Cara Membaca Pikiran Orang Lain dan Kegunaannya

Manusia merupakan makhluk yang kompleks dan sulit diterjemahkan. Seringkali apa yang diucapkan seseorang berbeda dengan apa yang dimaksudkannya. Oleh karena itu, kemampuan membaca pikiran orang lain sangat dibutuhkan sehingga hidup Anda akan lebih mudah. Membaca pikiran lain secara psikologis mungkin dilakukan. Prosesnya tentu mudah selama Anda telah mengetahui cara membaca pikiran orang lain tersebut. Berikut penjelasan lengkapnya. 

Cara membaca pikiran orang lain 

Anda ingin bisa membaca pikiran orang lain. Berikut cara yang dapat dipelajari. 

  1. Perhatikan ekspresi wajah

Untuk bisa membaca pikiran orang lain, Anda perlu mengamati ekspresi wajahnya secara seksama. Perhatikan dengan benar ekspresi tersebut terutama ketika Anda sedang berkomunikasi dengannya. Seseorang biasanya tidak dapat menutupi perasaan atau emosinya sehingga tampak pada ekspresi wajahnya. 

  1. Mengamati bahasa tubuh

Tidak hanya wajah saja yang mengeluarkan ekspresi, tubuh pun memiliki bahasanya sendiri. Mengamati bahasa tubuh lawan bicara termasuk salah satu cara membaca pikiran orang lain. Anda dapat mengetahui apakah orang tersebut setuju, gelisah, atau bahkan bosan dari bahasa tubuhnya. Misalnya ketika mendengarkan Anda bicara, orang tersebut tersenyum namun jari tangannya terus menerus mengetuk meja dan kakinya digerakkan tanpa sebab. Hal itu bisa saja menunjukkan bahwa ia bosan dengan topik pembiacaraan. 

  1. Gunakan pertanyaan yang tepat

Untuk mengetahui pikiran seseorang, maka Anda perlu mendengar jawabannya atas pertanyaan tertentu. Oleh karena itu, Anda perlu memilih pertanyaan yang tepat sehingga bisa mendapat jawaban yang membantu Anda membaca pikirannya. 

  1. Dengarkan nada bicara

Nada bicara juga dapat dijadikan salah satu hal yang wajib diperhatikan. Untuk memahami dan membaca pikiran seseorang, Anda perlu mendengarkan nada bicaranya. Selain itu, pilihan kata yang digunakan juga bisa berguna untuk bisa membaca pikiran seseorang semakin mendalam. 

Kegunaan membaca pikiran orang lain 

Kemampuan membaca pikiran orang lain ternyata memiliki banyak kegunaan terutama dalam hal bersosialisasi. Berikut beberapa kegunaan tersebut. 

  1. Membantu menyelesaikan masalah

Manfaat bisa membaca pikiran orang lain yaitu dapat membantu menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Anda otomatis dapat menempatkan diri dan tidak egois sehingga keputusan yang diambil pun tidak sembarangan. Selain itu, dengan kemampuan membaca pikiran orang lain maka Anda bisa menjadi lebih bijaksana dalam mengambil keputusan. 

  1. Menjadi lebih peka

Saat Anda megetahui cara membaca pikiran orang lain maka Anda akan menjadi orang yang lebih peka terutama pada keadaan. Dengan begitu, Anda pun bisa menyadari suasana lingkungan saat itu. Hal tersebut akan membuat Anda menjadi lebih berhati-hati dalam menanggapi sesuatu. 

  1. Hubungan lebih harmonis 

Dengan kemampuan bisa membaca pikiran orang lain, maka banyak orang akan merasa nyaman berada di dekat Anda. Hal tersebut membuat hubungan dengan orang-orang menjadi lebih harmonis. 

  1. Keterampilan menyesuaikan diri

Adaptasi atau kemampuan menyesuaikan diri bukanlah hal yang mudah. Anda perlu mempelajarinya dengan sungguh-sungguh agar dapat diterima dan nyaman berada di lingkungan baru. Kemampuan membaca pikiran orang lain dapat membantu Anda untuk dapat menyesuaikan diri dengan berbagai lingkungan baru. 

  1. Mendeteksi kebohongan 

Kepekaan Anda akan terasah jika dapat membaca pikiran orang lain. Hal itu bermanfaat untuk mendeteksi kebohongan. Saat orang lain bicara atau bereaksi terhadap sesuatu, Anda bisa mengetahui apakah mereka berbohong atau jujur.

Jadi, apakah Anda tertarik untuk belajar cara membaca pikiran orang lain? Selain mudah dipelajari, membaca pikiran orang lain juga berguna untuk kelancaran kehidupan bersosialisasi Anda. Menurut ruset yang dilakukan para peneliti dari Harvard Medical School, membaca pikiran bisa terjadi berkat kerja sistem saraf di otak terutama bagian korteks cingulate anterior. Sayangnya ketika bagian otak tersebut rusak, maka Anda akan kesulitan berempati dengan orang lain dan berisiko mengalami gangguan kepribadian antisosial. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *