5 Jenis Hubungan Tidak Sehat Antara Ibu dan Anak Perempuan

ibu dan anak asia yang depresi duduk di sofa marah, bertengkar, mengabaikan satu sama lain, hubungan serius dalam keluarga - mom and daughter argue potret stok, foto, & gambar bebas royalti

“Tidak hanya sebatas hubungan orang tua dan anak, jenis hubungan lainnya pun bisa terjadi antara ibu dan anak perempuan. Namun, seiring berjalannya waktu, hubungan tidak baik juga bisa terjadi di antara keduanya.”

Bagi seorang anak perempuan, sosok ibu merupakan role model pertamanya. Begitu pula oleh ibu, anak perempuan adalah cerminan dirinya. Tidak hanya sekadar hubungan orang tua dan anak, hubungan menarik lainnya juga bisa terjadi di antara keduanya, seperti sahabat dekat, kakak beradik, dan lainnya.

Namun sayangnya, tidak semua ibu dan anak perempuannya memiliki hubungan seperti itu. Hal itu bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya ego yang tinggi antara mereka. Padahal, hubungan baik antara ibu dan anak perempuan sangatlah penting.

Mengapa hubungan ibu dan anak perempuan penting?

Menurut jurnal Neuroscience, hubungan ibu dan anak perempuannya akan lebih kuat bila dibandingkan dengan anak lainnya. Sebab, dengan hubungan ini akan membantu anak untuk mampu memiliki hubungan lain di dalam hidupnya.

Ketika hubungan ibu dan anak perempuannya berjalan dengan baik, maka anak akan memiliki tempat terbuka untuk bercerita, dan Anda sebagai orang tua dengan mudah memberikan saran terbaik untuk kehidupannya. 

Namun, banyak pula yang mengalami hubungan tidak sehat di antara keduanya. Pola asuh, konflik, dan ego menjadi penyebab paling dominan dari hubungan tidak sehat ini.

Jenis hubungan ibu dan anak perempuan yang tidak sehat

Jika pada awalnya Anda memiliki hubungan yang sehat, namun sedang terjadi konflik di dalamnya, maka bisa menjadi pemicu hubungan tersebut berubah menjadi jalinan yang tidak sehat. Maka dari itu, diperlukan komunikasi yang baik agar terhindar dari beberapa jenis hubungan tidak sehat ibu dan anak perempuannya menurut momjunction.com.

  1. Terlalu mengontrol hubungan

Banyak yang beranggapan bahwa perilaku mengotrol yang dilakukan merupakan cara pengasuhan normal. Namun ternyata, hal itu adalah salah. Hal tersebut akan membuat anak Anda kehilangan kebebasan dan takut untuk berekspresi, baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan lainnya.

Baik yang dilakukan sejak kecil ataupun setelah anak tumbuh dewasa, keduanya tetap bisa membuat hubungan ibu dan anak perempuan menjadi tidak baik. 

Ada berbagai cara yang sering dilakukan untuk mengendalikan anak, seperti menunjukkan kemarahan atau ketidakpedulian, melakukan pemerasan emosional. Sehingga banyak juga yang menyebut hubungan ini sebagai hubungan bos dan bawahan, karena ibu mencoba untuk memantau dan mengendalikan semua kegiatan anak.

Meskipun alasan di balik itu tidak negatif, akan tetapi jika disampaikan dengan cara yang salah akan membuat hasilnya menjadi negatif.

  1. Tidak ada hubungan emosional

Ketika anak mengalami masalah emosional, pada umumnya mereka akan menghampiri ibu. Namun, ketika figur ibu tidak ada di saat seperti itu baik secara sengaja ataupun tidak, maka anak akan mencari sosok lain, seperti teman, nenek, dan lainnya yang membuat ia menjadi lebih dekat dengan mereka dibandingkan dengan ibunya.

  1. Hubungan yang menghakimi

Menuntun anak adalah hal yang baik selama pembentukan sifat dan karakter tersebut dilakukan dengan cara yag baik. Terlalu mengkritik setiap yang dilakukan oleh anak juga akan membuat hubungan ibu dan anak perempuan menjadi semakit pahit.

Jika keadaan tidak pernah puas ini terus terjadi pada ibu dan anak, maka akan membuat hubungan berubah menjadi berbahaya, bahkan bisa menganggu keharmonisan keluarga.

  1. Anak penghargaan

Dalam hubungan ini, orang tua akan menggunakan putrinya hanya untuk memamerkan kualitas atau prestasinya tanpa memikirkan kondisi sang anak saat melakukannya. Akibat hubungan ini adalah anak yang tidak bahagia karena hidupnya hanya digunakan sang ibu untuk menarik perhatian orang lain.

  1. Saling merasa asing

Asing di sini dimaksudkan dengan adanya jarak antara ibu dan anak perempuan. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti orang tua yang cerai dan ibu menikah dengan orang lain, jarang menghabiskan waktu bersama layaknya anak dan ibu pada umumnya, dan lainnya.

Jika hubungan ini terjadi, maka akan lebih sulit untuk diperbaiki karena baik ibu dan anak perempuan sudah memiliki pendiriannya masing-masing.

Hubungan tidak sehat di atas pastinya akan menimbulkan dampak di kehidupan, seperti tingkat percaya diri yang rendah, depresi, permusuhan, dan pemicu masalah di hubungan lainnya. 

Dengan begitu, Anda menjadi mengerti mengapa hubungan ibu dan anak perempuan sangatlah penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *