baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter. Anjuran dokter akan sangat penting agar seseorang bisa sembuh dari alergi yang menyerang kulit seseorang.

Amlodipine: Obat Andalan Penderita Hipertensi

Tahukah kamu bahwa penderita hipertensi di Indonesia mencapai lebih dari 63 juta orang? Menurut pers rilis yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, angka kematian di Indonesia yang disebabkan oleh hipertensi mencapai lebih dari 400 ribu kematian. Lebih dari 50% penderita hipertensi merupakan kelompok umur 55-64 tahun, yang mana merupakan orang-orang berusia lanjut.

Tidak jarang, ketika kita pergi ke rumah sakit, puskesmas, atau klinik kesahatan, banyak ditemui kelompok usia tersebut menderita penyakit degeneratif. Mereka rela mengantri untuk melakukan kontrol dan mendapat obat secara rutin. Salah satu masalah kesehatan yang sering dikeluhkan adalah hipertensi.

Bila ditanya apa saja obat hipertensi yang mereka dapatkan, kebanyakan dari mereka akan menjawab obat amlodipine.

Apakah terdapat anggota keluarga kamu yang juga rutin mendapat amlodipine ini? Apabila ia, kamu perlu untuk memperhatikan artikel berikut ini agar semakin paham dengan obat amlodipine.

Apa itu Obat Amlodipine?

Amlodipine termasuk dalam golongan obat penyekat kanal kalsium yang bekerja dengan cara melemaskan pembuluh darah, sehingga aliran darah dapat mengalir dengan mudah. Selain untuk mengatasi hipertensi, amlodipine juga berfungsi mengatasi nyeri dada pada pasien penyakit jantung koroner.

Amlodipine tersedia dalam bentuk obat minum yang bisa dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Penggunaan obat amlodipine ini memerlukan dosis yang sesuai dengan anjuran dokter. Alasan amlodipine sering diresepkan dokter untuk mengatasi amlodipine adalah karena obat ini aman dan efek sampingnya  relatif jarang terjadi. Efek samping yang mungkin dapat ditimbulkan akibat mengkonsumsi amlodipine antara lain: bengkak pada kedua kaki, rasa pusing, muka merah, dan jantung berdebar cepat.

Perlu diingat bahwa obat ini membutuhkan perhatian khusus, terutama untuk ibu hamil atau seseorang yang sedang merencanakan kehamilan. Hingga saat ini, belum terdapat informasi yang jelas mengenai dampak obat amlodipine pada janin.

Haruskah Obat Amlodipine Dikonsumsi Seumur Hidup?

Perlu diingat, bila dokter sudah memberikan resep amlodipine untuk mengatasi hipertensi, artinya obat ini tetap harus diminum, walaupun kondisi tekanan darah sudah terkontrol atau dalam keadaan normal, serta tidak merasakan gejala tertentu.

Konsumsi obat amlodipine ini berpeluang untuk menimbulkan efek samping, seperti menurunnya kesadaran, pusing dan sakit kepala, kemerahan pada wajah, hingga mual dan sakit perut.

Namun, alasan mengapa obat hipertensi, termasuk amlodipine disarankan untuk diminum secara rutin adalah karena manfaatnya penggunaannya lebih tinggi dibandingkan dengan resiko yang ditimbulkan apabila tidak mengkonsumsinya secara rutin.

Bila tidak terkontrol dengan baik, hipertensi dapat mengakibatkan berbagai komplikasi, meliputi: stroke, serangan jantung, gagal jantung, dan aneurisma pembuluh darah.

Dalam suatu penelitian disebutkan bahwa orang yang mengalami hipertensi dan rutin mengkonsumsi obat hipertensi mampu untuk mencapai tekanan darah yang normal kembali. Resiko kematian dalam 9,5 tahun ke depan dari orang yang tekanan darahnya terkontrol dengan obat hipertensi lebih rendah dibandingkan dengan penderita hipertensi yang tekanan darahnya tidak terkontrol dengan baik.

Jelas bahwa penyakit hipertensi tidak dapat disepelekan begitu saja. Lakukanlah kontrol rutin dan jangan lupa minum obat sesuai anjuran dokter!

Cermati Cara Kerja Obat Timolol dan Kegunaannya

Bagi pasien yang mengalami angina (rasa nyeri pada dada), hipertensi, glaukoma (tekanan berat pada mata yang dapat mengakibatkan kebutaan), dan aritmia (detak jantung tidak beraturan) pada umumkan akan diresepkan obat timolol. Timolol tergolong ke dalam obat penghambat beta (beta blockers) yang bekerja untuk mengatur ritme jantung agar kembali normal dan mencegah terjadinya serangan jantung untuk yang kedua kali.

Kelainan atau penyakit yang dapat diatasi oleh timolol cukup beragam, sehingga menimbulkan pertanyaan bagaimana sebenarnya obat ini dapat mengatasi permasalahan seperti yang disebutkan di atas?

Pada dasarnya kelompok obat penghambat beta memiliki fungsi untuk mengurangi tekanan darah. Cara kerja obat ini mempengaruhi kinerja jantung dan saluran pernapasan, yang mana akan melonggarkan pembuluh darah dan menurunkan denyut jantung. Timolol akan menghambat hormon norepinefrin (dikenal dengan hormon adrenalin) dan hormon noradrenalin di sistem syaraf simpatik. Syaraf simpatik adalah bagian dari sistem syaraf otonom yang bekerja tanpa kita sadari atau kendalikan. Hormon adrenalin dan noradrenalin berperan dalam mempersiapkan otot untuk kerja keras dan pengerahan tenaga. Tujuan dari mempersiapkan otot untuk bekerja keras ini agar tubuh dapat memberi respons otomatis terhadap situasi berbahaya.

Tanpa disadari, apabila jumlah hormon adrenalin berlebih, situasi ini akan memberikan dampak negatif bagi tubuh. Hormon tersebut akan membuat jantung berdetak lebih cepat dan berdebar tak menentu, tekanan darah naik, produksi keringat berlebihan, dan timbul cemas.

Penggunaan timolol akan memblokir keluarnya hormon adrenalin dan noradrenalin, sehingga kebutuhan oksigen dan tekanan pada jantung menjadi tidak begitu besar. Selain itu, obat ini juga akan menurunkan kekuatan kontraksi pada otot pada jantung, pembuluh darah di jantung, otak, serta seluruh tubuh. Timolol juga akan menghambat produksi hormon angiotensin yang dilakukan oleh ginjal. Berkurangnya kadar hormon tersebut akan membuat pembuluh darah lebih rileks serta melebar, sehingga aliran darah akan berjalan lebih lancar.

Obat timolol hadir dalam dua bentuk, yaitu bentuk tetes atau drop yang digunakan khusus untuk mata dan bentuk tablet. Obat timolol tetes hingga kini digunakan sebagai pengobatan glaukoma. Obat ini akan mengurangi produksi cairan di bola mata yang nantinya akan mengurangi tekanan pada bola mata pada pasien glaukoma. Dengan begitu, ia mampu mencegah kerusakan syaraf mata dan mengurangi risiko buta permanen.

Selain untuk mengobati gangguan pada jantung, pembuluh darah dan glaukoma, timolol juga bermanfaat untuk pasien yang memiliki gangguan psikologis, seperti kecemasan berlebih. Beta-blockers akan menghalangi keluarnya hormon penyebab stres sehingga, efek samping dari stres berlebih, seperti gemetar dan berkeringat akan berkurang. Bagi pasien yang sering kali mengalami jantung berdebar akibat hipertiroid juga bias mendapatkan manfaat dari obat ini.

Pasien yang sedang menjalani pengobatan dengan timolol tidak diperbolehkan menghentikan penggunaan obat secara mendadak tanpa rekomendasi dan pengawasan dokter. Penghentian obat secara mendadak justru dapat memperparah kondisi setelah serangan jantung atau pada penderita angina. Penghentian konsumsi timolol harus dilakukan secara bertahap dalam 1-2 minggu.