7 Jenis Olahraga Mengecilkan Paha yang Bisa Dicoba, Squat hingga Skater

Tak sedikit wanita yang menginginkan punya ukuran paha dan kaki yang ramping. Akan tetapi, banyak juga orang yang memiliki paha besar karena menumpukan lemak. Tenang, ada beberapa gerakan olahraga mengecilkan paha yang bisa Anda coba. 

Paha besar umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor genetik hingga lifestyle. Gaya hidup yang dimaksud seperti makanan hingga olahraga yang tidak teratur. Ada pula faktor seperti struktur tulang, massa otot, hingga distribusi lemak yang menjadi penentu utama ukuran paha. 

Orang yang memiliki bentuk tubuh seperti buah pir, biasanya menyimpan lemak di area bokong dan paha. Sedangkan orang dengan bentuk tubuh mirip buah apel akan menyimpan lemak di sekitar perut.

Tentu kita tidak bisa mengatur area penyimpanan lemak di tubuh. Namun, Anda tentu tetap bisa mendapatkan bentuk paha yang ideal kok. Tentu dengan melakukan berbagai gerakan olahraga mengecilkan paha.

Jenis-jenis Olahraga untuk Mengecilkan Paha

Untuk mengurangi ukuran paha yang besar, Anda bisa mencoba beberapa jenis gerakan olahraga berikut yang akan membantu mengurangi ukuran paha. 

  1. Squat

Gerakan squat dikenal ampuh untuk mengecilkan paha dan juga betis. Bahkan gerakan ini juga bisa melatih otot bagian bawah. 

Anda bisa berdiri dengan posisi kaki terbuka, sesuaikan dengan lebar bahu. Lalu, letakkan tangan lurus ke depan. 

Turunkan pantat hingga mendekati lantai dan tahan selama 15-30 menit. Kembali ke posisi semula dan ulangi gerakan yang sama hingga 10 kali. 

  1. Fire hydrant

Gerakan olahraga mengecilkan paha selanjutnya adalah fire hydrant. Gerakan ini mudah sekali dilakukan. 

Pertama, lutut dan tangan dengan posisi terbuka selebar bahu. Lalu, jagalah posisi pinggul dan luruskan satu kaki ke belakang. Tahan hingga beberapa detik, lalu kembalikan ke posisi semula. Ulangi gerakan ini sebanyak 15 kali.

  1. Lunges

Latihan untuk mengecilkan paha juga bisa dengan lunges. Gerakan ini juga mudah dilakukan untuk Anda. 

Pertama, berdiri tegak dengan satu kaki ke depan dan lutut ditekuk serendah mungkin hingga lutut kaki bagian belakang hampir menyentuh lantai. 

Lalu, kembalikan ke posisi semula dan ulangi gerakan yang sama hingga 10 kali. Lakukan dengan berganti kaki ya. 

  1. Leg lift

Gerakan leg lift ini bisa juga untuk membuat paha bagian dalam jadi lebih kencang. Anda bisa berbaring di matras atau kasur. Lalu, letakkan tangan di samping dan rapatkan kedua kaki, angka setinggi 45 derajat, tahan selama lebih kurang 15 detik. 

Setelah itu, kembali lagi ke posisi semula. Anda bisa mengulangi posisi ini hingga 10 kali.

  1. Bersepeda

Bersepeda juga bisa menghilangkan lemak di paha. Gerakan mengayuh sepeda ini akan membuat otot bagian paha depan jadi bergerak lebih cepat. 

Selain itu, otot di bagian belakang paha juga jadi mengencang sehingga membuat ukuran paha jadi lebih kecil. 

Anda bisa bersepeda secara indoor dengan sepeda statis atau outdoor. Hanya saja perlu rutin melakukannya agar mendapatkan ukuran paha yang diinginkan. 

  1. Naik turun tangga

Naik turun tangga juga bisa lho mengecilkan paha. Gerakan ini jelas lebih sederhana tanpa butuh alat lainnya. 

Dengan naik turun tangga, otot paha akan bekerja dan akan membakar lemak di sekitar paha. Kemudian akan membentuk otot di paha. 

  1. Skater

Skater merupakan salah satu gerakan olahraga yang bisa berguna untuk mengecilkan paha dengan mudah dan energik. 

Caranya mudah, cukup dengan menggerakkan kaki ke kanan dan kiri secara bergantian. 

Anda bisa melakukan 1 set skater dengan posisi berdiri tegak dan kaki dibuka selebar bahu. Lalu, langkahkan kaki kanan menyilang ke belakang kaki kiri, sambil menekuk lutut dan punggung tetap lurus. Bawa kaki kanan ke posisi awal dan kaki kiri gantian menyilang ke belakang kaki kanan. 

Lakukan gerakan ini setidaknya sebanyak 20 set. Atau bisa menambah kecepatan jika nanti sudah terbiasa. 

Itulah beberapa gerakan olahraga mengecilkan paha yang bisa dilakukan. Lakukan latihan-latihan ini secara rutin agar hasilnya lebih maksimal.

6 Pilihan Susu Diet yang Sehat

Diet tak terbatas pada makanan tertentu, tapi juga minuman. Kata diet sendiri selalu merujuk pada penurunan berat badan, meski tidak juga salah karena rata-rata produk dengan label ‘diet’ memiliki kalori yang yang rendah.

Tapi kata diet juga merujuk pada makanan dan minuman yang dikonsumsi seseorang setiap hari. Menurut Britannica, diet mengatur asupan makanan seseorang dengan tujuan untuk meningkatkan kondisi fisik seseorang, terutama untuk tujuan mengurangi obesitas, atau apa yang dianggap kelebihan berat tubuh atau gemuk.

Susu diet yang enak

Susu walau menjadi salah satu dari 4 sehat 5 sempurna, tapi menjadi musuh bagi beberapa orang. Ini bisa jadi karena mereka alergi maupun karena kandungannya yang dapat menambah berat badan atau nutrisi tubuh yang sedang dikurangi. 

Nah, berikut ini ada pilihan susu diet sehat yang dapat Anda pilih. 

  1. Susu rami

Susu rami yang terbuat dari biji rami yang digiling dan direndam, tidak mengandung komponen psikoaktif (zat kimia yang mempengaruhi susunan syarat pusat). Susu ini tinggi protein dan omega-3 yang sehat serta lemak omega-6 tak jenuh. Susu ini mengandung nutrisi ini dalam jumlah sedikit lebih tinggi daripada susu nabati lainnya.

Susu rami dinilai hampir bebas karbohidrat, kandungan karbohidrat dapat meningkat jika didalamnya terkandung tambahan pemanis. Pastikan untuk memeriksa label dan membeli susu rami yang tanpa tambahan gula.

  1. Susu gandum

Susu gandum yang dibuat dari rendaman gandum tetap sangat bergizi walau tidak sebanding dengan memakan semangkuk gandum utuh. Susu gandum atau oat juga memiliki rasa manis alami dari oat dan tinggi karbohidrat. 

Mereka juga mengandung beberapa serat larut, yang membuat susu oat sedikit lebih kental. Serat larut itu akan menyerap air dan berubah menjadi gel selama pencernaan, sehingga membantu memperlambat pencernaan dan membuat Anda kenyang lebih lama. Manfaat lain dari susu gandum, yaitu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan menstabilkan kadar gula darah Anda.

  1. Susu almond

Susu almond terbuat dari hasil saringan almond yang direndam dalam air, yang kemudian diblender. Susu almond menjadi alternatif bagi Anda yang alergi terhadap susu sapi atau memilih untuk tidak minum susu. Namun, ini bisa menimbulkan efek samping apabila Anda memiliki alergi terhadapnya. 

Susu almond biasanya hadir tanpa pemanis, rendah kalori dan jauh lebih rendah karbohidrat daripada susu sapi. Untuk Anda yang mengikuti diet rendah karbohidrat, susu ini menjadi salah stau pilihan terbaik bagi Anda.

Susu almond adalah sumber antioksidan dan vitamin E yang baik secara alami, tapi susu almond juga rendah protein. Banyak merek yang diperkaya dengan kalsium, vitamin A dan D, tetapi jumlahnya dapat bervariasi menurut merek.

  1. Susu kelapa

Susu kelapa diperas dari daging putih kelapa dan memiliki rasa tropikal yang menyenangkan. Susu ini menjadi alternatif susu nondairy yang baik dan aman jika Anda memiliki alergi kacang pohon.

Susu kepala seringkali dicampur dengan air untuk memberikan konsistensi yang mirip dengan susu sapi dan dikemas dalam karton. Susu kelapa memiliki lebih sedikit protein daripada susu almond, tetapi banyak merek memperkayanya dengan nutrisi tertentu.

Susu kelapa memiliki kandungan yang berbeda dengan santan yang ditujukan untuk kuliner. Susu kelapa mengandung sedikit lebih tinggi lemak daripada susu nabati lainnya. Tetapi, susu ini mengandung medium chain trigliserida (MCT) yang dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik.

Beberapa merek juga memperkaya produk susu kelapa mereka dengan nutrisi seperti vitamin B12, D, dan A, serta beberapa mineral. Jenis dan jumlah nutrisi yang ditambahkan dapat bervariasi antar merek, jadi pastikan untuk membandingkan labelnya.

  1. Susu sapi

Susu sapi adalah susu yang paling umum dikonsumsi baik oleh anak-anak atau ornag dewasa dan merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Mereka secara alami kaya akan kalsium, vitamin B, dan banyak mineral. Susu sapi juga sering diperkaya dengan vitamin A dan D, sehingga bergizi untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Tapi hati-hati dengan protein dalam susu sapi yang dapat memicu alergi. Laktosa dalam susu sapi juga dalam beberapa kasus susah untuk dicerna. Meski begitu, susu ini menjadi pilihan sehat. Pilihlah yang dikemas rendah gula atau tanpa gula tambahan atau berlabel rendah lemak dan diet.

  1. Susu kedelai

Secara nutrisi, susu kedelai paling mendekati susu sapi, karena kedelai merupakan sumber protein lengkap yang sangat baik, dan diperkaya dengan nutrisi lainnya, sehingga profil nutrisinya sangat mirip dengan susu sapi.

Anda yang menghindari produk susu tetapi menginginkan minuman susu yang lebih tinggi protein, susu kedelai menjadi pilihan yang bagus. Mengonsumsi produk kedelai secara teratur dikaitkan dengan manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kadar kolesterol dan tekanan darah. 

Mereka juga mempengaruhi hormon Anda dan cenderung meniru leptin, hormon kenyang tubuh. Susu kedelai diketahui mengandung asam amino esensial, tinggi protein dan sering diperkaya dengan kalsium untuk kesehatan tulang.

Susu diet dapat berupa susu sapi maupun susu nabati lainnya. Pastikan memilih yang rendah gula atau tanpa gula tambahan yang baik untuk diet Anda. Anda juga bisa memilih susu diet atau susu sehat yang lebih rendah lemak untuk menjaga berat badan Anda. 

Temukan rekomendasi dan informasi lainnya seputar susu diet di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store atau Play Store.

Manfaat dan Efek Samping Kunyit Putih Apa Saja?

Kunyit identik dengan warna kuning namun juga ada yang berwarna putih serta juga mempunyai manfaat dan efek samping.

Kebanyakan dari kita pun mengenal tanaman yang termasuk jahe-jahean ini sebagai bumbu alami untuk menyedapkan masakan.

Tak hanya untuk masakan, kunyit juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan karena terdapat senyawa kurkumin di dalamnya.

Lalu bagaimana dengan kunyit putih?

Ternyata tanaman yang mempunyai nama Latin Curcuma zedoaria ini bisa dimanfaatkan bagiannya mulai dari akar hingga daunnya.

Lalu apa saja manfaat tanaman yang satu ini? Simak di bawah ini!

Menjaga kesehatan pencernaan

Masalah kesehatan pencernaan seperti susah buang air besar atau sembelit umumnya dirasakan oleh orang-orang tertentu yang memang selalu bermasalah dengan pencernaan karena umur dan gaya hidup.

Salah satu solusinya adalah dengan mengonsumsi kunyit putih yang dalam pengobatan tradisional India selalu digunakan untuk mengatasi masalah yang cukup mengganggu ini.

Namun jika kunyit putih belum cukup efektif untuk menyingkirkan gangguan pencernaan ini, sebaiknya Anda minum air putih yang cukup karena secara medis air putih dapat menjaga kadar asam PH dalam tubuh, yang jika berlebihan dapat menyebabkan gangguan berupa asam lambung.

Manfaat kunyit putih untuk kesehatan

Mengurangi peradangan

Selain untuk mengatasi gangguan pencernaan, kunyit putih juga mempunyai manfaat untuk mengurangi peradangan yang terjadi dalam tubuh.

Hal ini karena adanya zat inflamasi dalam tanaman obat tersebut bernama curcumenol, sejenis senyawa yang mampu mengurangi rasa sakit akibat peradangan.

Menghambat pertumbuhan radikal bebas

Senyawa curcumin yang dikandung oleh kunyit putih juga dapat menghambat pertumbuhan radikal bebas yang dapat menghancurkan sel-sel dalam tubuh dan berakibat beberapa kinerja organ terganggu.

Senyawa ini mengandung zat antioksidan yang dapat mencegah pelepasan bahan kimia pemicu alergi.

Menyehatkan jantung

Apabila Anda menginginkan jantung yang sehat, Anda bisa mengonsumsi kunyit putih yang ternyata bisa menyehatkan jantung melalui peningkatan fungsi endotel atau selaput tipis yang menutupi bagian dalam jantung dan pembuluh serta mengatur tekanan darah.

Konsumsi kunyit putih yang baik dan benar akan membuat Anda dapat terhindar dari serangan penyakit jantung.

Manfaat lain kunyit putih adalah dapat memperlancar dan memperkuat pernapasan, serta menjadi obat jamur dan anti-alergi.

Selain manfaat ternyata tanaman herbal ini juga mempunyai efek samping yang tidak boleh diremehkan. Apa saja itu?

Efek samping kunyit putih

Efek samping yang umumnya ditimbulkan adalah sakit perut, mual, pusing, diare, serta irama jantung yang tidak normal.

Adapun terdapat beberapa orang yang rentan terkena efek samping. Mereka adalah:

  • Ibu hamil dan menyusui, kunyit berpotensi merangsang rahim dan mendorong haid lebih cepat.
  • Penderita diabetes, walaupun kunyit putih bisa untuk mengatasi kelebihan gula darah, ternyata tanaman obat malah dapat menurunkan gula secara drastis dalam tubuh.
  • Penderita GERD, meskipun kunyit putih dapat mengatasi masalah pada pencernaan, kenyataannya jahe-jahean ini juga dapat menimbulkan gangguan pencernaan terutama bagi penderita GERD yang memperparah atau menyebabkan kambuh.

Selain golongan yang rentan, ada baiknya Anda juga tidak mengonsumsi kunyit putih secara berlebihan karena bahaya yang bisa ditimbulkan, yaitu:

Menyebabkan ketidaksuburan

Bagi Anda yang ingin punya anak setelah menikah, diharapkan untuk tidak mengonsumsi kunyit putih secara berlebihan karena ternyata dapat menyebabkan ketidaksuburan melalui penurunan kadar testosteron dan penurunan pergerakan sperma.

Kekurangan zat besi

Kunyit putih juga bisa menyebabkan efek samping lain berupa kekurangan zat besi pada tubuh karena kurkuminnya yang mampu menyerap mineral tersebut.

Ketahui Efek Samping dan Manfaat Rebung untuk Tubuh

Rebung adalah tanaman bambu yang kerap dikonsumsi dan diolah menjadi berbagai masakan yang lezat dan menyehatkan. Selain itu, manfaat rebung juga digunakan sebagai metode pengobatan untuk mengatasi batuk, asma, dan gangguan kesehatan pada kantung empedu. 

Rebung berasal dari tunas tanaman bambu yang tumbuh dari pangkal. Rebung memiliki sifat lunak dan bisa dimasak menjadi berbagai masakan tradisional yang lezat dan rendah lemak serta kolesterol. Namun, rebung memiliki serat dan karbohidrat yang tinggi sehingga sangat bermanfaat bagi Anda yang sedang diet menurunkan berat badan.

Manfaat Rebung untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat rebung sudah terkenal untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, rebung memiliki kandungan potasium yang menjaga jantung dan tekanan darah tetap normal. Berikut beberapa manfaat rebung yang perlu Anda ketahui.

Mengontrol Tekanan Darah

Mengonsumsi rebung dapat membantu tekanan darah dalam tubuh Anda tetap terkontrol. Rebung memiliki kandungan serat makanan dalam jumlah yang tinggi. Serat makanan ini dapat membantu penyerapan kolesterol jahat seperti LDL yang tidak diinginkan dari tubuh.

Mengatasi Diabetes

Karena rebung memiliki kandungan serat yang tinggi serta rendah lemak, maka rebung sangat bermanfaat untuk penderita diabetes. Serat makanan yang terdapat pada rebung akan membantu tubuh Anda untuk menyerap insulin dari tubuh.

Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan

Serat yang terdapat pada rebung akan membantu menjaga saluran pencernaan tetap sehat. Hal ini akan membantu gerakan usus sehingga membuat tubuh Anda tetap sehat sepanjang hari.

Mencegah Terkena Obesitas

Makanan yang tinggi kandungan serat seperti rebung akan membantu mengurangi risiko terkena obesitas karena rendah lemak dan dapat menyerap kolesterol yang tidak diinginkan dari tubuh. Selain itu, rebung juga rendah lemak sehingga sangat membantu menjaga berat badan tetap sehat.

Cocok Sebagai Makanan Pembuka

Rebung memiliki kadar selulosa yang tinggi. Selain itu, tunas rebung juga empuk dan renyah serta terasa manis sehingga cocok dihidangkan sebagai makanan pembuka.

Mengandung Zat Antioksidan

Manfaat rebung berikutnya yaitu kaya akan zat antioksidan seperti tanin, flavonoid, dan mineral lainnya seperti selenium. Oleh karena itu, mengonsumsi rebung membantu tubuh Anda untuk menangkal radikal bebas yang terdapat pada tubuh dan menjaga tubuh untuk tetap sehat dan lebih tahan dari kanker.

Menjaga Kadar Hemoglobin

Rebung memiliki kandungan zat besi yang dapat menjaga kadar hemoglobin di dalam darah. Hal ini akan mencegah terjadinya anemia yang bisa berbahaya pada ibu hamil, anak-anak yang sedang dalam fase pertumbuhan, dan wanita yang sedang memasuki fase menopause.

Menjaga Kesehatan Mental

Manfaat rebung yang satu ini karena rebung memiliki kandungan selenium yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan fisik dan kesehatan mental. 

Efek Samping Rebung

Meski rebung memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, tapi rebung yang masih muda dan segar saat dikupas justru terasa pahit dan memiliki aroma yang menyengat. Rasa pahit ini dihasilkan karena senyawa taksifilin glikosida sianogenik yang beracun. Namun dengan melakukan berbagai metode pemrosesan, kandungan taksifolin di dalam rebung akan berkurang sehingga aman untuk dikonsumsi.

Untuk mengurangi kadar senyawa taksifolin, rebung harus direbus atau direndam, kemudian dikeringkan dahulu sebelum dikonsumsi. Selain itu, rebung juga dianggap sebagai bahan pangan bersifat goitrogenik yang artinya dapat mempengaruhi fungsi kelenjar tiroid. Pada penelitian yang dilakukan di tabung reaksi, senyawa tertentu yang diekstraksi dari rebung dapat menurunkan aktivitas sel kelenjar tiroid yang berfungsi untuk memproduksi hormon tiroid.

Akan tetapi, hal tersebut bisa diatasi dengan mendapatkan asupan yodium dan selenium yang cukup dari makanan untuk mencegah terjadinya disfungsi tiroid. Memasak rebung juga akan menonaktifkan enzim tertentu dan mengurangi jumlah goitrogen yang masih tersisa.

Manfaat rebung tentu sangat banyak dan berkontribusi dalam kesehatan tubuh manusia. Namun, rebung memiliki senyawa sianida yang beracun dan bersifat goitrogenik. Anda bisa mencegah terjadinya efek samping dengan memasak rebung terlebih dahulu dan mengonsumsi rebung dalam jumlah yang sedang saja dan tidak berlebihan.

Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru dengan Mudah

Paru-paru memiliki peran penting di dalam tubuh, yaitu untuk proses pernapasan. Penting bagi siapapun untuk mengetahui cara menjaga kesehatan paru-paru agar organ krusial ini bisa menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya.

Cara Menjaga Kesehatan Paru-paru

Menjaga kesehatan paru-paru sebenarnya bukanlah hal yang sulit. Anda cukup mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru adalah sebagai berikut:

  1. Sering mencuci tangan

Seperti yang telah diketahui bahwa virus corona penyebab Covid-19 akan menyerang paru-paru. Untuk menghindari hal ini, Anda bisa mencuci tangan sesering mungkin karena tangan dapat menjadi media penularan virus tersebut.

Cuci tangan dengan cara yang tepat, yaitu gunakan sabun, gosok seluruh telapak tangan, di antara jari-jari, di bawah kuku, dan punggung tangan minimal selama 20 detik.

  1. Mengurangi menyentuh wajah

Hindari menyentuh wajah saat tangan tidak benar-benar bersih. Jika Anda sering memegang wajah dengan tangan yang kotor, resiko terpapar kuman, bakteri, dan virus akan semakin tinggi.

  1. Berhenti merokok

Bukan rahasia lagi bahwa rokok menjadi penyebab utama dari banyaknya masalah pada paru-paru. Rokok dan asapnya sama sekali tidak memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. 

Kebiasaan merokok bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti asma, fibrosis paru idiopatik, penyakit paru obstruktif kronis, hingga kanker paru-paru. Orang yang merokok disebut 13 kali memiliki resiko lebih tinggi meninggal dunia karena penyakit paru obstruktif kronis.

Ketika seseorang menghisap sebatang rokok, maka beribu zat kimira masuk ke dalam paru-paru, mulai dari tar, karbon monoksida, dan nikotin. Zat-zat tersebut membuat paru-paru kotor dan sulit membersihkan dirinya sendiri. 

Lama-kelamaan, saluran udara pada sistem pernapasan akan menyempit dan menyebabkan sulit bernapas. Orang yang hanya sekedar menghirup asap rokok pun juga bisa dirugikan karena hal ini.

  1. Rajin berolahraga

Untuk membuat paru-paru tetap bugar, pastikan Anda berolahraga secara teratur. Dengan berolahraga, paru-paru akan bekerja keras untuk memasukkan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Semakin rutin Anda berolahraga, maka paru-paru akan semakin efisien dalam bekerja. Sistem pernapasan pun akan berfungsi dan bekerja secara optimal.

Beberapa olahraga yang baik untuk kesehatan paru-paru, adalah seperti jalan kaki, bersepeda, dan berenang yang merupakan olahraga aerobik atau kardio.

  1. Bernapas lebih dalam

Jika Anda bernapas lebih dalam, oksigen dan karbon dioksida akan bertukar secara penuh. Dengan begitu, paru-paru juga akan lebih bersih.

Bernapaslah dengan pelan melalui hidung atau hitung mulai dari 1 hingga 4 dan kemudian keluarkan secara perlahan dengan menghitung dari 1 hingga 8.

  1. Minum air secara teratur

Terdapat lapisan lendir tipis di dalam paru-paru yang mendukung paru-paru bekerja lebih baik. Dengan minum air lebih rutin, lapisan lendir tersebut akan tetap tipis sehingga paru-paru bisa bekerja lebih efektif.

  1. Hindari paparan polutan

Jika menghirup udara yang telah terpapar polutan, paru-paru akan mudah rusak dan organ ini akan tua lebih cepat. Paru-paru pun akan lebih rentan terserang infeksi.

Untuk menghindari paparan polutan, Anda bisa mulai dari beberapa langkah sederhana berikut:

  • Jadikan rumah sebagai area bebas asap rokok
  • Bersihkan seluruh perabotan di rumah, setidaknya seminggu sekali
  • Buka jendela untuk meningkatkan sirkulasi udara di dalam rumah
  • Hindari penggunaan lilin sebagai penyegar udara sintetis. Anda bisa menggantinya dengan menggunakan diffuser aromaterapi dan minyak esensial.
  • Pastikan rumah selalu bersih dari debu, jamu, dan bulu hewan peliharaan.
  • Jika memungkinkan, gunakan alat pembersih alami
  1. Tertawa

Tidak hanya menyenangkan, tertawa juga memiliki manfaat yang baik untuk paru-paru. Dengan tertawa, jumlah udara yang dihirup paru-paru akan semakin banyak dan udara segar akan menjangkau ruang lebih banyak di bagian paru-paru.

Itu tadi cara menjaga kesehatan paru-paru yang cukup mudah untuk dilakukan. Dengan melakukan hal-hal diatas secara rutin, fungsi paru akan terjaga dengan baik dan membuatnya bekerja dengan optimal.

Ketahui Penyebab Badan Kurus

Ada berbagai faktor penyebab badan kurus dan sulit untuk menambah berat badan. Mulai dari gaya hidup yang tidak sehat hingga kondisi kesehatan tertentu, seperti hipertiroid, diabetes, ginjal, stres, depresi, gangguan makan, dan lain-lain. Selain mengetahui faktor penyebab badan kurus, Anda perlu mengetahui cara mengatur pola hidup yang lebih sehat agar tubuh Anda terhindar dari berbagai risiko penyakit.

Mengetahui Bobot Tubuh yang Normal

Kebanyak orang menginginkan tubuh yang kurus dan ramping hingga rela untuk melakukan diet ketat. Namun, ternyata banyak juga orang yang mengeluh karena memiliki tubuh yang terlalu kurus dan sulit menambah bobot tubuh, meskipun sudah mengonsumsi banyak makanan. 

Tidak hanya obesitas, memiliki bobot tubuh yang terlalu kurus juga bisa membahayakan tubuh. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bobot tubuh ideal untuk mengontrol dan menjaga kesehatan tubuh Anda. Untuk mengetahui dan menentukan apakah tubuh Anda kurus atau tidak, ada beberapa kriteria yang harus terpenuhi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan menggunakan indeks massa tubuh (BMI) untuk mengetahui berat badan ideal Anda. BMI dianggap sebagai alat ukur yang baik untuk mengetahui berat badan ideal seseorang karena membandingkan berat badan dengan tinggi badan. Anda dapat menghitung BMI dengan mengunjungi Kalkulator BMI Dewasa CDC lalu perhatikan nilai atau skor yang tertera. Hal ini karena nilai tersebut menunjukkan kondisi tubuh Anda, meliputi:

  • Berat badan kurang: kurang dari 18,5
  • Berat badan normal atau sehat: 18,5-24,9 
  • Kegemukan: 25,0-29,9
  • Obesitas: 30 atau lebih tinggi.

Jika hasil perhitungan berat badan dan tinggi badan Anda menunjukkan di bawah 18,5 berarti Anda dalam kondisi kurang berat badan (underweight). Meskipun tidak semua orang yang kekurangan berat badan mengalami efek samping tertentu, namun Anda tetap perlu berhati-hati. Terlebih jika Anda memiliki riwayat penyakit dan genetik penyakit tertentu.

Faktor Risiko Badan Kurus

Seperti halnya kelebihan berat badan, kekurangan berat badan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Namun, beberapa orang mengalami gejala berikut yang berkaitan dengan kekurangan berat badan:

  • Osteoporosis: Menurut sebuah studi yang dilakukan J Lim tahun 2016, kekurangan berat badan meningkatkan risiko osteoporosis pada wanita, sehingga menyebabkan tulang rapuh dan rentan patah.
  • Masalah kulit, rambut, atau gigi: Jika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dalam makanan sehari-harinya, Anda akan berisiko mengalami rambut rontok, kulit kering, kulit mengelupas, atau kesehatan gigi yang buruk.
  • Sering sakit: Jika Anda tidak mendapatkan cukup energi dari makanannya untuk mempertahankan berat badan yang sehat, maka Anda akan sulit menambah berat badan. Padahal nutrisi sangat penting untuk mendapatkan menjaga kesehatan tubuh agar mampu melawan infeksi. Ketika tubuh kekurangan nutrisi, Anda jadi rentan sakit dan sembuh lebih lama.
  • Merasa lelah sepanjang waktu: Kalori adalah ukuran energi yang terdapat dalam makanan. Ketika tubuh Anda tidak mendapatkan kalori yang cukup untuk mempertahankan berat badan yang sehat dapat membuat tubuh jadi lelah, pusing, dan tidak bertenaga.
  • Anemia: seseorang yang kekurangan berat badan cenderung memiliki sel darah merah yang rendah, yang dikenal sebagai anemia. Jika dibiarkan kondisi ini dapat menyebabkan pusing, sakit kepala, dan kelelahan.
  • Menstruasi tidak teratur: kekurangan berat badan dapat mengganggu siklus menstruasi pada wanita.  Hal ini dipengaruhi oleh kekurangan nutrisi yang dapat mengganggu kestabilan hormon tubuh.
  • Kelahiran prematur: Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam An International Journal of Obstetrics & Gynaecology, seorang wanita hamil yang memiliki berat badan di bawah normal berisiko mengalami persalinan prematur.

Pertumbuhan lambat atau terganggu: Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan tubuh sulit mendapatkan dan mempertahankan berat badan normal. Selain itu, kekurangan nutrisi juga dapat menyebabkan pertumbuhan anak jadi terhambat.

8 Manfaat Daging Sapi: Baguskah Bagi Tubuh?

Bila dibandingkan dengan daging ayam, daging sapi memang memiliki sejuta manfaat. Tak heran, harganya pun lumayan mahal karena harga beli ternak dan pakannya yang tidak murah. Apalagi, daging sapi yang juicy biasanya ditentukan juga dengan penggunaan vitamin dan juga pakan ternak yang tidak biasa. 

Jangan menyesal membelinya meskipun dengan harga yang mahal, ya. Manfaat daging sapi memang sangat bagus untuk kesehatan, lho. Ini dia 8 manfaat daging sapi yang perlu Anda ketahui. 

1. Mengandung L-Carnitine yang Sangat Besar

Daging sapi mengandung L-Carnitine yang sangat besar. Ini adalah jenis asam amino yang diproduksi secara alami dalam suatu daging. Kandungan L-Carnitine digunakan untuk membakar lemak sehingga fungsinya sangat bagus untuk diet. 

Tak hanya itu, kandungan L-Carnitine sendiri juga berfungsi untuk pengobatan beberapa penyakit, seperti halnya diabetes dan kesehatan jantung. Kandungan L-Carnitine pada daging sapi bisa menurunkan kadar gula di dalam tubuh. 

2. Glutathione dalam Daging Sapi Bagus Untuk Kulit

Produk dengan kandungan Glutathione memang sangat ramai dibicarakan di kalangan penggemar skincare. Sayangnya, produk ber-glutathione biasanya lumayan mahal karena bahan yang dipakai juga sangat istimewa. Jangan khawatir, Anda juga bisa mendapatkan manfaat glutathione dari daging sapi, lho. Konsumsi secara rutin untuk mendapatkan manfaat peremajaan kulit dan percepatan penyembuhan jerawat. 

3. Kandungan Protein di dalam Daging Sapi Bisa Meningkatkan Massa Otot

Ketika Anda ingin menurunkan berat badan, sebisa mungkin manfaatkan asupan protein dalam suatu makanan supaya otot tubuh terbentuk. Cara yang bisa dilakukan adalah mengkonsumsi daging merah seperti sapi untuk membantu pembentukan massa otot. 

4. Kaya Akan Mineral yang Dibutuhkan Tubuh 

Ternyata, kandungan mineral di dalam daging sapi sendiri sangatlah tinggi, bahkan bisa menampung setengah dari kebutuhan air mineral harian. Kandungan nutrisi dan mineral di dalam daging sapi yang dimasak setengah matang sendiri juga lebih tinggi bila dibandingkan ketika sapi dimasak sangat matang. 

5. Membantu Mengatasi Anemia

Kekurangan darah atau anemia bisa membuat Anda jadi kurang fokus menjalani aktifitas harian. So, manfaatkan daging sapi sebagai menu makanan untuk memulihkan kondisi kesehatan Anda. Bila anemia dibiarkan berlarut larut, badan akan semakin lelah dan lunglai. 

Perlu Anda ketahui, Meski bukan jadi penyebab kematian utama, anemia sendiri bisa membunuh ribuan orang setiap tahunnya. Bahkan, menurut data kesehatan Amerika, ada sekitar 5000 orang meninggal setiap tahun karena Anemia di negara paman sam. 

6. Mempercepat Proses Penyembuhan Luka

Kandungan Carnosine di dalam asam amino yang tinggi sangatlah penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Mengkonsumsinya secara rutin pun juga bisa mempercepat proses penyembuhan luka. 

7. Memperkuat Kesehatan Mental

Pengaruh gaya hidup modern membuat depresi jadi lebih cepat muncul. Selain perlu konsultasi ke psikolog, penderita depresi juga bisa mencoba konsumsi makanan mengandung vitamin B12 seperti halnya daging sapi. Secara perlahan, daging sapi yang dikonsumsi secara rutin bisa membuat suasana hati jadi semakin tenang dan kualitas tidur pun jadi semakin meningkat. 

8. Membantu Membakar Lemak Lebih Cepat

Asam linoleat yang terkandung dalam makanan bisa membuat berat badan turun lebih cepat. Nah, untungnya asam ini terkandung dalam daging sapi. Bila dikonsumsi secara rutin, Linoleat bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin sehingga lemak pun bisa terbakar lebih banyak. Anda pun jadi memiliki badan yang lebih langsing secara cepat.

Manfaat Burung Puyuh untuk Kesehatan Ini Tidak Terduga

Mendengar burung puyuh, Anda pasti sudah tidak asing dengan jenis telurnya yang kecil, namun sangat lezat. Manfaat dari telur puyuh pun dinilai sangat baik untuk kesehatan, khususnya bagi tumbuh kembang anak-anak. Namun yang tidak boleh luput, daging burung puyuh juga bisa dikonsumsi. Manfaat burung puyuh dalam bentuk daging pun tidak kalah dibandingkan manfaat telurnya. 

Daging burung puyung mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh Anda. Rata-rata vitamin dan mineral yang terkandung dalam jenis daging unggas yang satu ini bisa memenuhi sekitar 20 persen dari kebutuhan harian yang dianjurkan. Tentunya dengan jumlah vitamin dan mineral yang begitu, banyak manfaat burung puyuh yang luar biasa bisa Anda dapatkan dan sama sekali tidak terduga sebelumnya. 

Berikut ini adalah berbagai burung puyung untuk kesehatan yang mungkin tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya. Mengetahui manfaat daging unggas yang satu ini pastinya bisa membuat Anda mendadak mencari daging burung puyuh untuk mendapatkan khasiat di bawah ini. 

Memelihara Kesehatan Jantung 

Daging unggas seperti burung puyuh kerap dihindari karena dianggap tinggi kolesterol dan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Padahal jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan, manfaat burung puyuh justru bisa membantu memelihara kesehatan jantung. Ini karena daging burung puyuh sangat tinggi protein yang dapat membantu membuat kadar kolesterol dalam darah lebih stabil sehingga mengurangi risiko munculnya plak di pembuluh darah yang bisa membuat aliran darah dan oksigen dari dan ke jantung tersendat. 

Meringankan Masalah Pernapasan 

Sedang mengalami masalah kesehatan yang berhubungan dengan saluran pernapasan, seperti flu dan pilek? Tidak ada salahnya Anda mencoba manfaat burung puyuh dengan mengonsumsi dagingnya. Ini karena daging burung puyuh ternyata mengandung senyawa yang bisa merangsang kelenturan rongga pernapasan sehingga Anda bisa bernapas lebih lega. 

Bisa untuk Diet 

Buat yang sedang menjalani diet, Anda bisa memilih daging burung puyuh untuk dijadikan asupan protein. Pasalnya, daging burung puyuh memiliki kandungan lemak dan kalori yang lebih rendah dibandinkan jenis unggas lainnya, seperti daging ayam ataupun daging bebek. Sebagai informasi, kandungan lemak daging burung puyuh hanya 4,2 gram per 100 gram porsi sajian. Dalam takaran yang sama, jumlah kalori daging unggas ini bertengger di angka 123 kalori. 

Membuat Kulit Lembap dan Sehat 

Selama ini makanan yang disarankan untuk menjaa kelembapan dan kesehatan kulit rata-rata hanya buah dan sayur. Kini Anda bisa menambahkan daging telur puyuh sebagai makanan yang baik untuk kulit. Soalnya, daging unggas ini ternyata mengandung vitamin E yang cuup tinggi sehingga mencegah munculnya risiko kulit kering ekstrem yang menjadi awal mula beragam masalah kulit yang lebih parah. 

Mencegah Anemia 

Kandungan zat besi pada daging burung puyuh lebih tinggi daripada daging ayam. Anda bisa mendapatkan sekitar 20 persen kebutuhan zat besi harian yang dianjurkan dengan mengonsumsi sekitar 100 gram daging burung puyuh. Kandungan zat besi yang tinggi ini akan membantu tubuh memproduksi hemoglobin. Jadi, Anda bisa terhindar dari anemia. Pengonsumsian daging burung puyuh juga cukup efektif untuk mengatasi masalah anemia yang sedang Anda rasakan. 

Meningkatkan Daya Ingat 

Sama seperti telurnya, daging burung puyuh ternyata mengandung kolin yang merupakan nutrisi yang sangat baik untuk otak Anda. Mencegah kepikunan pun bisa dilakukan dengan mengonsumsi daging burung puyuh secara rutin. Dengan adanya asupan kolin dari daging unggas ini, daya ingat otak akan terjaga bahkan meningkat. Sangat luar biasa bukan manfaat burung puyuh yang satu ini? 

*** 

Daging burung puyuh memang memiliki kadar kolesterol cukup tinggi, namuns itu akan aman jika Anda mengonsumsinya dalam takaran yang pas. Jadi mulai sekarang, tidak perlu ragu merasakan manfaat burung puyuh dengan mengonsumsi daging maupun telurnya.

10 Jenis Diet yang Efektif untuk Menghilangkan Lemak Perut

Anda termasuk orang yang ingin menghilangkan lemak-lemak di perut? Wah, kebetulan sekali berikut ada beberapa cara jenis diet yang dapat membantu menghilangkan lemak di perut.

Lemak di perut memang sangat mengganggu, terlebih jika kamu menggunakan pakaian yang agak kencang. Lemak perut bisa sangat tampak jelas terlihat. 

Selain mengganggu penampilan, lemak di perut ternyata juga berbahaya, lho. Salah satu jenis lemak perut adalah lemak visceral. Ini merupakan faktor utama yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kondisi kesehatan lainnya. 

Untuk itulah, kehilangan lemak perut dapat memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan Anda. untuk mengetahui apakah lemak perut Anda termasuk obesitas atau tidak adalah dengan cara, mengukur dengan pita ukur. 

Bagi pria, ukuran di atas 40 inci atau 102 cm dan 35 inci atau 88 cm pada wanita dikenal sebagai obesitas perut. 

Nah, untuk membuat perut mengecil serta menghilangkan lemak-lemak di dalamnya, jenis diet berikut bisa kamu lakukan untuk menghilangkan lemak di perut. 

Tips Menurunkan Lemak Perut

Makan Banyak Serat 

Serat yang larut dapat menyerap air dan membentuk gel yang membantu memperlambat makanan saat melewati sistem pencernaan. Usahakan untuk mengonsumsi makanan tinggi serat setiap harinya, beberapa serat yang baik untuk dikonsumsi antara lain:

  • Mie shirataki
  • Kubis
  • Alpukat
  • Blackberry

Hindari makanan yang mengandung lemak trans

Lemak jenis ini dibuat dengan memompa hidrogen menjadi lemak tak jenuh, seperti minyak kedelai. Mereka ditemukan pada beberapa margarin dan olesan yang sering ditambahkan pada makanan kemasan. 

Bahayanya, lemak tersebut telah dikaitkan dengan peradangan, seperti penyakit jantung, resistensi insulin, dan penambahan lemak perut dalam penelitian observasional dan hewan. Nah, untuk mengatasi lemak di perut Anda bisa membaca label makanan sebelum membelinya. 

Konsumsi makanan berprotein tinggi

Protein adalah nutrisi yang sangat penting untuk berat badan badan Anda. Pasalnya, asupan protein yang tinggi dapat meningkatkan pelepasan hormone kenyang yang bisa menurunkan nafsu makan. 

Tidak hanya itu, protein juga dapat meningkatkan metabolisme dan membantu Anda mempertahankan massa otot selama penurunan berat badan. Selain itu, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak protein cenderung memiliki lebih sedikit lemak di perut. 

Beberapa sumber protein yang baik untuk Anda konsumsi setiap harinya antara lain:

  • Daging 
  • Ikan 
  • Telur
  • Produk susu
  • Kacang polong

Kurangi stres

Stres adalah salah satu hal yang bisa membuat Anda menjadi gemuk, dengan cara memicu kelenjar adrenal untuk memproduksi kortisol yang juga disebut hormone stress. Pada sebuah penelitian, kadar kortisol yang tinggi dapat meningkatkan nafsu makan dan mendorong penyimpanan lemak perut. 

Nah, untuk mengurangi lemak perut, jenis diet yang cocok untuk Anda adalah dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan untuk menghilangkan stress. Misalnya saja seperti berlatih yoga atau meditasi. 

Lakukan latihan aerobik (kardio)

Jenis diet lain yang dapat mengecilkan perut adalah dengan melakukan latihan kardio yang efektif dalam meningkatkan kesehatan serta membakar kalori. Meskipun begitu, hasilnya akan beragam tergantung pada intensitas yang sedang atau berat. 

Kurangi karbohidrat 

Cara lain untuk mengecilkan perut adalah dengan mengurangi asupan karbohidrat, terutama karbohidrat olahan untuk menghilangkan lemak secara keseluruhan, termasuk di perut. Diet dengan karbohidrat di bawah 50 gram per hari bisa membuat lemak perut Anda hilang. 

Orang yang kelebihan berat badan dengan perut yang besar berisiko terkena diabetes tipe 2, dan wanita dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS). Anda dapat mengganti asupan karbohidrat olahan dengan karbohidrat sehat seperti, biji-bijian, kacang-kacangan, atau sayuran. 

Hindari minuman manis

Minuman manis yang mengugnakan gula, bisa membuat Anda bertambah gemuk. Tidak hanya itu, sebuah studi menunjukkan bahwa minuman manis dapat menyebabkan peningkatan lemak di hati. 

Untuk menghilangkan lemak perut, Anda di sarankan untuk menghindari minuman manis seperti, soda, teh manis, dan pencamur alkohol yang mengdung gula. 

Itulah jenis diet yang bisa Anda lakukan untuk bisa menghilangkan lemak di perut. Selain itu, Anda juga membutuhkan usaha serta komitmen untuk terus melakukan diet tersebut hingga mencapai target yang Anda inginkan. Selamat mencoba.

8 Makanan untuk Jantung Koroner yang Bisa Anda Konsumsi

Penyakit jantung dan stroke, masih menjadi penyakit mematikan nomor satu di dunia. Pada tahun 2016 saja, sekitar 15,2 juta orang, meninggal karenanya. Selama 15 tahun terakhir, kedua penyakit mengerikan ini, menjadi penyebab utama kematian, di dunia. Jantung koroner termasuk di dalamnya. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui makanan untuk jantung koroner yang bisa dikonsumsi. 

Buah menjadi salah satu makanan untuk jantung koroner yang baik untuk Anda konsumsi. Buah memiliki segudang manfaat, untuk kesehatan. Tidak hanya jantung yang diuntungkan, tapi kesehatan Anda secara keseluruhan. Beberapa buah yang baik untuk jantung, di bawah ini, dapat ditemukan dengan mudah.

  1. Apel

Apel dipercaya mampu menurunkan risiko penyakit jantung. Sebab, apel mengandung serat larut, yaitu jenis serat yang bisa menurunkan kadar kolesterol, di dalam darah. Apel juga mengandung polifenol (zat kimia pada tumbuhan), yang memiliki efek antioksidan. Dibanding daging buahnya, kulit apel memiliki kadar polifenol yang lebih tinggi. Itulah sebabnya, Anda disarankan untuk mengonsumsi apel, beserta kulitnya.

  1. Pisang

Kalium adalah unsur kimia, yang dibutuhkan tubuh, untuk menyehatkan jantung. Sebab, kalium mampu mengontrol tekanan darah dan mengurangi ketegangan pada pembuluh darah jantung. Dengan mengonsumsi satu buah pisang, Anda sudah memenuhi 9% rekomendasi asupan harian kalium. Selain itu, pisang juga kaya akan serat. Sebuah membuktikan bahwa pola makan yang kaya serat, bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Terlebih lagi, serat juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

  1. Buah beri

Kelompok buah beri, seperti stroberi, blueberry, blackberry, hingga raspberry, baik untuk jantung. Mengonsumsi beragam buah beri, dalam keadaan mentah, yang sudah dibersihkan, bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Zat kimia yang ditemukan dalam buah beri, diyakini bisa membasmi peradangan penyebab tekanan darah tinggi. Dengan demikian, jantung dan tubuh secara keseluruhan pun sehat serta dijauhkan dari penyakit.

  1. Melon jingga

Melon jingga, atau yang dikenal sebagai cantaloupe, mengandung banyak air. Ketika Anda mengonsumsi buah yang baik untuk jantung ini, tubuh akan terhidrasi. Tugas jantung dalam memompa darah pun, akan terasa ringan. Itulah sebabnya, buah ini masuk ke dalam daftar buah yang baik untuk jantung.

  1. Kiwi

Kurangi garam dan tambahlah porsi kalium. Ini adalah saran yang diberikan American Heart Association (AHA), untuk jantung sehat. Jika Anda bosan dengan pisang, kiwi bisa menjadi penggantinya. Buah yang dagingnya berwarna hijau segar ini, mengandung kalium. Satu buah kiwi, memiliki 215 gram kalium, atau setara dengan 5% dari RAH orang dewasa.

  1. Pepaya

Sama seperti kiwi, pepaya juga akan kaya serat dan kalium, yang bisa menyehatkan jantung Anda. Maka dari itu, jika sedang mencari buah terbaik untuk kesehatan jantung, jangan sampai melupakan pepaya.

  1. Aprikot

Buah kecil berwarna oranye ini, mengandung banyak antioksidan, seperti beta karoten, vitamin A, C, dan E. Hebatnya lagi, aprikot juga memiliki flavonoid seperti apel. Flavonoid pada aprikot, datang dalam bentuk asam klorogenat, katekin, dan kuersetin. Komponen inilah yang menetralkan radikal bebas, sehingga penyakit jantung, dapat dihindari. Sama seperti kebanyakan buah, aprikot mengandung banyak air, sehingga tekanan darah dan detak jantung, dapat dikontrol.

  1. Plum

Plum adalah buah yang lezat dan mengandung banyak antioksidan. Salah satu antioksidan yang dikandungnya adalah polifenol. Menurut sebuah studi, polifenol dipercaya bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Jadi tidak heran kalau plum termasuk dalam golongan buah yang baik untuk jantung.

Buah – buahan di atas merupakan makanan untuk jantung koroner yang bisa Anda konsumsi dan mudah untuk ditemukan. Menjaga makanan yang dikonsumsi sangatlah penting dalam menjaga kesehatan jantung Anda.