9 Obat Batuk Tradisional Ini Terkenal Ampuh , Lho!

Batuk kerap dialami terbagi menjadi dua jenis yaitu batuk berdahak dan batuk kering. Keduanya dapat terjadi bersamaan dengan flu. Batuk berdahak terjadi karena bronkitis, post nasal drip, pneumonia, dan penyakit paru obstruktif kronik. Sedangkan batuk kering disebabkan oleh adanya penyakit lain seperti asma, asam lambung, alergi, dan infeksi virus. Kedua jenis batuk, baik berdahak maupun kering, dapat diobati menggunakan obat batuk tradisional. Berikut ini merupakan 9 jenis obat batuk tradisional yang terkenal ampuh mengatasi batuk. 

  1. Madu

Penggunaan madu sebagai obat batuk tradisional tentu sudah cukup diketahui banyak orang. Dibandingkan bahan alami lainnya, madu memiliki rasa yang mudah diterima lidah selama pengobatan. Anda dapat meminum madu dengan takaran 1 sendok makan atau mencampurkannya dengan air hangat.

  • Air garam

Berkumur air garam selama 3 kali sehari juga merupakan obat batuk tradisional. Gunakan air yang hangat untuk membantu mengurangi infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan. Selain itu, air garam akan mengusir alergen, bakteri, dan jamur dari tenggorokan.

  • Nanas

Nanas mengandung enzim brimelain yang bersifat antiinflamasi sehingga baik dikonsumsi oleh Anda yang mengalami batuk berdahak. Enzim pada nanas akan membantu memecah dahak yang menggumpal sehingga memudahkan dahak keluar. Anda dapat memakan nanas secara langsung atau menjadikannya jus dan meminumnya 3 kali sehari.

  • Lemon

Peras lemon hingga keluar airnya sebanyak satu sendok teh lalu campur dengan satu sendok madu untuk membantu meredakan batuk. Lemon efektif sebagai obat batuk tradisional sebab mengandung antioksidan dan vitamin C.

  • Cuka Apel

Cuka apel mengandung bakteri yang dapat melawan infeksi pada tubuh. Selain itu cuka apel akan mengondisikan tubuh Anda menjadi alkali atau basa sehingga penyakit tidak tahan berda di tubuh. Campurkan cuka apel pada segelas teh dan minum sehari 3 kali.

  • Bawang Putih

Mengonsumsi bawang putih setiap selesai makan dapat membantu meredakan batuk. Bawang putih mengandung antiinflamasi dan antioksidan. Apabila rasa dari bawang putih terlalu menyengat, Anda dapat meminum madu untuk penyeimbang rasa. Bawang putih ini merupakan obat tradisional batuk yang aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, lho!

  • Akar licorice

Akar licorice juga dapat digunakan sebagai obat batuk tradisional. Pada akar licorice terdapat kandyngan glycyrrhizin yang bersifat antiaergen. Dengan mengonsumsi akar licorice, maka tenggorokan akan menjadi lega sebab dahak telah mengencer kemudian bisa dikeluarkan dengan lebih mudah.

  • Kunyit

Kunyit dilengkapi dengan sifat antiradang yang berfungsi melawan partikel asing penyebab infeksi saluran pernapasan. Anda dapat mengonsumsi kunyit sebagai obat batuk tradisional. Gunakan bubuk kunyit dan campurkan dengan segelas susu panas. Selain itu, Anda juga dapat mencampurkan kunyit ke dalam teh dan memberikan sedikit garam. 

  • Jahe

Jahe dapat dijadikan obat pereda batuk kering terutama yang disebabkan oleh alergi. Anda tinggal merebus jahe pada air mendidih. Setelahnya ambil segelas untuk diminum ketika masih hangat. Jika memang suka, Anda dapat menambahkan madu. Jahe sendiri dapat membantu inflamasi sehingga mempercepat proses penyembuhan.

Agar obat batuk tradisional yang digunakan dapat memberikan kesembuhan, Anda sebaiknya banyak beristirahat. Hal tersebut membantu tubuh untuk memperbaiki sel yang rusak sehingga dapat membantu melawan penyakit. Anda juga dapat menjaga kesehatan tubuh dengan cara rajin berolahraga, menghindari kelelahan berlebih, mengatur pola makan, dan tidur dengan teratur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *