10 Adaptasi Tingkah Laku Hewan yang Paling Unik

10 Adaptasi Tingkah Laku Hewan yang Paling Unik

Setiap makhluk hidup memiliki kemampuannya sendiri-sendiri dalam bertahan hidup sesuai dengan jenis serta fungsi tubuh yang dimiliki. 

Pada hewan, adaptasi tingkah laku sebagai bentuk respon terhadap kondisi atau rangsangan dari luar. Selain untuk mendapatkan makanan, adaptasi tingkah laku berguna untuk melindungi diri dari predator. 

Hewan juga melakukan adaptasi tingkah laku bersama kelompok keluarga. Hewan dapat memperoleh banyak manfaat dari menghabiskan waktu dengan anggota lain dari spesies yang sama. 

Mereka dapat saling membantu menemukan makanan, bertahan dari predator, dan merawat anak-anak

Ada dua tipe adaptasi perilaku pada makhluk hidup, termasuk hewan, diantaranya:

  • Alamiah (insting): Adaptasi yang dilakukan secara naluriah, misalnya kemampuan dalam berhibernasi, melakukan migrasi, maupun memintal jaring.
  • Dipelajari: adaptasi tingkah laku yang dipelajari oleh hewan itu sendiri, seperti mencari makanan, menemukan tempat berteduh, dan membuat sarang.

Berikut ini contoh adaptasi tingkah laku pada beberapa hewan dalam melakukan aktivitasnya: 

 1. Bunglon

Adaptasi tingkah laku pada bunglon sangatlah unik. Hewan ini memiliki keterampilan dalam mengolah warna kulitnya sehingga menyerupai tempat yang dihinggapinya. 

Tujuannya untuk menyamarkan dirinya, agar sulit terlihat oleh pemangsa. Kemampuan bunglon mengubah warna kulit ini disebut mimikri.

2. Penguin 

Penguin jantan dewasa berkumpul bersama selama musim dingin. Ini membantu mereka menghindari kehilangan panas dan bertahan hingga musim semi.

Mereka berkembang biak selama musim dingin sehingga keturunan mereka mencapai kemandirian di musim panas ketika lebih banyak makanan tersedia.

3. Singa

Singa sangat dikenal sebagai hewan yang menguasai teritorial dan menempati wilayah yang sama selama beberapa generasi. Singa betina akan secara aktif mempertahankan wilayah mereka dari betina lain, sementara jantan residen melindungi kebanggaan dari koalisi saingan. 

Ukuran wilayah bergantung pada kelimpahan mangsa, serta akses ke air dan lokasi sarang .

4. Unta

Unta memiliki adaptasi tingkah laku yang sangat unik. Unta mampu menyimpan lemak pada punuk sekitar 36 kg yang akan digunakan sebagai cadangan tenaga. 

Tak hanya itu, mereka punya cara unik saat menutup hidup dan menggunakan bulu mata yang tebal untuk mencegah masuknya pasir ke dalam hidung bila terjadi badai pasir. 

Hewan ini juga mampu menghabiskan 100 liter air dalam waktu 10 menit. Tak ada hewan mamalia lain yang mampu menghabiskan air dalam waktu yang singkat.

5. Cumi-cumi

Teknik menyemprotkan cairan tinta untuk mengelabui musuh, menjadi cara unik adaptasi tingkah laku pada cumi-cumi. Dengan semprotan tinta cumi-cumi ini, musuh tidak bisa mengetahui keberadaan cumi-cumi karena lingkungan di sekitarnya gelap.

Tak cuma itu, cumi-cumi juga memiliki tentakel yang membantunya berenang cepat ketika dalam suasana bahaya. 

6. Rayap

Hewan yang memiliki adaptasi tingkah laku unik selanjutnya adalah rayap. Saat baru menetas, rayap akan menjilati dubur induknya. Tujuannya karena di dubur sang induk terdapat sejenis flagellata.

Tingkah laku yang demikian memungkinkan flagellata bisa masuk ke saluran pencernaan rayap muda tersebut.

7. Cicak

Adaptasi tingkah laku pada cicak disebut dengan autotomi. Istilah ini merupakan sebutan cicak saat memutuskan ekornya. Tujuannya untuk mengelabui hewan lain yang akan menyerangnya.

Setelah beberapa lama, ekor cicak yang putus tadi akan tumbuh kembali. Saat cicak melakukan autotomi, maka perhatian predator yang bakal menyerang itu teralihkan pada ekor cicak yang bergerak-gerak. Lalu cicak bisa leluasa guna kabur.  

8. Kerbau

Kulit tubuh kerbau yang berwarna hitam di seluruh permukaanya, membuat hewan ini cepat menyerap panas. Untuk itu kerbau melakukan adaptasi tingkah laku unik dengan membuat kubangan atau lokasi berair untuk berendam saat cuaca panas.

Bentuk adaptasi ini bertujuan untuk meminimalisir pengaruh panas (kalor) dalam tubuhnya. 

9. Kaki seribu

Saat hewan kaki seribu merasa terancam, mereka akan menggulungkan badannya sampai membentuk lingkaran. Tujuannya sebagai bentuk perlindungan diri.

Punggung tubuh kaki seribu yang keras bakal menjadi perisai andai diserang oleh predatornya.

10. Lumba-lumba

Lumba-lumba merupakan salah satu mamalia yang hidup di laut. Mereka akan melakukan adaptasi dengan sering hadir ke permukaan air.

Bentuk adaptasi ini dilakukan oleh lumba-lumba untuk memungut oksigen di udara. Sebab alat pernapasan lumba-lumba adalah paru-paru sehingga mereka tidak bisa mengikat oksigen yang terlarut dalam air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *